Penulis: Miroji
Editor: Teguh IS.
Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur berkomitmen membangun masyarakat Situbondo yang beriman dalam keberagaman didukung dengan optimalisasi pemanfaatan teknologi informatika (TI) yaitu diarahkan menjadi Smart City.
Dengan slogan Situbondo BERJAYA (Berakhlak, Sejahtera, Adil dan Berdaya), kabupaten yang terletak di pesisir utara Pulau Jawa ini, dipimpin oleh Drs. H. Karna Suswandi, M.M selaku Bupati. Kabupaten ini pun punya sejumlah julukan unik, antara lain Kota Santri, Surga Burung, dan Wisata Pasir Putih.
Untuk mewujudkan Smart City, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Situbondo, lewat Dinas Komunikasi dan Informatika, adalah membangun infrastruktur jaringan internet ke seluruh desa di Kabupaten Situbondo.
“Pengelolaan, pengembangan dan penentuan kebijakan pemerintahan di Kabupaten Situbondo telah ditentukan oleh kepala daerah. Salah satu prioritas pembangunan daerah yaitu pemenuhan infrastruktur jaringan internet seluruh desa,” jelas Dadang Aries Bintoro selaku Kadis Kominfo Kabupaten Situbondo saat sesi penjurian secara virtual ajang TOP Digital Awards 2022 yang diselenggarakan majalah IT Works, Rabu, 19/10/2022.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, IT Masterplan Kabupaten Situbondo tertuang dalam Buku I, II dan III Masterplan Smart City yang telah dibuat pada akhir tahun 2019. Masterplan itu pun diperkuat dengan Peraturan Bupati Tahun 2020 tentang Penerapan Masterplan Smart City Kabupaten Situbondo.
“Masterplan Smart City tersebut menjelaskan semua kegiatan dari 6 dimensi Smart City. Mulai dari Pengembangan Infrastruktur Jaringan, Komunikasi Data, Pengembangan dan Integrasi Aplikasi, Pengembangan Data Center serta segala kegiatan OPD yang berkaitan dalam pengembangan IT di Kabupaten Situbondo,” Dadang memaparkan kepada dewan juri.
Untuk mewujudkan Smart City, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Situbondo, lewat Dinas Komunikasi dan Informatika, adalah membangun infrastruktur jaringan internet ke seluruh desa di Kabupaten Situbondo.
Dadang Aries Bintoro selaku Kadis Kominfo Kabupaten Situbondo
Ia mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaannya, pengembangan IT Smart City itu didukung dengan anggaran belanja TI di Kabupaten Situbondo yang jumlahnya ditingkatkan setiap tahun.
Upaya berikutnya yang tak kalah penting dalam membangun Smart City, menurut Dadang, dengan membangun digital culture.
“Kami terus melakukan Sosialisasi Pemanfaatan e-Government, Pelatihan Secara Daring, Sosialisasi Pranata Komputer dan Pelatihan e-Commerce Bagi Kalangan Ibu Rumah Tangga,” tutur Dadang.
Baca: Plasa Situbondo Pangkas Proses Layanan Administrasi Kependudukan
Terobosan dan Inovasi Digital
Dalam menjalankan kegiatan pemerintahan dan memberikan layanan masyarakat, Pemkab Situbondo ini, telah menghadirkan inovasi digital.
“Aplikasi e-SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah), digunakan dalam pengelolaan Pelaporan Kinerja di lingkungan Pemkab Situbondo,”ujar Dadang.
Aplikasi ini berada dibawah pengelolaan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Situbondo. Keunggulannya terintegrasi dengan data perjanjian kinerja, data kepegawaian, dan data anggaran.
Sedangkan untuk memberikan pelayanan masyarakat bidang kesehatan, ada Program SEHATI.
Dadang menjelaskan bahwa SEHATI merupakan salah satu program prioritas Bupati Situbondo yang bertujuan memberikan pelayanan kesehatan gratis berbasis KTP elektronik bagi masyarakat miskin Situbondo agar tetap mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar di Fasilitas Kesehatan milik Pemerintah Daerah atau Rumah Sakit yang bekerja sama.
“Program SEHATI didukung oleh aplikasi LIBERTI yaitu aplikasi yang digunakan untuk memverifikasi berkas pelayanan SEHATI di tiga RSUD di Kabupaten Situbondo,” tutup Dadang.
Bertindak selaku Dewan Juri TOP Digital Awards 2022: Dwinda Ruslan, Subandi, Muhammad Jumadi, Nurul Yakin SB, Melani K. Harriman, Nina Kurnia H., dan Agnes.
Baca: TOP Digital Awards 2021: Kabupaten Situbondo Menuju Kota Cerdas














