Kementerian Komunkasi dan Informatika meningkatkan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah kabupaten dan kota untuk menghadapi tantangan dan meningkatkan inovasi layanan publik sebagai solusi mewujudkan Kota Cerdas.
Dengan kerja sama dan berbagi pengalaman, setiap pemerintah kabupaten dan kota dapat memanfaatkan potensi dan sumber daya di masing-masing daerah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Karena kolaborasi dan sinergi, kabupaten atau kota dapat meningkatkan efektivitas dan efisien dalam pengembangan Smart City,” jelas Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Teknologi Mochamad Hadiyana dalam Evaluasi Implementasi Program Smart City Tahap I: Mencerdaskan Kota dan Kabupaten untuk Indonesia Cerdas yang berlangsung dari Surabaya, Senin (12/06/2023).
Menurutnya, kolaborasi yang dikembangkan pemerintah hingga dunia usaha, dan masyarakat akan dapat membentuk ekosistem digital yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi pembangunan kota.
“Dunia usaha dapat memberikan dukungan teknologi, inovasi, dan investasi yang diperlukan untuk mengimplementasikan Smart City. masyarakat dapat berpartisipasi dalam memberikan masukan, feedback, dan data yang berguna untuk pengembangan Kota Cerdas,” ujarnya.
Menurut Mochamad Hadiyana, kolaborasi dan sinergi juga dapat menghindari terjadinya tumpang tindih program, pemborosan anggaran, serta ketidaksesuaian dan misi dalam pengembangan Smart City.
Forum Smart City merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Program Smart City Indonesia ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pembinaan Smart City oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Tahun ini, forum tersebut diselenggarakan di Surabaya, pada tanggal 12 s.d. 14 Juni 2023.
Hadir dalam acara antara lain Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan yang memberikan sambutan lewat tayangan video; Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Ditjen Aptika, Bambang Dwi Anggono; Walikota Surabaya; Walikota Magelang; Bupati Magetan,;Bupati Siak; Bupati Sumbawa Barat; Bupati Banggai; Bupati Agam; Bupati Kapuas Hulu; Bupati Deli Serdang; Bupati Penajam Paser; Bupati Nagan Raya; PJ Bupati Bekasi; PLT Bupati Langkat; PJ Bupati Barito Selatan; serta pimpinan daerah se-Indonesia.
Baca juga: Gerakan Smart City 2022 Tingkatkan Kolaborasi Antar Daerah














