Jakarta, ItWorks- Dukung penerapan gaya hidup sehat, Sinarmas MSIG Life Perkenalkan aplikasi MyFit+. Inovasi aplikasi kesehatan berbasis teknologi digital ini dihadirkan untuk dapat membantu setiap orang menjalani cara mereka dalam mencapai usia biologis yang lebih muda dan kesehatan prima dengan cara yang lebih menyenangkan melalui penerapkan pola hidup sehat & berkualitas.
Perilaku hidup sehat terkadang penuh tantangan untuk dapat dilakukan secara konsisten. Melalui MyFit+, Sinarmas MSIG Life mengajak masyarakat pada umumnya untuk menggunakan aplikasi ini agar hidup sehat lebih menyenangkan. Menggunakan algoritma Biological Age Model (BAM), MyFit+ memungkinkan pengguna melihat usia biologis atau tingkat penuaan biologisnya. Pengukuran dapat dilihat berdasarkan langkah, kalori aktif, BMI, RHR (Detak Jantung), dan waktu tidur.
Melalui MyFit+, pengguna juga dapat memantau aktivitas harian dan kondisi usia biologis, serta tersedia pula tantangan aktivitas yang bervariasi dengan reward yang menarik. “Di tengah era akselerasi digital, kita dihadapkan pada kehidupan cepat dan dinamis yang telah mengubah cara kita berpikir, hidup, hingga bekerja. Kebangkitan generasi muda dan fenomena Gen X yang kini hidup lebih lama dan sejahtera, menekankan pentingnya persiapan untuk masa depan yang lebih baik. Sebagai perusahaan asuransi, kami ingin berperan aktif untuk mendukung perjalanan ke masa depan yang lebih terjamin dan berkualitas. Kami tidak hanya menawarkan perlindungan finansial, tetapi juga berkomitmen mempromosikan gaya hidup sehat melalui berbagai inisiatif seperti peluncuran aplikasi kesehatan MyFit + ini,” ujar Wianto Chen, CEO & President Director Sinarmas MSIG Life dalam acara peluncuran aplikasi MyFit+ by Sinarmas MSIG Life (11/10/2023), di Jakarta.
Dengan dukungan layanan asuransi dari Perusahaan ini, masyarakat juga dapat menghadapi risiko fisik dan finansial dengan percaya diri, memastikan masa depan yang sesuai harapan dan bermartabat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang dihimpun selama tahun 2017-2022, 86% penyebab kematian di Indonesia disebabkan Penyakit Tidak Menular (PTM) akibat gaya hidup yang kurang sehat. Hal ini sejalan dengan Laporan Nasional Sport Development Index 2021 oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yang menyatakan lebih dari 75% masyarakat Indonesia memiliki tingkat kebugaran yang kurang dan kurang sekali. Padahal, ketidakbugaran tubuh berdampak pada meningkatnya risiko penyakit berbahaya seperti jantung, stroke, diabetes, dan ginjal.
“Kita perlu menyadari pentingnya memperhatikan usia biologis dan usia kronologis, karena usia biologis lah yang terkait dengan berbagai risiko penyakit. Orang dengan usia kronologis muda tetap akan memiliki risiko tinggi terkena penyakit kronis bila memiliki usia biologis yang tua. Genetik, gaya hidup, dan lingkungan merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi usia biologis. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan aktif seperti berolahraga, dapat membantu memperlambat penuaan biologis dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan,” tutur dr. Nadia Alaydrus, Medical Doctor dalam acara tersebut.
Sementara itu, Lukman Auliadi, Head of Customer & Marketing Sinarmas MSIG Life mengungkapkan, melalui berbagai challenge serta goals harian dengan reward yang menarik, Pengguna ditantang untuk hidup lebih aktif. Dengan begitu mereka bisa mencapai usia biologis lebih muda dan meraih kondisi kesehatan prima, menurunkan risiko penyakit, sehingga dapat menjalani hidup berkualitas. “Khusus untuk Nasabah Sinarmas MSIG Life, bisa mendapatkan rewards yang lebih menarik jika status polis tetap aktif,” ujarnya. (AC)














