ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Mengatasi Fenomena ‘Brain Drain’: Strategi Mempertahankan dan Menarik Tenaga Kerja Terbaik di Indonesia

Teguh Imam Suyudi
26 July 2024 | 17:00
rubrik: Research
panduan-strategis-pencari-kerja-talent-war-2025

Ilustrasi Karyawan (Gambar: Media Sosial)

Share on FacebookShare on Twitter

Fenomena “brain drain” sedang menjadi perbincangan, dan merujuk pada perpindahan tenaga kerja terampil dari satu daerah ke daerah lain – seringkali antar negara untuk mencari peluang pekerjaan atau standar hidup yang lebih baik. Istilah ini sering menggambarkan pergerakan profesional seperti dokter, tenaga kesehatan, ilmuwan, insinyur, atau profesional keuangan. “Brain drain” menjadi isu besar ketika menyebabkan kekurangan keahlian profesional, menciptakan celah keterampilan yang sulit digantikan. Hal ini berdampak negatif terhadap perkembangan industri dan menghambat pertumbuhan ekonomi negara.

Berdasarkan data dari The Global Economy Human Flight Brain Drain Index, antara 2007-2023, Indonesia menjadi negara tertinggi ke-empat di Asia Tenggara untuk jumlah migrasi individu berketerampilan tinggi. Laporan Decoding Global Talent 2024: “Tren Mobilitas Pekerja” oleh Jobstreet by SEEK mengungkapkan bahwa banyak orang Indonesia mencari peluang karir lebih baik di luar negeri, dengan Australia sebagai tujuan utama dan Jepang dan Singapura sebagai tujuan terpopuler di Asia. Laporan Rekrutmen, Kompensasi, dan Manfaat 2024 oleh Jobstreet by SEEK juga menyebutkan alasan utama orang Indonesia mencari pekerjaan di luar negeri adalah untuk kesempatan kerja lebih baik, kualitas hidup lebih tinggi, dan pendapatan lebih tinggi.

“Brain drain” berdampak negatif pada industri ketenagakerjaan dengan menyebabkan kekurangan tenaga ahli terampil, memperburuk struktur ketenagakerjaan, menghambat kemajuan industri dan pertumbuhan ekonomi domestik. Hal ini juga berpotensi memberikan dampak buruk terhadap tujuang jangka panjang Indonesia Emas 2045. Keterbatasan lapangan kerja yang memadai dan kualitas pekerjaan yang rendah mendorong talenta terbaik untuk mencari peluang di luar negeri, sehingga fenomena “brain drain” semakin memberikan dampak buruk di Indonesia. 

Oleh karena itu, Jobstreet by SEEK berbagi wawasan melalui laporan eksklusifnya untuk menyediakan informasi yang dapat membantu perusahaan dalam merancang strategi rekrutmen dan retensi pekerja yang lebih baik, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih menarik dan kompetitif di pasar global. Berikut adalah beberapa rekomendasi bagi perusahaan untuk dapat mempertahankan pekerja dan menarik tenaga kerja terbaik:

BACA JUGA:  Ini Alasan Internetan Jam 9 Malam Sangat Lemot di Indonesia

Mengevaluasi dan meningkatkan kompensasi dan manfaat 

Perusahaan perlu menonjolkan keunggulan mereka sebagai tempat kerja yang ideal, seperti budaya kerja yang inklusif, memberikan fasilitas yang mendukung kualitas hidup yang baik, dan peluang karir yang menarik. Dengan memperkuat proposisi nilai ini, perusahaan dapat menawarkan lingkungan kerja yang lebih menarik dan memenuhi harapan karyawan, sehingga mengurangi keinginan karyawan untuk mencari peluang kerja di luar negeri, ataupun perusahaan lain di dalam negeri.

Menawarkan manfaat kompetitif, seperti cuti khusus, manfaat finansial, dan program pelatihan juga dapat meningkatkan daya tarik perusahaan. Manfaat tambahan seperti tunjangan internet dan subsidi biaya transportasi akan membuat perusahaan lebih kompetitif dan dapat membantu mempertahankan karyawan yang mungkin sedang mempertimbangkan tawaran dari perusahaan lain.

Pengembangan Keterampilan

Memfasilitasi pengembangan keterampilan melalui program pelatihan yang relevan dengan industri dapat membantu mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan siap kerja. Dengan tenaga kerja yang terlatih, perusahaan dapat mengurangi waktu dan usaha dalam mencari kandidat dari luar perusahaan. Investasi dalam pengembangan karir tidak hanya meningkatkan kepuasan dan  loyalitas pekerja tetapi juga mempercepat perkembangan karir mereka, sehingga mengurangi risiko mereka meninggalkan perusahaan, dan tentunya meningkatkan produktivitas pekerja.

Mendukung Kesejahteraan Pekerja

Fokus pada kesejahteraan pekerja dengan menyediakan dukungan kesehatan mental, program bantuan pekerja, dan inisiatif work-life balance. Lingkungan kerja yang sehat dan mendukung akan membantu mengurangi stres dan meningkatkan kepuasan kerja. Karyawan yang merasa didukung dan dihargai lebih cenderung bertahan di perusahaan, mengurangi risiko “brain drain”.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, perusahaan dapat mengurangi dampak dari fenomena “brain drain”, meningkatkan retensi karyawan dan membantu berkontribusi pada perkembangan industri yang lebih kuat untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

BACA JUGA:  Report: Indonesia Bakal Hadapi Banyak Ancaman Tahun Depan
Tags: Brain DrainJobStreet by SEEKKementerian Tenaga Kerja
Previous Post

DE-CIX Indonesia Umumkan Ekspansi Strategis dengan Point of Presence di Data Center Terkemuka Jakarta

Next Post

KAI dan HaiBolu Gelar Pelatihan, Perkuat Digitalisasi dan HAKI untuk UMK Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Veeka, Bantu Pengguna Temukan Pasangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto