TÜV Rheinland Group, pemimpin dunia dalam pengujian dan sertifikasi yang independen, serta Eyesafe, pemimpin dunia dalam solusi keamanan screen time pada layar pada bulan Mei tahun ini, mengumumkan standar Eyesafe Certified 2.0
Standar Eyesafe Certified 2.0 merupakan kumpulan dari persyaratan sertifikasi paling terkemuka di dunia untuk mengukur emisi sinar biru dan akurasi warna untuk industri layar global.
Mewakili generasi masa depan dari standar manajemen sinar biru untuk layar digital, sertifikasi ini dibangun atas dasar kesuksesan dari standar Eyesafe generasi pertama yang telah menjadi pemimpin industri serta tolak ukur untuk keamanan dari sinar biru rendah.
Dikutip dari siaran pers Lenovo, 20/09/2022, Frank Holzman, Global Vice President TÜV Rheinland Business Field Electrical, menjelaskan, “Peluncuran Eyesafe Certified 2.0 dilaksanakan pada kondisi yang krusial, dimana kesadaran atas fitur sinar biru rendah telah menyebar secara luas di antara konsumen dan brand sudah mulai menawarkan ragam opsi layar dengan sinar biru rendah. TÜV Rheinland sangat percaya bahwa sudah menjadi keharusan bagi kami untuk menawarkan standar sertifikasi untuk brand yang ingin menyediakan informasi yang lebih tepat dan lengkap kepada para konsumennya.”
“Standar Eyesafe Certified 2.0 terbaru menyempurnakan tingkatan khusus yang sangat dibutuhkan pada konsep umum dari ‘sinar biru rendah’. Dimana dapat memudahkan konsumen untuk membuat perbandingan antar solusi yang ada dengan informasi yang mumpuni,” tambah Holzman.
Berdasarkan riset kesehatan terbaru, standar Eyesafe Certified 2.0 dikembangkan melalui konsultasi dengan para ophthalmologist dan optometrist dari berbagai belahan dunia. Konsultasi ini dilakukan dalam menyusun petunjuk untuk pembuatan manufaktur layar berdasarkan metrik dan parameter baru, sehingga dapatmengukur toksisitas sinar biru. Rancangan Eyesafe Certified 2.0 mendukung para konsumen untuk dapat memahami lebih baik bagaimana brand menangani isu mitigasi sinar biru.
Keputusan TÜV Rheinland dan Eyesafe untuk mengembangkan dan merilis standar Eyesafe Certified 2.0 terbaru didorong oleh kemajuan signifikan dari penelitian kesehatan global, yang telah membuka pemahaman yang lebih menyeluruh baik bagi dokter perawatan mata dan juga teknisi dalam ruang teknologi mengenai potensi dampak dari paparan sinar biru yang buruk bagi kesehatan, yaitu dapat merusak retina mata.
Wawasan ini, diikuti dengan perubahan yang signifikan dan berkelanjutan dalam pola penggunaan perangkat sejak pandemi melanda, dimana hal ini memacu tim TÜV Rheinland dan Eyesafe untuk menciptakan standar generasi selanjutnya yang mampu mencerminkan dan meliputi seluruh informasi yang tersedia mengenai dampak dari sinar biru terhadap kesehatan manusia. Daftar lengkap dari seluruh persyaratan pada standar baru tersedia di sini.
Informasi dan materi tambahan mengenai program sertifikasi TÜV Rheinland Eyesafe Certified 2.0 Display tersedia di sini: eyesafe.com/standards.
Baca: PT INTI, BUMN Sektor Industri Pertama Kantongi Sertifikasi CSIRT Cyber Security















