Mengutip hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2021 yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Kominfo menyatakan Indeks Literasi Keuangan Nasional terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
“Tahun 2013 yang lalu berada pada presentasi sekitar 21,8. Kemudian, jumlah itu mengalami menjadi 29,7% di tahun 2016 dan terus meningkat di tahun 2019 mencapai 38,3%. Pada tahun 2013, khusus Indeks Literasi Sektor Pasar Modal masih di sekitar 3,79%, Di tahun 2016 4,4%, sedangkan 2019 meningkat sebesar 4,92%,” tutur Menkominfo Johnny G. Plate dalam Webinar Perkumpulan Investor Pasar Modal Indonesia: Investing and Trading Summit, secara virtual dari rumah dinas, Jakarta Selatan, Jumat (18/02/2022).
Dengan tren yang terus positif itu, Menteri Johnny mengharapkan Indonesia dapat terus meningkatkan angka literasi keuangan, pemanfaatan financial technology (fintech) dan memberikan akses lebih luas bagi siapa pun untuk melakukan investasi.
Kembangkan Ekosistem Digital
Menteri Johnny juga mendorong pelaku pasar modal memanfaatkan teknologi digital di tengah dinamika Indonesia yang terus bertransformasi secara digital. Menurutnya, berbagai teknologi digital hadir dengan manfaat yang relevan pada beragam usecase di pasar modal.
“Seperti teknologi blockchain untuk meningkatkan efisiensi dan kepercayaan bagi pemangku kepentingan, kumpulan aset-aset digital baru seperti cryptocurrency baik dalam bentuk koin maupun token didukung aset berwujud maupun bersifat murni spekulatif, hingga non-fungible token (NFT) di ruang digital seperti metaverse. Hal ini perlu diantisipasi dengan baik agar pasar modal terus tumbuh relevan dalam berpartisipasi memberikan nilai-nilai ekonomi bagi bangsa kita,” ungkapnya.
Melalui pemanfaatan teknologi digital, Menkominfo mengharapkan usaha bersama untuk mewujudkan perekonomian yang lebih inklusif akan tercapai, terutama dalam mendorong UMKM dan Ultra Mikro masuk ke ekonomi digital.
“Kita berharap bahwa pertumbuhan perekonomian Ultra Mikro dan Small Medium Enterprises ini akan memberikan dorongan dan darah segar baru bagi investor-investor baru di sektor pasar modal. Dan mengambil bagian di dalam perekonomian digital (digitally onboarding) dan scale up,” harapnya.
Selain Menkominfo Johnny G. Plate, hadir dalam webinar yakni Djustini Septiana yang mewakili anggota Dewan Komisioner OJK/Ketua Eksekutif Pengawas Pasar Modal; Ketua PIPMI, Soeratman Doerachman; serta Kepala Divisi Riset Bursa Efek Indonesia, Verdi Ikhwan.
Baca: Begini Upaya Pemerintah Kembangkan Ekosistem dan Investasi di Sektor Keuangan Digital














