Koperasi maupun UMKM agar memanfaatkan teknologi digital pascagelombang disrupsi digital yang telah mencapai fase ketiga, ditandai kehadiran Web 3.0.
“Pemanfaatan Web 3.0 meliputi teknologi berbasis blockhain, decentralized finance, dan Non-Fungible Token (NFT), dan lain-lain,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap KUMKM Tahun 2022 yang dipantau secara virtual, Jakarta, Senin, 28/03/2020.
“Di sisi lain, penyiapan kewirausahaan berbasis teknologi digital dan kreativitas yang akan didominasi para pemuda yang milenial juga akan dibahas dalam Rakornas ini,” tambahnya.
Teten menyatakan setidaknya 23 juta pekerjaan akan digantikan oleh teknologi digital dan otomatisasi pada 2030. Secara bersamaan, bakal muncul 46 juta lapangan pekerjaan baru dalam periode yang sama.
“10 juta pekerjaan betul-betul baru, jenis baru. Dan sektor yang paling menerima manfaat dari teknologi digital ini antara lain healthcare, manufaktur, dan ritel,” ujarnya.
Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap KUMKM Tahun 2022 mengundang 1.200 peserta dengan 200 secara luring dan 1.000 secara daring, diantaranya dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dan perusahaan pembiayaan, serta akademisi.
Baca: Diperlukan Pendekatan Digital agar 30 Juta UMKM Go Digital Tahun 2020














