Transformasi digital bukan semata menghadirkan UMKM dalam platform digital, tetapi merupakan ikhtiar holistik dengan membangun ekosistem proses bisnis dari hulu ke hilir.
Dengan pendekatan digital, target untuk mencapai 30 juta UMKM masuk e-commerce di tahun 2020 dapat tercapai sehingga dapat mengoptimalkan potensi ekonomi digital Indonesia.
“Saya menggarisbawahi, target satu juta UMKM on boarding dalam platform pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kami samakan dengan target LKPP sesuai arahan Bapak Presiden untuk kita optimalkan berbelanja produk dalam negeri dari UMKM Indonesia,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap KUMKM Tahun 2022 yang dipantau secara virtual di Jakarta, Senin, 28/03/2022.
Menurutnya, hal itu diupayakan untuk memastikan potensi ekonomi digital sebesar 4.531 triliun di tahun 2030 dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh pelaku koperasi dan UMKM dan masyarakat.
Pada tahun 2020, jumlah UMKM digital di Indonesia 8 juta, kemudian meningkat hingga 17,59 juta di tahun ini hadir di dalam e-commerce. “Ini 27 persen dari total populasi UMKM atau 58 persen dari target 30 juta UMKM onboarding di ekosistem digital (di tahun 2024),” ungkap Teten.
Ia pun menegaskan bahwa transformasi digital Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi keniscayaan untuk bertahan, bangkit, hingga memenangkan persaingan di tengah pandemi COVID-19.














