“Dengan peluncuran program digital ini dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat dan aman kepada seluruh nasabah”
Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua meluncurkan tiga produk digital untuk menyukseskan penyelenggaraan PON XX di wilayahnya yakni Internet Banking CMS Corporate, Laku Pandai dan sistem pembayaran menggunakan Quick Response Standar Indonesia (QRIS).
Peluncuran produk digital Bank Papua dihadiri Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua Naek Tigor Sinaga dan Kepala OJK Papua-Papua Barat Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak, Rabu 29 September 2021.
Peluncuran produk digital ini juga diikuti kurang lebih 16 UMKM nasabah dari Bank Papua yang memperkenalkan produk lokal.
Dalam keterangan resminya kepada media, 30/09/2021, Direktur Utama Bank Papua F. Zendrato menyampaikan, perkembangan teknologi digital yang sangat cepat telah mendistrupsi dan mengubah landskap sektor jasa keuangan secara signifikan sebagai akibat adanya penyesuaian terhadap perubahan perilaku masyarakat yang berbasis digital.

Ia berharap dengan peluncuran program digital ini dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat dan aman kepada seluruh nasabah dengan sistem yang terintegrasi, baik melalui kantor bank, agen bank, ATM, Internet dan properitary channel yang dimiliki bank.
Sementara Kepala Bank Indonesia Provinsi Papua, Naek Tigor Sinaga dalam sambutannya mengungkapkan, sekitar 75.090 merchant telah menggunakan QRIS di Papua, dengan peningkatan sebanyak 48.399 merchant sejak awal Januari 2021.
“Kami memberikan apresiasi kepada Bank Papua yang telah merespons dengan cepat kebutuhan Implementasi QRIS melalui launcing (peluncuran) sandbox QRIS. Bank Papua menjadi satu-satunya Bank Pembangunan Daerah di wilayah Maluku-Papua yang sudah berada pada tahap sandbox QRIS,” kata Tigor.
Solusi Kebutuhan Masyarakat Tingkatkan Taraf Hidup
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Papua dan Papua Barat, Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak juga mengapresiasi peluncuran Laku Pandai.
“Terdapat peluang dari hadirnya Laku Pandai Bank Papua, yang notabene lebih menguasai medan dan wilayah Papua dan Papua Barat,” ujarnya.
OJK berharap Laku Pandai Bank Papua sangat kontributif untuk membangun kemandirian UMKM di seluruh Tanah Papua dan dapat mendukung akses yang seluas-luasnya bagi inklusi Keuangan dan meningkatkan literasi kepada masyarakat.
“Kami berharap Laku Pandai Bank Papua dapat menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup melalui pengelolaan keuangan,” ia menambahkan.
Baca: Punya Aplikasi Keuangan Daerah dan QPAP, Bukti Bank Papua Membangun Tanah Papua














