Penulis: Teguh IS.
Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Katong Kabupaten Ponorogo untuk pertama kalinya mengikuti ajang TOP Digital Awards yang diselenggarakan majalah It Works bekerjasama dengan sejumlah asosiasi dan lembaga konsultan TI dan Telco.
Tema yang diangkat dalam TOP Digital Awards 2022 adalah “The Strategic Impact of Digital Transformation in Business and Government”. Lewat ajang ini, para peserta belajar bersama terkait optimalisasi pemanfaatan teknologi informatika (TI) untuk meningkatkan layanan publik dan kinerja bisnis.
Perumdam Ponorogo telah mengikuti sesi Penjurian TOP Digital Awards 2022, pada hari Selasa, 25 Oktober 2022 secara daring. Dalam sesi ini, Lardi, S.T. selaku Direktur menjelaskan tujuannya mengikuti ajang ini untuk belajar dari peserta lainnya dan memperoleh masukan dari dewan juri terkait pemanfaatan TI dalam menjalankan operasional perusahaan.
“Untuk penggunaan TI, kami masih dalam tahap awal dan masih terbatas penggunaannya. Saat ini, kami baru menerapkannya untuk pembacaaan meter pelanggan; pembayaran tagihan bekerja sama dengan bank; dan pengaduan pelanggan lewat media center atau call center,” ungkap Lardi kepada dewan juri.
“Sedangkan untuk aplikasi, kami baru menggunakan Ponorogo Go.”
Masih belum optimalnya Perumdam Ponorogo dalam penggunaan TI, menurut Lardi, karena belum belum adanya anggaran khusus dialokasikan, “Kalau pun tersedia anggarannya, lebih diutamakan untuk kebutuhan penyediaan data atau internet.”
Ia pun mengutarakan, saat ini, anggaran perumdam yang tersedia difokuskan untuk pembangunan sambungan baru ke rumah-rumah. Itu karena coverage layanan air yang masih rendah.
“Jumlah pelanggan kami, saat ini yang ter-register 30.000 dengan yang aktif berjumlah 24.800. Dimana coverage administrasi 11%, sedangkan coverage teknis 16,4%. Sedangkan tingkat kehilangan air atau NRW ada di 26,8%,” tutur Lardi.
Pengembangan TI secara Bertahap
Meski demikian, ke depannya, Lardi, yang sudah menjabat sebagai Direktur sejak tahun 2013 ini, menegaskan bahwa Perumdam Ponorogo setahap demi setahap akan meningkatkan penggunaan TI.
“Salah satunya, kami sedang bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menggunakan teknologi GIS. Tujuannya untuk mendeteksi kebocoran pipa dan mengetahui keadaan pelanggan,” terangnya kepada dewan juri.
Ia pun mengakui dan telah merasakan manfaat TI meningkatkan kinerja perusahaan. “Berkat billing system secara online bekerja sama dengan bank, ada percepatan dalam uang yang kami terima karena pelanggan dapat membayar tagihan setiap saat. Selain itu, mengurangi antrian di loket pembayaran kami.”
“Sedangkan dengan aplikasi Ponorogo Go, jumlah aduan pelanggan dalam satu bulan, secara rata-rata, meningkat 3x lipat,” pungkasnya.
Turut mengikuti sesi Penjurian TOP Digital Awards 2022, dari Perumdam Ponorogo yaitu Dadan AD selaku Kepala Bagian Hubungan Pelanggan dan Kepala Bagian Keuangan.
Sedangkan bertindak selaku Dewan juri yaitu Dwinda Ruslan, Agnes, dan Nurul Yakin SB.
Baca: Ponorogo Ingin Lebih Maju, Berbudaya dan Religius dengan Pemanfaatan TI














