Jakarta, Itech- ‘Sikbes-Ikan’, atau Sistem Penjejak Ikan Nan Cerdas yang merupakan hasil pengembangan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). merupakan sistem model untuk prediksi lokasi potensi keberadaan ikan (fishing ground). Serta perhitungan nilai ekonomis ikan-ikan yang dideteksi.
Sistem Sikbes Ikan ini menggunakan pendekatan integrasi antara metode sistem pakar, atau Knowledge-Based Expert System (KBES), Penginderaan Jauh (Remote Sensing) dan Sistem Informasi Geografis (GIS). “Aplikasi Sikbes Ikan ini dapat memberikan manfaat besar bagi para nelayan yang bergerak dalam produksi penagkapan ikan, khususnya dalam meningkatkan efisiensi dan produksi dari suatu proses produksi penangkapan ikan di suatu wilayah perairan,” kata Muhamad Sadly, selaku ketua tim pengembang Sikbes Ikan dari Pusat Teknologi Pengembangan Sumberdaya Wilayah (PTPSW) BPPT di Jakarta, kemarin
Lebih lanjut Sadly menambahkan teknologi Sikbes Ikan ini terbukti efektif saat diuji coba di daerah PArigi Moutong, Sulawesi Tengah. Ia bejanji BPPT akan terus berupaya mengembangkan teknologi perikanan dan kelautan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Rencananya, beberapa instansi pemerintah daerah serta kementerian terkait juga menyatakan ketertarikannya untuk memanfaatkan teknologi tersebut.
Hal senada dikatakan Direktur PTPSW BPPT Yudi Anantasena, Sikbes Ikan BPPT untuk menjadi solusi penangkapan ikan secara konvensional. “Teknologi ini membantu nelayan untuk mengetahui secara efisien dan akurat terkait jumlah tangkapan, lokasi penangkapan, serta jalur layar kapal penangkap ikan,” papar Yudi.
SIKBES Ikan diharapkan dapat digunakan secara nasional dan untuk berbagai kepentingan terkait. “Sistem ini tak hanya andal untuk mencari lokasi ikan, namun dapat juga digunakan untuk keperluan pariwisata, bahkan memberantas penangkapan ikan yang ilegal atau illegal fishing,” jelasnya.
Diketahui, BPPT pun bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengimplementasikan sistem Sikbes Ikan di beberapa wilayah perairan Indonesia. Sudah sekitar 75 persen, yakni sekitar 19 wilayah, seperti di antara Pulau Natuna, Nipah, dan lainnya. Bantu Nelayan cari ikan, Inovasi SIKBES Ikan BPPT dapat di akses pada tautan: http://tisda.bppt.go.id/sikbes. (red/ju)
”














