Penulis: Agus Haryanto
Editor: Teguh IS.
Optimalisasi pemanfaatan sistem teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang diterapkan PT BPRS Sukowati Sragen telah mampu mendorong ekspansi pembiayaan. Sementara IT maturity level atau tingkat kematangan dari penerapan TI perusahaan berada di level 3.
“Saat ini, IT Maturity Level kami, berdasarkan penilaian mandiri, masih di level 3. Artinya, kami selaku bank daerah masih menggunakan IT dalam proses bisnis secara standar,” kata Fakhruddin Nur selaku Direktur Utama BPRS Sukowati Sragen, di sesi Penjurian TOP Digital Awards 2022, secara online, Selasa, 08/11/2022.
Ia membawakan materi presentasi berjudul “Optimalisasi Teknologi Informasi dalam Pengembangan Ekosistem Syariah di PT BPRS Sukowati Sragen.”
TOP Digital Awards adalah ajang pembelajaran dan penghargaan bidang TI tingkat nasional, diselenggarakan majalah It Works sejak tahun 2016 bekerjasama dengan sejumlah asosiasi dan lembaga konsultan TI dan Telco. Tema yang diangkat dalam TOP Digital Awards 2022 ini adalah “The Strategic Impact of Digital Transformation in Business & Government.”
Dalam kesempatan ini, bertindak sebagai Dewan Juri TOP Digital Awards 2022 yaitu Dwinda Ruslan, Benyamin De Haan, Melani K. Harriman, dan Agnes Theres.
Otomatisasi Sistem TI
Meski penerapan IT dalam proses bisnis perusahaan masih standar, manajemen BPRS Sukowati Sragen telah mampu mengotomatisasi sistem TI dengan mengembangkan inovasi-inovasi aplikasi sehingga berdampak positif terhadap peningkatan sisi pembiayaan.
“Alhamdulillah, ini menjadi salah satu penyumbang terhadap ekspansi pembiayaan,” ungkap Fakhruddin Nur.
Lebih lanjut Fakhruddin menjelaskan manajemen telah melakukan training dengan materi audit IT. Dimana terdapat sejumlah rekomendasi tim audit IT yang menjadi standar bagi perusahaan untuk lebih meningkatkan level kematangan IT.
“Rekomendasi secara umum bagaimana lebih dipersiapkan tata kelola terhadap server, data recovery center. Termasuk pengelolaan keamanan jaringan. Serta yang tak kalah penting tata kelola password,” jelasnya.
Menurut Fakhruddin rekomendasi dari tim audit IT memberikan gambaran secara gamblang berbagai aspek yang penting bagi BPR Sukowati Sragen untuk perbaikan sistem IT.
“Harapannya, diraihnya level IT Maturity yang lebih tinggi,” tutupnya.
Baca: TOP Digital Awards 2021: Ini Sederet Inovasi Smart City dan SPBE Kabupaten Sragen Di Tengah Pandemi














