Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) mengusulkan dua strategi untuk mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia yaitu pelatihan yang responsif dan adaptif aerta penciptaan lapangan pekerjaan berkelanjutan.
Peneliti LD FEB UI Dr. Dwini Handayani, S.E., M.Si dalam Monthly Discussion on Population Dynamics, Jum’at, 31/03/2023, menyampaikan dua strategi kebijakan dalam pemenuhan tenaga kerja.
Pertama, pelatihan tenaga kerja sesuai permintaan pasar dan kebutuhan yang heterogen menggunakan modul yang menitikberatkan pada praktik dan magang serta adanya evaluasi secara berkala sesuai permintaan pasar.
Strategi kedua, mendorong dengan melakukan tracer study dan memperbaiki database lulusan, meningkatkan pendidikan dan pelatihan keterampilan (lebih dari satu jenis pelatihan), mengembangkan sistem informasi pasar tenaga kerja, dan menguatkan sistem perlindungan sosial.
Handayani menegaskan untuk menyeimbangkan antara kondisi pendidikan dan pekerjaan di Indonesia diperlukan kesesuaian potensi permintaan dan ketersediaan lulusan, sumber daya manusia, kurikulum, prasarana, dan kualitas lulusan.
Peta Okupasi Nasional” Upaya Ciptakan Link and Match.
Sementara, Perencana Ahli Utama Kedeputian Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Muhammad Iqbal Abbas memaparkan mengenai “Peta Okupasi Nasional” sebagai upaya penciptaan link and match.
Peta Okupasi Nasional merupakan peta kebutuhan okupasi riil IDUKA (Industri dan dunia kerja) pada suatu area fungsi yang berisi definisi dan diintegrasikan ke dalam kerangka kualifikasi yang dapat menjadi acuan dalam perencanaan dan pengembangan standardisasi.
Bagi tenaga kerja, siswa dan peserta pelatihan, peta ini dapat membantu untuk pengembangan profesinya, sedangkan bagi lembaga pendidikan dan pelatihan diperlukan untuk mendukung pengembangan kurikulum dan profil lulusan pendidikan dan pelatihan.
Bagi lembaga sertifikasi profesi, , peta ini mendukung pengembangan perencanaan dan pengembangan asesmen, sementara bagi otoritas sertifikasi (BNSP) berguna untuk mendukung pengembangan skema sertifikasi secara nasional.
Terakhir, bagi industri dan dunia kerja, peta ini mendukung rekrutmen berbasis kompetensi dan pengembangan karir profesional SDM.
Baca: Kurangi Pengangguran, Pemkot Tangerang Kembali Gelar Virtual Jobfair














