Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 pada Selasa, 04/04/2023, dengan menguatkan komitmen menjaga ruang siber nasional bersama masyarakat.
“BSSN mengajak seluruh komponen bangsa, baik penyelenggara negara, pelaku usaha, akademisi, dan berbagai lapisan masyarakat untuk berkolaborasi bersama BSSN dalam menjaga ruang siber, guna mewujudkan keamanan nasional dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian dalam upacara peringatan HUT ke-77 BSSN di Depok, Jawa Barat, Selasa.
Dalam acara ini, ia memaparkan sejarah panjang berdirinya BSSN yang berawal dari hadirnya unit persandian bernama Dinas Kode di bawah Kementerian Pertahanan pada 1946.
Dinas Kode pun pada 1949 diubah namanya menjadi Djawatan Sandi, usai berhasil menyokong komunikasi Indonesia di periode 1948 untuk terhubung dengan perwakilan lainnya di luar negeri selama masa Agresi Militer Belanda II.
Nama Djawatan Sandi kembali berubah pada 1972 menjadi Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dengan fungsi mengkoordinir, mengatur, dan menyelenggarakan hubungan persandian secara tertutup dan rahasia antara aparatur negara baik di pusat, daerah, maupun hubungan persandian ke luar negeri.
Setelah lebih dari setengah abad, Pemerintah memutuskan melakukan transformasi pada Lemsaneg dengan menggabungkan Direktorat Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta lembaga ID-SIRTII menjadi BSSN di tahun 2017.
“Sejarah panjang persandian dan nilai-nilai perjuangan yang ada di dalamnya, menjadi embrio terbentuknya BSSN yang harus selalu diingat dan dilestarikan oleh kita bersama sebagai generasi penerus, untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu kita, dalam mengabdi kepada bangsa dan negara Indonesia tercinta,” ajak Hinsa.
Mengusung tema “Bersama BSSN, Kita Jaga Ruang Siber”, dalam peringatan ke-77 BSSN tersebut Hinsa juga menegaskan tengah mengajukan nama dr.Roebiono Kertopati sebagai pahlawan nasional atas jasanya sebagai perintis Dinas Kode yang menjadi cikal bakal dari BSSN.
Baca: BSSN Indonesia Mengunjungi Pusat Transparansi Kaspersky di Swiss














