ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Gratis! Ini Panduan Keamanan Siber untuk Industri Konstruksi dan Teknik dari BSA

Fauzi
20 September 2022 | 12:00
rubrik: Business Solution
Gratis! Ini Panduan Keamanan Siber untuk Industri Konstruksi dan Teknik dari BSA
Share on FacebookShare on Twitter

Seiring dengan bisnis yang terus bertumbuh dan pemanfaatan teknologi baru dan digital untuk bekerja, sektor konstruksi, teknik, dan infrastruktur di Asia Tenggara terus terkena dampak dari kejahatan siber.

Menurut Gartner, serangan siber pada organisasi di sektor infrastruktur kritikal telah meningkat secara dramatis, kurang dari 10 di tahun 2013 hingga mencapai hampir 400 di tahun 2020. Industri ini menghadapi resiko keamanan siber dari pelanggaran data, percobaan penipuan, atau serangan ransomware yang dapat merugikan mereka hingga triliunan dollar. Selain itu, semakin banyaknya penggunaan perangkat lunak tidak berlisensi untuk tujuan desain pada industri, membuatnya sangat rentan terhadap kejahatan siber dan memiliki risiko besar.

Untuk membantu para pemimpin bisnis dalam membangun pertahanan yang kuat terhadap ancaman siber, BSA | Aliansi Perangkat Lunak baru saja merilis sebuah panduan pertahanan yang menjelaskan tentang meningkatnya risiko serangan siber berikut dengan saran bagi para pemimpin bisnis di Asia Tenggara dalam meningkatkan keamanan siber pada bisnis mereka.

Bertemakan “Sebuah panduan pertahanan keamanan siber untuk konstruksi, teknik, dan infrastruktur bisnis di Asia Tenggara,” panduan pertahanan ini, diterbitkan dalam bentuk e-book yang didesain untuk membantu para pemimpin industri infrastruktur di kawasan ini dalam mengenali ancaman dan meminimalisir risiko yang dihadapi oleh bisnis, klien, karyawan, dan, tentunya publik. E-book ini dapat diunduh secara gratis di sini.

“Tidak ada negara atau organisasi di kawasan ASEAN yang dapat terhindar dari kejahatan siber yang berkembang pesat. Mengingat posisinya berada di antara ekonomi digital dengan pertumbuhan tercepat di dunia, negara-negara anggota ASEAN telah menjadi target utama serangan siber. Sebab kami memahami bahwa para pemimpin bisnis menghadapi banyak tantangan dan mungkin tidak memiliki waktu untuk mempelajari masalah ini, sehingga kami berusaha membuat panduan pertahanan ini. Besar harapan kami agar industri yang membangun infrastruktur dapat merasakan manfaatnya dan membantu menjaga kita semua agar lebih aman,” kata Tarun Sawney, Direktur Senior, BSA | Aliansi Perangkat Lunak.

BACA JUGA:  BSA: Indonesia pengguna software bajakan tertinggi se-Asia Pasifik

Keamanan Siber: para pelaku kejahatan, resiko, dan perlindungan
Panduan pertahanan tersebut menjelaskan 4 tipe berbeda dari pelaku kejahatan siber, termasuk kompetitor tidak beretika yang mencari celah untuk mendapatkan akses ke data rahasia melalui intrusi siber, pelaku kejahatan online yang mencari keuntungan finansial melalui serangan phising atau ransom, peretas yang menggunakan intrusi siber untuk mengekspos atau mencoreng aktivitas bisnis lainnya demi menunda atau menghentikan sebuah proyek besar, serta orang dalam yang memiliki niat buruk atau pegawai yang tidak puas dengan memanfaatkan akses mereka terhadap data bisnis atau jaringan untuk melakukan tindak kejahatan..

Para pelaku kejahatan ini menargetkan perusahaan konstruksi, teknik, dan infrastruktur karena sektor bisnis ini biasanya memiliki transaksi bernilai tinggi dan data dalam jumlah besar yang menarik bagi pelaku kejahatan siber.

Bisnis konstruksi secara ekstensif menggunakan layanan dari sub-kontraktor dan pemasok yang melibatkan sejumlah besar pembayaran bernilai tinggi. Hal ini membuat mereka menarik untuk dijadikan sebagai sasaran phishing yakni upaya mengelabui pelaku bisnis untuk melakukan pembayaran ke rekening pelaku kejahatan. Informasi berharga dalam industri infrastruktur seperti desain, data penawaran, harga material, gaji, laporan laba rugi, dan informasi bank juga dapat menjadi hal yang menarik untuk dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber dalam melakukan pencurian identitas atau serangan phishing.

Menurut otoritas, serangan siber terhadap industri infrastruktur swasta terjadi setiap minggu di Asia Tenggara.

Seiring dengan meningkatnya ancaman tersebut, panduan pertahanan ini menawarkan rekomendasi solusi bagi para pemimpin dalam melindungi bisnis mereka dari kejahatan siber. Para pemimpin bisnis harus mempertimbangkan untuk melibatkan dan melatih staf mereka tentang cara menjaga keamanan terhadap serangan siber, memastikan semua perangkat lunak berlisensi dan aman karena hal tersebut merupakan pendekatan awal untuk pertahanan dan keamanan siber, mengikuti saran dan panduan yang baik untuk staf IT, menjaga semua perangkat IT tetap mutakhir dengan versi terbaru, serta tetap berhati-hati saat menghubungkan perangkat ke Wi-Fi hotspot publik, menghindari penggunaan kata sandi yang mudah diprediksi, menggunakan 2FA untuk akun penting, dan menerapkan keamanan siber saat berkolaborasi dengan pemasok dan mitra.

BACA JUGA:  BSA Hadirkan Layanan Bantuan Kepatuhan Lisensi Perangkat Lunak

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BSA juga telah meluncurkan saluran bantuan baru untuk mendukung kepatuhan lisensi perangkat lunak dalam membantu para pemimpin bisnis mengatasi tantangan terkait dengan kepatuhan hak cipta perangkat lunak setelah adanya laporan tentang kasus pembajakan di Asia Tenggara. Saluran bantuan, bersama dengan panduan pertahananini, akan membantu memastikan bisnis menggunakan pendekatan yang tepat terhadap kepatuhan perangkat lunak untuk menjaga bisnis mereka agar tetap aman.

“Panduan pertahanan keamanan siber ini untuk bisnis konstruksi, teknik, dan infrastruktur di Asia Tenggara” tersedia dalam Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Thailand. Panduan ini mencakup pesan dari figur otoritas terkait di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand, yang menyatakan bahaya dari kejahatan siber, pentingnya keamanan siber, dan rekomendasi ragam praktik bisnis yang harus dilakukan. Download e-booknya secara gratis di sini.

Tags: BSA
Previous Post

Apindo Dukung UU Perlindungan Data Pribadi

Next Post

Apa Itu Eyesafe Certification Requirements 2.0?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jawab Kebutuhan Industri Digital, Telkomsel Siapkan Talenta Berkompetensi AI Lewat IndonesiaNEXT ke-10

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Monitor ePaper, Tablet Hingga Triple-display, Ini Jajaran Produk Baru Acer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix NOTE 50S 5G+ dan NOTE 50X 5G+ Resmi Meluncur di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Predator ES Thunder Pro, e-Scooter Bertenaga untuk Perjalanan Jarak Jauh dan Berbagai Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto