ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Survei: Belanja Online dan Produk Lokal Jadi Pilihan Konsumen Indonesia

Teguh Imam Suyudi
7 December 2021 | 11:00
rubrik: Research
3 Tantangan Utama yang Dihadapi UMKM Saat Bergabug di Marketplace

Ilustrasi Marketplace di Tanah Air

Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi COVID-19 tentu mempengaruhi semua hal dan mendorong munculnya banyak sinyal perubahan sebagaimana terangkum dalam laporan Survei Ipsos Global Trends 2021: Aftershocks and Continuity yang melibatkan 24.000 responden dari 25 negara.Namun, berbagai temuan perubahan yang terlihat dalam hasil survei tersebut cenderung didorong tren opini publik yang sudah berlangsung lama sebelum pandemi COVID-19 (macro forces).

Soeprapto Tan, Managing Director Ipsos in Indonesia dalam siaran pers, Senin, 06/12/2021 menjelaskan, “Yang mana macro forces tersebut mendorong adanya shifts atau pergeseran perilaku masyarakat yang diukur dalam banyak penelitian yang kita lakukan. Kemudian, dari pergeseran tersebut, kita melihat adanya sinyal-sinyal perubahan pada seluruh masyarakat., seperti konsumerisme dan pilihan merek konsumen, isu perubahan iklim dan lingkungan, serta banyak isu lainnya. Ketiga hal tersebut mempengaruhi satu sama lain dan kita perlu untuk memahami perubahan pada setiap levelnya untuk secara efektif memahami bagaimana masa depan.”

Konsumerisme dan Pilihan Merek

Laporan Ipsos Global Trends 2021 menemukan adanya kenaikan belanja online di masa pandemi COVID-19. Delapan dari sepuluh pasar di dunia menyatakan belanja online lebih mudah daripada berbelanja di toko tradisional, di mana Indonesia memiliki persentase tertinggi (73 persen) di antara 25 negara yang disurvei. Sementara, masyarakat di beberapa negara merasa berbelanja online lebih sulit dibandingkan di toko tradisional atau offline, antara lain di Afrika Selatan (59% persen), Kenya (60 persen) dan Nigeria (65 persen).

Mayoritas konsumen dunia dapat menemukan penawaran lebih baik saat berbelanja online dibandingan di toko konvensional. Misalnya di Indonesia yang menempati urutan ke-4 di antara negara tersurvei lainnya dengan presentase 83 persen. Konsumen Indonesia setuju bahwa mereka dapat menemukan penawaran lebih baik saat berbelanja online dibandingkan di toko. Sebesar 81 persen konsumen di Indonesia mengaku percaya pada rekomendasi online dari aplikasi atau situs terkenal.

BACA JUGA:  Tiga Trend Teknologi dan Bisnis Sepanjang 2024

Tujuh dari 10 responden dari 25 pasar di dunia setuju bahwa mereka cenderung membeli merek yang mencerminkan nilai pribadi mereka (70 persen). Hubungan ini paling kuat di Nigeria (91 persen), China (86 persen), Kenya & Filipina (keduanya 85 persen), dan Indonesia (81 persen), sementara orang Meksiko dan Denmark paling tidak setuju (masing-masing 51 persen).

Terkait pemilihan merek, mayoritas pasar di dunia masih belum banyak memilih merek lokal. Mereka berpendapat bahwa merek global memilik produk yang lebih unggul dibandingkan merek lokal negaranya, seperti di Nigeria (77 persen), Kenya (67 persen), India (62 persen), Thailand (58 persen), dan Singapura (55 persen). Hal itu berbeda dengan pasar Indonesia di mana 59 persen konsumen tidak setuju bahwa merek global memiliki produk yang lebih baik daripada merek lokal. Data itu selaras dengan data survei yang sama bahwa 87 persen konsumen di Indonesia lebih cenderung untuk memilih membeli produk lokal dibandingkan produk global.

“Untuk pasar Indonesia, dari data hasil survei Ipsos Global Trends 2021 terlihat nyata bahwa belanja online dan pilihan merek lokal sangat menonjol dan peningkatannya sangat signifikan bila dibandingkankan sebelum pandemi,” kata Soeprapto Tan.

Selain karena faktor kemudahan penggunaan saluran belanja online, seperti aplikasi, situs, sosial media, dan lainnya, faktor kemudahan menemukan penawaran atau promo lebih banyak dan lebih baik menjadi salah satu pertimbangan konsumen lebih cenderung memilih belanja online dibandingkan di toko. “Dan untuk pilihan merek lokal, konsumen merasakan merek lokal Indonesia saat ini dapat bersaing bahkan dengan merek global. Untuk itu, saya melihat produk lokal dan belanja online masih akan tetap menjadi pilihan konsumen ke depannya,” prediksi Soeprapto.

BACA JUGA:  Siapa e-Commerce yang Paling “Mendukung” UMKM?

Baca: Kearifan Lokal Bantu Perusahaan Rintisan Lokal Berkompetisi dengan Pemain Global

Tags: Ipsos
Previous Post

Tampil Gahar Luar-Dalam, Segini Harga Laptop Gaming Acer Nitro 5 (AN515-57) di Indonesia

Next Post

Simak Temuan Menarik Survei Ipsos Global Trends 2021: Aftershocks and Continuity

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siapkan Talenta Digital Masa Depan, BINUS University Perluas Akses Pendidikan AI ke Seluruh Kampus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMD Luncurkan Komputasi Full-Stack untuk Era Agentic AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dorong Lahirnya Inovasi Sektor Keuangan, OJK Kembangkan Program Akselerasi Startup Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TransTRACK Gandeng KIM Kembangkan Kawasan Industri Cerdas Berbasis AI dan IoT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto