ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Aduh, Kebocoran Data Sektor UMKM Disebabkan Karyawan

Teguh Imam Suyudi
25 June 2023 | 13:00
rubrik: Research
Transaksi NonTunai dengan Kartu melalui Cashlez di Pedagang Pasar Bersih Sentul City

Transaksi NonTunai dengan Kartu Pedagang Pasar Bersih Sentul City (Foto: Dok. Cashlez)

Share on FacebookShare on Twitter

Sekitar 22 persen kebocoran data di sektor UMKM disebabkan oleh karyawan. Demikiam menurut survei Kaspersky 2022 IT Security Economics, yang melakukan wawancara dengan lebih dari 3.000 manajer keamanan TI di 26 negara

“Proporsi yang hampir sama sebagai penyebab serangan siber, menjadikan karyawan pada titik tertentu sama berbahayanya dengan peretas. Tentu saja, dalam banyak kasus, hal ini terjadi karena kelalaian atau kurangnya kesadaran karyawan,” kata Adrian Hia, Managing Director untuk Asia Pasifik, di Kaspersky, dalam siaran pers, 21/06/2023.

Ada berbagai tindakan karyawan yang secara tidak sengaja dapat menyebabkan pelanggaran keamanan serius dan membahayakan keamanan sektor UMKM. Di antara yang paling utama adalah:

Lemahnya kata sandi: Karyawan mungkin menggunakan kata sandi sederhana yang dapat dengan mudah diretas oleh penjahat siber, hingga pada akhirnya mengakibatkan akses tidak sah ke data sensitif. Bahkan terdapat daftar kata sandi yang paling banyak diretas dan tersedia secara umum – periksa untuk memastikan kata sandi Anda tidak termasuk di dalamnya.

Penipuan Phishing: Karyawan mungkin secara tidak sengaja atau tidak sadar mengeklik tautan phishing di email, yang menyebabkan infeksi malware dan akses tidak sah ke jaringan. Sebagian besar scammer dapat meniru alamat email yang diduga milik perusahaan yang sah, dan saat malware mengirim email dengan lampiran dokumen atau arsip, ternyata itu adalah sampel.

Kebijakan Bring Your Own Device (BYOD): BYOD mendapatkan momentum lebih besar sebagai akibat dari penguncian sosial berturut-turut selama puncak pandemi. Saat ini, staf di sektor non-esensial terpaksa bekerja dari rumah dan alih-alih keamanan, keberlangsungan bisnis masih menjadi priotitas utama bagi para manajer perusahaan.

Karyawan sering kali menggunakan perangkat pribadi untuk terhubung ke jaringan perusahaan, yang dapat menimbulkan ancaman keamanan serius jika perangkat tersebut tidak memiliki perlindungan memadai terhadap serangan siber. Mengingat fakta bahwa ada lebih dari 400.000 program berbahaya baru yang muncul setiap hari, dan jumlah serangan yang menargetkan perusahaan terus bertambah, bisnis berada dalam situasi genting. Pada saat yang sama, sebagian besar perusahaan tidak berencana (atau merasa tidak mungkin) untuk sepenuhnya memblokir perangkat pribadi agar tidak dapat mengakses data perusahaan.

BACA JUGA:  Kiat Melindungi Ponsel Android dari Orang Asing

Kurangnya Patching: Jika karyawan menggunakan perangkat pribadi, staf TI mungkin tidak dapat memantau keamanan perangkat atau memecahkan masalah keamanan apa pun. Selain itu, karyawan mungkin tidak menerapkan tambalan atau pembaruan ke sistem dan perangkat lunak mereka secara teratur, sehingga meninggalkan kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh penjahat siber.

Ransomware: Jika terjadi serangan ransomware, penting untuk menyiapkan cadangan data – untuk memiliki akses ke informasi terenkripsi bahkan jika penjahat siber telah berhasil mengambil alih sistem perusahaan.

Rekayasa Sosial: Karyawan mungkin secara tidak sengaja memberikan informasi sensitif seperti detail login, kata sandi, atau data rahasia lainnya sebagai tanggapan terhadap taktik rekayasa sosial atau penipuan phishing. Mereka yang lebih mudah ditipu adalah karyawan baru yang tidak mengetahui “kebiasaan” perusahaan. Misalnya, penipu mungkin berpura-pura menjadi “bos” pendatang baru, lalu mencoba mencuri beberapa informasi penting tentang perusahaan atau melakukan pemerasan uang.

Salah satu contoh cara scammers beroperasi adalah dengan mengirimkan email yang menyamar sebagai atasan atau seseorang yang lebih senior (menggunakan alamat tidak resmi) meminta karyawan tersebut untuk melakukan tugas “segera”.

Di atas merupakan kesalahan yang dapat dilakukan karyawan karena kelalaian. Tapi apa yang terjadi jika seorang karyawan dengan sengaja berusaha merusak keamanan perusahaan saat bekerja atau tepat setelah meninggalkan pekerjaannya? Lebih banyak masalah yang mungkin akan muncul kemudian.

Keinginan untuk membalas dendam

Meskipun kesalahan yang tidak disengaja atau pengabaian kebijakan keamanan siber menjadi penyebab sebagian besar kebocoran, manajer keamanan melaporkan bahwa sekitar sepertiga (36 persen) dari kebocoran yang dipicu karyawan merupakan tindakan sabotase atau spionase yang disengaja.

Baca juga: Upaya Melindungi UMKM dari Serangan Siber Diperlukan Regulasi yang Kuat

BACA JUGA:  Cara Jitu Menjaga Komputer dari Aksi Spionase Industri
Tags: Kaspersky
Previous Post

CIO Memilih Penawaran as a Service untuk Inovasi Teknologi

Next Post

Teknologi Kecerdasan Buatan dan Pembelajaran Mesin Jadi Prioritas Utama Para CIO

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Hadirkan Layanan Car EV di Jabodetabek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sstt, Ini Varian Paket JITU 1 dari IndiHome

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Gahar Luar-Dalam, Segini Harga Laptop Gaming Acer Nitro 5 (AN515-57) di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Program Back to Campus, realme Tawarkan Potongan Harga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto