ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Bank Aceh Telah Memanfaatkan Sistem IT Untuk Pelaksanaan GRC

Ahmad Churi
1 August 2022 | 17:15
rubrik: Digital
Bank Aceh Telah Memanfaatkan Sistem IT Untuk Pelaksanaan GRC

Penjurian “Top GRC Awards 2022” Bank Aceh Syariah secara virtual yang diselenggarakan Majalah Top Business.

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- PT. Bank Aceh Syariah telah menggunakan berbagai sistem aplikasi teknologi informasi (TI) untuk mendukung penerapan Governance Risk Compliance (GRC) untuk memastikan implementasikan Good Corporate Governance (GCG) di perusahaan berjalan dengan baik. Di antaranya meliputi Sistem Informasi Kepatuhan (SIK), aplikasi Tingkat Kesehatan Bank, aplikasi RBBR, aplikasi ICAAP, serta pelaporan Whistleblowing System (WBS).

Dalam upaya meningkatkan daya saing sekaligus sebagai kesiapan memasuki era digital, Bank Aceh telah melakukan transformasi pelayanan dengan memanfaatkan teknologi digital. Demikian juga untuk sistem management dan operasional yang juga telah memanfaatkan TI. Seperti sistem integrasi data dan informasi dengan aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP), pengelolaan layanan opelan ggan, surat elektronik (electronik mail), termasuk juga untuk mendukung penerapan GRC untuk performa dan kinerja manajemen, melalui penerapan manajemen risiko sejalan dengan tuntutan pemangku kepentingan, terutama terkait GCG.

Struktur organisasi Bank Syariah terdiri atas Dewan Komisaris, Dewan Direksi dan Dewan Pengawas Syariah (DPS). Terkait GRC, juga telah dibentuk kelengkapan sistem dan infrastruktur pendukung. Dalam hal ini, terdapat fungsi-fungsi seperti komite audit, komite pemantau risiko, komite manajemenj risiko, dan kepatuhan (compliance officer) dibentuk dengan tugas dan wewenang spesifik.

Misalnya Komite Audit yang berda di bawah Komisaris, melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian internal termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan. Sedangkan Komite Pemantau Risiko merupakan komite bentukan Komisaris bertugas membantu tugas Dewan Komisaris dalam memantau dan mengelola profil risiko di Bank Aceh Syariah. Melakukan evaluasi terkait kebijakan manajemen risiko, melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan yang ada.

BACA JUGA:  Elon Musk Mencapai Kesepakatan untuk Membeli Twitter Seharga $44 Miliar

“Dalam implementasi GCG di perusahaan, Bank Aceh Syariah juga terus melakukan serangkaian terobosan inovasi untuk penerapan GRC. Termasuk di antaranya dengan memanfaatkan TI untuk mendukung implementasi GRC ini. Saat ini Bank Aceh telah menggunakan berbagai sarana teknologi informasi dalam mendukung penerapan Governance Risk Compliance (GRC) untuk memastikan implementasikan Good Corporate Governance (GCG) pada PT. Bank Aceh Syariah berjalan dengan baik,” ungkap Direktur Kepatuhan Bank Aceh Syariah, Yusmal Diansyah saat presentasi dan wawancara penjurian “Top GRC Awards 2022” yang diselenggarakan Majalah Top Business, belum lama ini.

Untuk mendukung pelaksanaan GCG, perusahaan juga telah membangun sistem untuk penerapan Whistleblowing System (WBS), terutama untuk sistem pelaporan adanya pelanggaran. Secara umum pengaturan terhadap pelaksanaan Whistleblowing System telah diatur dalam Buku Pedoman Perusahaan (BPP) Strategi Anti Fraud Bank Aceh, dimana perseroan memberikan kesempatan kepada setiap karyawan, mantan karyawan atau pekerja lainnya, anggota dari suatu institusi atau organisasi, serta pihak lainnya untuk dapat menyampaikan/melaporkan suatu tindakan yang dianggap melanggar ketentuan mengenai adanya dugaan pelanggaran terhadap pelaksanaan GCG kepada perseroan secara pribadi. “Untuk WBS ini kita juga sediakan akses tersendiri, baik melalui surat, telepon, email serta media lainnya kepada direksi dan sistem ini menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan laporannya,” ujar Yusmal Diansyah.

Tahun ini, PT. Bank Aceh Syariah terpilih menjadi Finalis ajang TOP GRC Awards 2022 yang diselenggarakan majalah Top Business bekerja sama dengan sejumlah lembaga terkemuka di Tanah Air. Antara lain Asosiasi GRC Indonesia, Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia, CRMS Indonesia, IRMAPA, ICoPI, dll.

Dalam kesempatan itu, ia membawakan materi presentasi bertajuk “Pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) Bank Aceh Syariah”. Disebutkan, untuk kelengkapan sistem dan infrastruktur pelaksanaan GRC di Bank Aceh, antara lain mengacu Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/33/PBI/2009 tanggal 07 Desember 2009 tentang Pelaksanaan Good Coorporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Selain itu juga mengacu Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 12/13/DPbS tanggal 30 April 2010 perihal Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
“Berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh BPKP tahun 2022, Bahwa GRC Bank Aceh telah berjalan baik dan tidak terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

BACA JUGA:  BSrE TechFest 2024, Perkenalkan Inovasi Tanda Tangan Elektronik

Dengan sistem dan kelengkapan insfrastruktur yang ada ini, secara umum perusahaan juga mampu mengantisipasi adanya risiko bisnis dan melewati masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19. Dijelaskan, pada Desember 2021 Bank Aceh mencatat pertumbuhan yang positif walaupun ditengah kondisi pademi Covid-19. Bank Aceh mampu mempertahankan eksetensi dengan capai kinerja yang baik dimana total aset Bank Aceh meningkat menjadi Rp. 28,17 triliun atau tumbuh 10,56% dibandingkan periode yang sama ditahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp. 25,48 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat sebesar 11,33% dari tahun sebelumnya dimana pencapaiannya sebesar Rp. 24,02 triliun dari pencapain tahun sebelumnya sebesar Rp. 21,57 triliun.

Sedangkan dari sektor pembiayaan mengalami pertumbuhan sebesar 6,98% menjadi Rp. 16,34 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp. 15,28 triliun. Kondisi pembiayaan dan DPK tersebut mendorong Financing to Deposit Ratio (FDR) menurun menjadi 68,06% pada periode yang sama tahun sebelumnya yakni 70,82% dan hal tersebut masih dibawah ambang batas ketentuan Otoritas yaitu sebesar 78%-92%.

Perusahaan juga mampu mencatat perolehan laba setelah pajak yang tumbuh 17,70% dengan capaian Rp. 392,127 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp. 333,158 miliar. (AC)

Tags: Bank Aceh
Previous Post

Apa Itu No More Ransom? Inisiatif Rame-rame Lawan Ransomware

Next Post

BRIEFER dan IPB Berkolaborasi Melalui Program Kampus Merdeka

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Naik 30%, Baznas Terus Perkuat Strategi Digital untuk Tingkatkan Pengumpulan Zakat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riset: Setengah Contact Centre di Asia Pasifik Akan Adopsi Voice AI di 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadir di InnoVibes 2026, Telkom Pamer AIcosystem

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia dan Malaysia Saling Dukung di Forum ITU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

Ahmad Churi
17 July 2026 | 14:17

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi prioritas transformasi digital di berbagai organisasi. Namun, di tengah antusiasme tersebut, banyak perusahaan masih berfokus...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto