PT Telkom Indonesia Tbk melakukan pengambilalihan PT Sigma Cipta Caraka (TelkomSigma) dengan penyertaan modal sebesar Rp 2,6 Triliun. Telkom berharap aksi korporasi ini dapat memperkuat bisnis B2B IT Digital Services.
Selain pasar bisnis cloud di Indonesia dianggap punya prospek menjanjikan, adanya pandemi Covid-19 juga dinilai berperan dalam peningkatan adopsi cloud dan mempercepat transformasi digital. Untuk itu, TelkomGroup melalui TelkomSigma bersiap demi mengantisipasi kenaikan permintaan cloud di masa mendatang dengan memperluas layanan dan menggandeng kerja sama dengan pemain global.
Adapun, TelkomSigma sendiri merupakan salah satu perusahaan penyedia layanan dan solusi berbasis ICT terdepan di Indonesia dengan lebih dari 450 klien dari berbagai industri, seperti perbankan, telekomunikasi, energi, transportasi, manufaktur, dan lainnya.
Baca: Akselerasi Transformasi, Telkom Indonesia Raih Pendapatan Rp 35,2 Triliun di Kuartal I-2022
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Heri Supriadi Telkom menyampaikan, setelah aksi korporasi ini, TelkomSigma akan memfokuskan portofolio bisnisnya pada IT Services, Cloud, dan Digital Services dengan mempertimbangkan potensi pertumbuhan yang signifikan hingga beberapa tahun mendatang, khususnya peningkatan permintaan Cloud dan IT Services di pasar Indonesia.
“Diharapkan ke depannya TelkomSigma dapat melayani dengan kapasitas layanan Cloud yang lebih besar dan performansi yang lebih excellence,” katanyanya dalam keterangan resmi, Kamis (12/05/2022).
Sementara, Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya mengatakan, penyertaan modal yang dilakukan Telkom kepada TelkomSigma merupakan bagian dari transformasi TelkomGroup menuju digital-ready organization termasuk pindah ke entitas yang lebih ramping untuk memaksimalkan value dan bentuk komitmen Telkom untuk menjadikan TelkomSigma sebagai B2B IT Service Co yang kuat.
Adapun, penyertaan modal ini dilakukan dalam rangka penguatan dan transformasi perusahaan sesuai rencana strategis transformasi yang merupakan bagian dari strategi grup yang menjadikan TelkomSigma sebagai direct subsidiary Telkom, di mana sebelumnya merupakan anak perusahaan Telkom Metra. Hal ini merupakan salah satu Strategic Initiative untuk mengakselerasi TelkomSigma menjadi B2B IT Digital Service Leader.
Dengan adanya penyertaan modal ini, Telkom berharap melalui TelkomSigma dapat lebih agresif mendukung kebutuhan ICT berbagai pihak untuk memberikan value terbaik bagi stakeholders.
Baca: TOP Digital Awards 2021: Solusi Cloud Telkomsigma Kian Melesat Di Tengah Pandemi














