Kalangan pelajar jenjang SMP-SMA serta mahasiswa di Kota Palembang, Sumatera Selatan mendominasi jumlah keterisian penumpang moda transportasi kereta api ringan atau LRT, yaitu mencapai hingga sekitar 70 persen dari seluruh penumpang.
Saat ini, Balai Pengelola Kereta Api Ringan mengoperasikan 88 perjalanan LRT per hari mulai dari Stasiun Bandara ke pemberhentian terakhir di Stasiun DJKA sesuai jam operasional pukul 06.00 WIB – 20.36 WIB.
Dari puluhan perjalanan tersebut, diketahui jumlah penumpang LRT mencapai 7-8 ribu orang per hari pada hari biasa. Jumlah tersebut meningkat pada akhir pekan atau Sabtu-Minggu menjadi belasan ribu orang penumpang bahkan lebih, yakni tercatat pernah mencapai 28 ribu orang penumpang per hari pada hari libur lebaran Idul Fitri 1443 H.
“Total keseluruhan penumpang LRT sebanyak 1,5 juta orang per Juni 2022. Capaian itu sekaligus telah melampaui target penumpang pada tahun ini. Hasil survei kami 70 persen penumpang itu adalah pelajar,” kata Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan Dedik Tri Istiantara di Palembang, Sabtu, 23/07/2022, dalam perayaan HUT ke-4 tahun LRT Sumatera Selatan.
Baca: Kemenhub dan Pemprov Sumsel Tingkatkan Kinerja LRT Sumsel
Menurutnya, mendominasinya pemanfaatan LRT oleh kalangan pelajar tersebut didorong dengan adanya optimalisasi pelayanan yang memudahkan penumpang.
Balai Kereta Api Ringan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pendidikan Sumatera Selatan memberikan kartu langganan LRT kepada pelajar dan mahasiswa sebanyak 1.500 buah yang dapat dimanfaatkan sebagai alat pembayaran (tap-cash).
Kemudian, mengadakan sosialisasi Edu-trip (Education Trip) bergilir ke setiap sekolah se-Sumatera Selatan terkait LRT dan manfaatnya, termasuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan saat berada di trainset (kereta LRT).
Dedik mengatakan kartu pelanggan itu ditargetkan bisa dimiliki semua segmentasi penumpang di antaranya mencakup aparatur sipil negara, lanjut usia, bahkan masyarakat umum untuk mempermudah pembayaran tiket tanpa perlu ke loket.
“Setiap pemilik kartu pelanggan itu tentu pastinya ada potongan harga yang sedang kami bahas. Tidak beda jauh dari yang diberikan pada pelajar yang hanya keluarkan uang senilai Rp25 ribu per bulan untuk naik LRT,” ujarnya, mengaku optimistis dari peningkatan pelayanan itu penumpang LRT hinggga akhir tahun 2022 ini mencapai 3 juta orang.
Baca: TOP Digital Awards 2021: Tingkatkan Layanan ke Pengguna, LRT Sumsel Hadirkan Aplikasi LRT Tracking














