Penulis: Miroji
Editor: Teguh IS.
Perwujudan Smart City di Kota Yogyakarta terus didorong dengan optimalisasi penerapan teknologi informatika dan komunikasi (TIK).
Upaya yang dijalankan Pemerintah Kota Yogyakarta antara lain dengan menghadirkan aplikasi Jogja Smart Service atau JSS, terus mendorong berkembangnya Budaya Digital, dan membangun Infrastruktur TI di kota berjuluk Kota Gudeg dan Pelajar ini.
Dewan Juri TOP Digital Awards 2022, di sesi penjurian ajang yang digelar secara online oleh Majalah It Works, Kamis, 27 Oktober 2022, pun memberikan apresiasi positif atas upaya yang dijalankan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta itu.
Bertindak selaku dewan juri di sesi ini yaitu: Kusuma Prabandari, Garuda Sugardo, Muhammad Jumadi, Benyamin De Haan, dan Dwinda Ruslan.
Inisiatif Digitalisasi Kota Yogyakarta
Kepada Dewan Juri TOP Digital Awards 2022, Ignatius Trihastono, S.Sos, MM., selaku Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta memaparkan sejumlah upaya digitalisasi yang telah dijalankan pihaknya untuk menghadirkan kemudahan akses layanan bagi masyarakat dan kegiatan pemerintahan.
Pertama, super apps Jogja Smart Service yang menyediakan berbagai layanan aplikasi untuk masyarakat dan pegawai pemkot. Layanan digital yang diberikan itu menghadirkan sejumlah manfaat seperti memangkas birokrasi dan menyediakan layanan yang lebih efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
“Jogja Smart Service (JSS) sebagai landing platform berbagai layanan aplikasi SPBE dengan menggunakan metode single window, single ID, single log on,” ujar Ignatius Trihastono.
“Jogja Smart Service dapat dikatakan sebagai “Balaikota Virtual”, portal maya Pemkot Yogyakarta,” imbuhnya.
Menurut Ignatius Trihastono, layanan online menjadikan proses lebih cepat, sederhana, efektif, efisien dan transparan. “Masyarakat dimudahkan dengan mengurangi kehadiran fisik ke kantor pemerintah. Layanan yang cukup ditangani secara online, diselesaikan secara online,” tegasnya.
“Hal ini sejalan dengan Masterplan Smart City yang memberikan arah kebijakan pembangunan daerah dalam RPJMD dengan mendudukkan TIK utamanya sebagai enabler layanan masyarakat dan pegawai. Masterplan Smart City menjadi dasar dan arah kegiatan seluruh OPD/Unit Kerja,” katanya.
Sebagai informasi, sampai dengan Oktober 2022, terdapat 209.628 pengguna JSS. Sebanyak 107.419 pengguna adalah warga Kota Yogyakarta. Sisanya, 102.209 pengguna bukan warga Kota Yogyakarta.
Kedua, sebagai upaya menumbuhkan Budaya Digital, Pemkot Yogyakarta juga mendorong peningkatan literasi digital dengan menyelenggarakan pelatihan-pelatihan, menyediakan regulasi yang mengarahkan kepada penggunaan layanan digital baik untuk pegawai maupun masyarakat.
Ketiga, Pemkot Yogyakarta juga terus mengembangkan infrastruktur TI-nya, salah satunya dengan menyediakan titik-titik Wifi publik.
“Sampai semester 1 Tahun 2022, terdapat 934 titik Wifi publik di Kota Yogyakarta. Lokasi dan streaming wifi publik dapat dilihat melalui peta.jogjakota.go.id,” pungkas Ignatius Trihastono.
Baca: Jogja Smart Service, Aplikasi Layanan Publik di Kota Yogyakarta
Baca: TOP Digital Awards 2021: Pemkot Yogyakarta Punya All-in-One Solution Jogja Smart Services














