Penulis: Abi Abdul Jabar Siddiq
PT Pos Indonesia (Persero) menjadi salah satu BUMN tertua di Indonesia. Sejak berdiri di masa perusahaan dagang Hindia Belanda atau Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) pada Agustus 1756, Pos Indonesia terus melakukan adaptasi guna bertahan melintasi zaman.
Di usianya yang ke 275 tahun, Pos Indonesia bertranformasi dan berinovasi untuk memberikan layanan yang terbaik bagi konsumen melalui platform digital. Melalui transformasi digital, Pos Indonesia mengubah wajahnya dan bersaing di dunia jasa pengiriman logistic serta untuk menggaet segmen pasar baru, pasar anak muda atau generasi milenial.
Hal ini disampaikan Direktur Operasi dan Teknologi Informasi Hariadi dalam wawancara penjurian Top Digital Awards 2021 yang diselenggarakan Majalah IT Works dan berlangsung secara virtual pada Rabu (17/11/2021).
“Transformasi digital menjadi jalan yang dipilih Pos Indonesia, bukan saja untuk menghadapi ketatnya persaingan bisnis logis, tetapi juga dalam menyikapi pandemi Covid-19 yang telah melanda sejak 2020 lalu,” kata Hariadi.
Hariadi mengatakan dalam upaya untuk melakukan transformasi digital, PT Pos Indonesia memiliki tujuh strategi transformasi yang antara lain; pertama, transformasi bisnis dengan upaya untuk meningkatkan pangsa pasar jasa pengiriman, keuangan dan bisnis logistik. Kedua, transformasi produk dan jaringan dari fisikal ke digital, ketiga, transformasi proses bisnis dari manual ke digital dengan mendigitalisasi proses bisnis terintegrasi di internal perusahaan.
Keempat, transformasi teknologi untuk menghadirkan kemudahan layanan, kelima transformasi Human Resources dimana merubah cara pandang perusahaan terhadap manusia bahwa manusia bukan hanya sebagai sumber daya tapi juga capital yang harus dibina, dikembangkan sehingga menjadi modal utama untuk transformasi. Keenam, transformasi organisasi dan ketujuh transformasi budaya untuk membangun budaya digital di perusahaan.
“Pandemi ini meski menjadi tantangan tapi juga menjadi momentum untuk perubahan. Kita memanfaatkan momentum ini untuk konsern ke digital. Karena di era sekatang bisnis logistik ini amat sangat kompetitif, apalagi ditambah kami di PT Pos memang pada awalnya tidak berangkat dari digital untuk proses bisnisnya gak seperti kompetitor lainnya,” ujar Hariadi.
“Meski begitu, kami Pos Indonesia yakin bisa bersaing. Karena selain pangsa pasar bisnis ini masih sangat besar untuk bisa di grab, kami juga punya satu kunci yang tak dimiliki jasa kiriman lain. Yakni area layanan yang tersebar luas dengan 54 ribu titik layanan di seluruh pelosok Indonesia, dari Aceh sampai Papua,” sambungnya.
Solusi Bisnis Andalan
Hariadi mengatakan dalam dua tahun terakhir, Pos Indonesia telah mengembangkan dua solusi IT andalan sebagai langkah transformasi digital perusahaan yang juga menopang kinerja bisnis. Dua aplikasi tersebut antara lain PosAja dan PosPay yang dilaunching secara bersamaam bertepatan dengan hari jadi PT Pos Indonesia yang ke 275 pada 26 Agustus 2021 lalu.
Aplikasi PosAja menyediakan layanan untuk jasa pengiriman paket atau dokumen, sementara aplikasi Pospay adalah platform pembayaran berbasis rekening Giropos.
“PosAja dan PosPay menghadirkan berbagai fitur yang memudahkan masyarakat untuk pengiriman barang maupun keuangan. Didukung area layanan yang tersebari di 54 ribu titik di seluruh pelosok Indonesia, fasilitas transaksi keuangan yang lengkap terutama untuk pembayaran tagihan, dan integrasi layanan dengan kantor pos, membuat perangkat digital yang disediakan Pos Indonesia bisa diandalkan dan dapat digunakan oleh semua lapisan masyarakat,” ujar Hariadi.
Hariadi menjelaskan Aplikasi PosAja! merupakan penyempurnaan dari aplikasi sebelumnya yaitu QPosin Aja. Dengan aplikasi yang lebih user friendly bagi masyarakat diharapkan dapat meningkatkan user experience pengguna.
“Aplikasi digital courier PosAja! dapat didownload dan diinstal melalui AppStore dan PlayStore. Dengan melakukan install aplikasi tersebut, masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kurir PT Pos Indonesia, dari permintaan pick up kiriman hingga jejak lacak kiriman,” jelasnya.
Ia menambahkan layanan PosAja! bisa diakses lebih dari 20 kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, dan lainnya. PosAja! juga sudah bisa diakses di second city seperti Madiun, Brebes, Pekalongan, dan Jember.
Pada Aplikasi ini terdapat beberapa fitur diantaranya:
- Layanan pengiriman surat dan paket seperti: Q9 plus, Q9 Sameday Service, QComm, Pos Express dan Pos Kilat Khusus;
- Pengecekan tarif pengiriman surat dan paket;
- Pelacakan kiriman;
- Online Booking untuk Order pengiriman surat dan paket;
- COD (Cash On Delivery);
- Pick Up kiriman surat dan paket oleh pasukan O-Ranger.
“Layanan Digital kurir PosAja! merupakan lambang komitmen kami dan merepresentasikan visi Pos Indonesia untuk terus tumbuh dan memberikan layanan yang terbaik bagi seluruh insan bangsa Indonesia. Dengan didukung dengan cakupan ke seluruh pelosok Indonesia dan layanan yang dapat diandalkan, dan berkomitmen untuk terus menyambungkan seluruh nusantara,” imbuhnya.
Sementara aplikasi PosPay adalah sebuah platform/channel digital berbasis rekening Giropos yang diberikan kepada pemilik rekening Giropos. Pospay memungkinkan penggunanya mengakses layanan Giropos, transaksi keuangan, maupun layanan Pos Indonesia lainnya secara mobile.
Pospay sebenarnya merupakan produk evolusi dari layanan Giropos yang sudah lama dimiliki Pos Indonesia. Layanan ini memberikan kemudahan dan fasilitas layanan transaksi keuangan lengkap secara mobile yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Misalnya, pembayaran berbagai tagihan (listrik pascabayar, telepon (rumah dan HP pascabayar), PDAM, cicilan motor, mobil, BPJS), pembelian pulsa telco, dan listrik prabayar/token.
“Tidak hanya itu, Pospay juga bisa digunakan untuk pengiriman uang melalui layanan Weselpos Instan secara realtime, pengelolaan keuangan melalui layanan Giropos, fitur scan QR Code Indonesian Standard (QRIS) QRIS untuk pembayaran/pembelian via merchant/micro payment dengan berbasis rekening Giropos, perencanaan keuangan, dan lain-lain,” ujar Hariadi
Pospay melengkapi jaringan dan titik layanan (Point of Sales) PT Pos Indonesia (Persero) yang sudah tersedia sebelumnya dalam bentuk Kantorpos, Agenpos, Mobile Postal Service (MPS) di seluruh Indonesia. Pospay bisa diunduh melalui Playstore dan Appstore. Bagi pengguna Pos Giro Mobile, pengguna tidak perlu migrasi karena aplikasi secara otomatis update menjadi Pospay.














