ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

2024: Tahun Anti-rapuh bagi Berbagai Organisasi di Asia Pasifik

Fauzi
6 December 2023 | 10:00
rubrik: Expert
Cloudera Rilis Operational Database Cloud-Native untuk Akselerasi Pengembangan Aplikasi
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Remus Lim, Vice President APAC & Jepang, Cloudera

Perekonomian global telah melalui banyak pergolakan besar, seperti peningkatan inflasi, naiknya suku bunga dan harga minyak yang tidak stabil. Saat angin kencang ini bergerak menuju wilayah Asia Pasifik (APAC), para pemimpin bisnis APAC harus berfokus pada resiliensi dan manajemen risiko.

Yang bisa dipelajari dalam beberapa tahun terakhir adalah perusahaan-perusahaan harus menjadi antifragile atau anti-rapuh. Seperti yang digambarkan oleh penulis Nassim Nicholas Taleb, “antifragility” sebagai kemampuan untuk bertahan, berevolusi dan berkembang di lingkungan yang tidak pasti atau kacau. Berdasarkan latar belakang yang menantang ini, kami memperkirakan bahwa tahun 2024 akan menjadi tahunnya organisasi yang antifragile saat perusahaan-perusahaan mencari perlindungan untuk menghadapi tahun yang berat.

Penghematan biaya dan efisiensi operasional untuk mendukung bisnis di tahun 2024

Walaupun ada keresahan terkait dengan prediksi ekonomi pada tahun depan, pasar transformasi digital diharapkan akan menembus US$4.617,78 miliar sampai tahun 2030. Angka ini mengindikasikan bahwa meskipun bisnis akan terus berinvestasi di transformasi digital, lingkungan ekonomi yang menantang kemungkinan akan membuat mereka semakin meningkatkan inisiatif yang mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi dan memaksimalkan sumber daya yang saat ini mereka miliki. 

Namun, perusahaan-perudahaan harus melihat hal-hal di luar pekonomian yang bergejolak ini untuk mencegah membuat keputusan-keputusan bisnis dengan pandangan sempit. Perusahaan-perusahaan harus bijaksana dan penuh pertimbangan saat memetakan arah bisnis di masa depan. Mengadopsi strategi bisnis jangka panjang mengharuskan berbagai perusahaan untuk mendedikasikan sumber daya untuk infrastruktur dan keahlian. Dengan mempersiapkan teknologi, manusia dan prosesnya untuk masa depan, sebuah organisasi bisa dengan mudah bertumpu pada inovasi, untuk menjadi antifragile di masa ekonomi baik dan buruk.

BACA JUGA:  Hanya meng-klik dan menerima kebijakan privasi tanpa membacanya - itu kesalahan

Memonetasi data untuk antifragility

Kebanyakan organisasi tidak harus diberitahu mengenai pentingnya data. Ini sudah diakui sebagai aset strategis dan akan terus menjadi digital gold bagi organisasi. Namun, kami meramalkan lebih banyak perusahaan akan mulai memperlakukan data sebagai komoditas yang bisa mereka monetisasi untuk aliran pendapatan baru dan untuk mendorong inovasi lebih dari sekedar penghematan biaya.

Monetisasi data seharusnya tidak hanya dilihat sebagai langkah yang memberikan dampak langsung pada pendapatan, namun juga bagaimana data bisa dimanfaatkan untuk mendorong pengambilan keputusan bisnis yang penting dan untuk meraih inovasi. Untuk ini, perusahaan-perusahaan harus bisa memastikan integritas data, di mana datanya akurat, lengkap dan konsisten. Satu dari banyak cara untuk mencapai ini adalah dengan memperhatikan data lineage (asal usul data), di mana perusahaan tahu dengan jelas asal data mereka, bagaimana ini telah berubah dan tujuan akhirnya di dalam siklus hidupnya.

Di saat semakin banyak organisasi menyimpan data di on-premise dan di cloud, menjalankanplatform manajemen data dengan arsitektur modern bisa mempercepat waktu untuk mendapatkan insight dan menyediakan akses ke data dan analitik di semua lini bisnis. Akses cepat ke insight ini akan memungkinkan organisasi untuk menjadi organisasi yang digerakkan oleh data dan membuat keputusan bisnis strategis yang sejalan dengan tujuan perusahaan.

Mengoperasionalkan Artificial Intelligence (AI) untuk mendorong nilai bisnis

AI menjadi berita utama ditahun 2023 dan ini akan terus berlanjut di tahun 2024. Generative AI dan machine learning (ML) sudah bisa diakses oleh orang banyak, dengan banyak organisasi mengambil langkah yang sama serta menentukan keuntungan yang bisa diberikan AI/ML untuk bisnis mereka.

Meskipun mengoperasionalkan AI bisa digunakan untuk mendorong penghematan biaya dan efisiensi operasional dengan mengotomatisasikan tugas-tugas yang berulang, membosankan dan memakan waktu, AI juga bisa digunakan untuk membuka peluang inovasi dan pendekatan kreatif terhadap tantangan bisnis. Platform AI tidak bekerja sendiri – seluruh arsitektur data bisnis tersebut harus diintegrasikan untuk memberikan akses cepat dan mudah ke data yang tersedia. Kualitas model AI/ML sama dengan data yang diberikan kepada mereka – ini membutuhkan keamanan yang konsisten dan kontrol tata kelola di seluruh organisasi.

BACA JUGA:  Cloudera Machine Learning Suguhkan Fitur MLOps Baru

Perusahaan-perusahaan yang ingin memanfaatkan model AI/ML harus memastikan bahwa mereka menjalankanstrategi AI/ML dan platform data yang benar, termasuk rangkaian teknologi keamanan dan tata kelola yang terintegrasi dan bisa menyediakan konteks data yang konsisten di seluruh organisasi tersebut terlepas di mana data tersebut disimpan. Menggunakan platform seperti ini memungkinkan berbagai organisasi untuk memiliki visibilitas dan kendali penuh atas data mereka di mana pun lokasinya. Digabungkan dengan tata kelola data yang benar dan komitmen organisasi terhadap inisiatif tata kelola data, sebuah organisasi bisa percaya bahwa data mereka memberikan insight yang handal dan untuk membentuk fondasi untuk penggelaran AI.

Resiliensi organisasi tidak harus mengorbankan inovasi atau pertumbuhan

Saat organisasi bersiap menghadapi masa depan ekonomi yang tidak pasti, mereka harus menjaga langkah-langkah tersebut tidak mengorbankan inovasi atau pertumbuhan.

Untuk berhasil mendapatkan keuntungan dari AI membutuhkan strategi AI yang hati-hati dan penuh pertimbangan. Ketergesaan untuk menjalankanAI harus sejalan dengan strategi bisnis organisasi, alih-alih langsung ikut-ikutan saja. Kemungkinan besar sebuah organisasi tidak akan mendapatkan banyak keuntungan jika hanya menggelar satu kasus penggunaan AI secara sembarangan dan berbeda.

Perusahaan-perusahaan juga harus berkomitmen untuk membangun fondasi AI yang kuat secepatnya. Sangat penting bagi satu organisasi untuk memastikan bahwa teknologi, manusia dan prosesnya saling mendukung dan bekerja secara selaras. Melakukan hal ini memungkinkan berbagai organisasi untuk membangun dan melatih penerapan AI-nya pada data yang tepercaya, mendorong inovasi dan pertumbuhan bahkan di waktu yang tidak pasti.

Sebuah organisasi yang resilien tahan terhadap goncangan dan tetap teguh; organisasi antifragile terus melakukan perbaikan, berkembang dan menjadi lebih kuat.

Tags: Cloudera
Previous Post

Tiga Solusi Layanan Digital Perusahaan yang Andal dan Modern dari Multipolar Technology

Next Post

Pertama dengan Angka 7 di C Series, realme C67 Bawa Peningkatan Besar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto