PT Industri Kapal Indonesia (Persero), disingkat IKI Shipyard, terpilih sebagai Finalis ajang TOP GRC Awards 2021 yang diselenggarakan Majalah Top Business.
Saat ini, IKI menjalankan aktivitas bisnis utama pembangunan kapal baru, melakukan reparasi kapal, dan membuat kapal dari bahan fiber.
Perusahaan yang berkantor pusat di Makassar, Sulawesi Selatan ini memiliki visi menjadi perusahaan galangan kapal dan engineering yang kuat dan berdaya saing global
Sebagai Finalis TOP GRC Awards 2021, IKI Shipyard telah mengikuti tahapan Presentasi dan Tanya-Jawab dengan dewan juri yang diselenggarakan secara online pada Rabu, 25 Agustus 2021. Mewakili perusahaan dalam kesempatan ini Ansyarif Khalid selaku Corporate Secretary.
Dalam presentasinya kepada dewan juri, ia menjelaskan pengembangan dalam implementasi GRC yang telah dijalankan IKI Shipyard, “Adanya dukungan TI terhadap implementasi GRC berupa Aplikasi ERP; Aplikasi Human Resource Information System (HRIS); Aplikasi Ship Owner Information System (SOIS); dan Aplikasi Employee Self Services (ESS).”
Baca: Pos Indonesia Optimalkan Pemanfaatan TI dalam Penerapan GRC
Strategi di Masa Pandemi
Ansyarif pun memaparkan memaparkan strategi bisnis yang dijalankan IKI Shipyard di masa pandemi sekarang ini untuk mendukung kinerja perusahaan.
“Pertama, peningkatan penagihan atas piutang perusahaan; kedua, melakukan anjak piutang untuk mempercepat perputaran produksi; ketiga, mengupayakan modal kerja melalui perbankan.”
“Keempat, kami juga terus meningkatkan penjualan dengan mencari proyek-proyek baru dan pekerjaan harkan atau reparasi.

“Kelima, di dalam perusahaan, meningkatkan produktifvitas karyawan dengan membangun team work terutama percepatan produksi.”
“Selain itu, juga menjaga hubungan baik, dengan para supplier untuk menjamin ketersediaan material.”
“Juga tidak kalah penting, menjaga hubungan baik dengan para pelanggan guna tetap mempertahankan proyek-proyek yang selama ini tetap berjalan,” tuturnya.
Baca: GRC Dukung JPPI Raih Kinerja Positif
Implementasi GRC
Terkait penerapan Governance Risk Compliance, diutarakan Ansyarif bahwa IKI Shipyard telah memiliki struktur yang mendukung penerapannya, baik di Dewan Komisaris dan Dewan Direksi.
Perusahaan pun telah menggunakan sejumlah peraturan dari Kementerian BUMN tentang Penerapan Tata Kelola yang baik pada BUMN. Juga sejumlah peraturan di lingkup internal berupa SK Komisaris, SK Direksi, Peraturan Perusahaan, dan Peraturan Direksi.
Untuk GRC Terintegrasi, Ansyarif mengklaim sudah diterapkan dan berada di bawah Direktur Keuangan dan MR. “Contoh penerapan GRC Terintegrasi, setiap kegiatan harus dibuatkan analisa dan kajian, seperti usulan anggaran dan kontrak-kontrak.”
Inovasi dan Terobosan
Kepada dewan juri, Ansyarif memaparkan inovasi dan terobosan terkait GRC yang telah dijalankan perusahaan, “Kami memperbaiki sistem melalui penerapan SOP secara optimal dan membangun budaya bekerja melalui IT.”
“Kami juga membuat SOP setiap proses bisnis dan Budaya Akhlak untuk penerapan GRC,” tutupnya.














