Riset The Abdul Latif Jameel Poverty Action Lab (J-PAL) Southeast Asia dan Rumah Presisi Indonesia memberikan bukti ilmiah bahwa Program Kartu Prakerja berdampak positif terhadap kompetensi, produktivitas, kebekerjaan, kewirausahaan, dan pendapatan para penerima, selain dari aspek ketahanan pangan, ketahanan finansial, serta inklusi keuangan.
Ini berarti Program Kartu Prakerja berhasil menjalankan misi gandanya di masa pandemi, yakni meningkatkan keterampilan sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Dengan dibukanya gelombang 23 ini, kami berharap manfaat Program Kartu Prakerja dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.”
Demikian disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Cipta Kerja di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (17/02/2022).
Airlangga pun menjelaskan, paket lengkap bantuan Kartu Prakerja berupa pelatihan dan insentif, adalah sebuah inovasi program Pemerintah Indonesia dalam merespon secara cepat dan positif atas dampak pandemi Covid-19.
Masih ada lagi manfaat Kartu Prakerja dimana saat ini sudah ada fitur pencarian pelatihan dan pencarian lowongan pekerjaan di dashboard penerima Kartu Prakerja. Pelatihan dapat dicari berdasarkan harga, rating, durasi, level, dan metode.
“Dengan machine learning, peserta bisa melihat rekomendasi pelatihan yang sesuai dengan minat. Peserta juga bisa melihat info lowongan pekerjaan yang sesuai dengan pelatihan yang telah diambil, sehingga antara sisi penawaran dan permintaan jadi terhubung,” jelas Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari, dalam acara yang sama.














