SuperApps PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yaitu BSI Mobile bisa menjadi game changer ekosistem digital syariah di Tanah Air karena dinilai memiliki satu keunggulan unik. Selain sebagai layanan keuangan, aplikasi itu juga dapat menghadirkan berbagai layanan yang mendukung aktivitas keagamaan secara individu maupun sosial antara lain pengingat ibadah wajib, perhitungan zakat, al-quran digital, hingga lokasi masjid.
Dengan berbagai layanan tersebut, BSI memiliki kesempatan lebih untuk menambah nasabah baru, mengingat populasi muslim di Indonesia terbanyak di dunia. Nasabah baru, berarti dana murah baru. Artinya bank memiliki ruang lebih banyak untuk meningkatkan profitabilitas.
“Yang terpenting kelengkapan layanan harus berbanding lurus dengan kesiapan infrastruktur untuk mendukung layanan itu stabil,” demikian dikatan analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 30/03/2022.
Hal senada juga dinyatakan peneliti ekonomi syariah dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Fauziah Rizki Yuniarti. Menurutnya SuperApps BSI Mobile akan sangat baik untuk perkembangan bisnis BSI dan ekonomi syariah secara umum.
“Hal ini menunjukkan bahwa bank syariah menyadari perubahan gaya hidup masyarakat, serta mampu beradaptasi dengan digitalisasi, sehingga mereka mau investasi di infrastruktur IT,” katanya.
Baca: Asyik, Bisa Bayar Pajak Kendaraan Bermotor secara Online di BSI Mobile
Fauziah menjabarkan SuperApps BSI akan memainkan peran penting dalam perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. “SuperApps BSI akan berkontribusi lebih dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di dalam negeri. Selain itu, akan menjadi stimulus bagi bank syariah lain untuk melakukan hal serupa.”
“Mengingat BSI akan menjadi bank pelat merah. Hal tersebut akan berguna bagi pembuat kebijakan untuk menyusun peta jalan terkait pengembangan industri halal yang lebih tepat,” kata Fauziah.
Menurutnya sudah seharusnya bank syariah terbesar adaptif terhadap digitalisasi. BSI juga harus mampu memanfaatkan potensi di mana lebih dari separuh penduduk Indonesia merupakan generasi muda dan sekitar 87 persen penduduk merupakan muslim.
Menurut data dari BSI, digitalisasi mendorong lebih dari 96 persen nasabahnya beralih ke transaksi digital atau e-channel. BSI Mobile menjadi akses utama ke semua layanan di mana transaksi digital berkontribusi besar terhadap pertumbuhan transaksi, yaitu sekitar 113 persen (yoy).
Pertumbuhan pengguna mencapai 126 persen secara yoy dengan total lebih dari 3,4 juta pengguna per Desember 2021. Sedangkan untuk transaksi mobile banking berdampak pada pertumbuhan fee based income BSI sebesar 124 persen.
Baca: BSI Mobile Hadirkan Fitur Baru Biometric-Face Recognition














