Reporter: Abdullah Suntani
Editor: Teguh IS
Literasi Digital menjadi perhatian publik saat ini, tak terkecuali di Provinsi Maluku. Oleh sebab itu, melalui Dinas Komunikasi dan Informasi-nya (Diskominfo), provinsi di Indonesia Timur ini pun membuat program edukasi digital bagi para millennial bernama ABCD — Anak Bangsa Cerdas Digital.
Demikian pernyataan Nailah selaku Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Pemprov Maluku dalam wawancara Penjurian TOP Digital Awards 2021, secara daring, Jum’at (24/11/21).
“Kami melakukan edukasi digital ke sekolah-sekolah, khususnya SMA, di Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku. Nama kegiatannya ABCD, Anak Bangsa Cerdas Digital. Jadi kita bukan hanya melalui media tapi kita turun ke sekolah-sekolah, ke daerah-daerah yang banyak milenialnya untuk memberikan edukasi digital,” paparnya.
Tak hanya itu, untuk memberikan edukasi pemanfaatan internet sehat dan menangkal berita hoaks, Diskominfo Pemprov Maluku juga mengadakan kegiatan dengan sekolah-sekolah menggunakan aplikasi MCAP (mobile community acces point).
“Aplikasi MCAP (mobile community acces point) merupakan bantuan dari Kementrian Kominfo untuk memberikan edukasi kepada siswa sekolah terutama di daerah-daerah yang masih minim untuk edukasi pengunaan internet sehat dan menangkal berita-berita hoaks,” terang Nailah.
Di tahun 2020 lalu, lanjut Nailah, Pemprov Maluku memiliki program unggulan lainnya dalam mendukung program literasi digital, yakni penyediaan akses internet di Sekolah. “Tahun 2020 kami menyediakan akses internet di sekolah dalam rangka Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).”
“Dan tahun 2021 ini, kami memberikan paket data internet kepada sekolah-sekolah yang berada dikewenangan Pemprov Maluku,” tambahnya.
Menurut Nailah, rangkain kegiatan literasi digital tersebut merupakan bukti bahwa Pemprov Maluku, melalui Diskominfo, mendukung penuh Gerakan Nasional Literasi Digital yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu.
“Dengan kegiatan tersebut diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda bisa memahami dan memanfaatkan TI dengan baik sehingga bisa membuka peluang ekonomi,” tuturnya.
Baca: TOP Digital Awards 2021: Digitalisasi, Bank Maluku Malut Implementasikan IoT
Pemanfaatan TI
Terkait pemanfaatan Teknologi Informatika (TI), Pemprov Maluku telah menghadirkan beragam inovasi dan pengembangan aplikasi sebagai implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektroni (SPBE).
“Salah satunya, sekarang di Pemrov Maluku sudah menggunakan absensi online, dimana absensi dilakukan di masing-masing OPD yang terintegrasi dengan sistem kepegawaian. Ada penilaian untuk meningkatkan disiplin para ASN. Misalnya ada yang datang terlambat lima menit, nanti masuk ke penilaian kinerja di sistem kepegawaian,” terang Nailah.
Sebagai informasi, dalam implementasi SPBE, Pemrov Maluku mendapat penghargaan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai instansi dengan Profil Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Terbaik Sektor Pemerintah Tahun 2020.
Terakhir, di masa pandemi Covid-19, Pemprov Maluku telah memanfatkan layanan aplikasi Zoom untuk meeting dan koordinasi secara online.














