ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Hadirkan AI Everyday, Everywhere, Samsung Perluas Visi ‘AI for All’ di CES 2025

Fauzi
7 January 2025 | 14:00
rubrik: Product
Hadirkan AI Everyday, Everywhere, Samsung Perluas Visi ‘AI for All’ di CES 2025

Samsung di CES 2025, Foto: Samsung

Share on FacebookShare on Twitter

Dengan fokus menjadikan AI sebagai pengalaman “Everyday, Everywhere”, Samsung Electronics Co, Ltd. meluncurkan visi baru “AI for All” di CES® 2025.

Berbekal kepemimpinan dalam teknologi connected home selama lebih dari satu dekade, Samsung memanfaatkan kekuatan AI untuk menghadirkan kecerdasan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pengguna dapat merasakan pengalaman yang lebih personal, berdampak, dan memberdayakan dunia.

Jong-Hee (JH) Han, Vice Chairman, CEO and Head of Samsung’s Device eXperience (DX) Division, membuka konferensi pers CES 2025 Samsung dengan memperkenalkan road map perusahaan untuk Home AI, sebuah rencana untuk mendefinisikan ulang konsep rumah dengan menghadirkan layanan yang sepenuhnya personal melalui perangkat cerdas dan terhubung. Strategi ini, didukung oleh inovasi Samsung dalam perangkat bertenaga AI yang mencakup perangkat mobile, perangkat rumah tangga, dan visual display, mencerminkan komitmen jangka panjang Samsung terhadap inovasi yang berpusat pada manusia dengan membawa kekuatan AI ke dalam kehidupan sehari-hari, Samsung berupaya untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi semua orang.

“Saya bangga dengan pencapaian kami dalam menghadirkan teknologi dan kecerdasan baru ke dalam rumah, menghubungkan perangkat-perangkat utama dan menetapkan standar untuk rumah masa depan,” ujar Vice Chairman Han. “Tahun ini di CES, kami memperkuat komitmen kami untuk menyediakan pengalaman yang dipersonalisasi melalui perluasan implementasi AI dan kami akan melanjutkan perjalanan kepemimpinan AI ini di rumah dan di mana pun, tidak hanya untuk satu dekade mendatang, tetapi juga untuk abad berikutnya.”

Meningkatkan Pengalaman Sehari-hari dengan Home AI
Sesi selanjutnya dalam konferensi pers tersebut, Jonathan Gabrio, Head of the Connected Experience Center di Samsung Electronics America, menjelaskan tentang visi Home AI Samsung, dengan menegaskan komitmen perusahaan untuk mengintegrasikan AI ke dalam berbagai pengalaman terhubung guna memenuhi kebutuhan gaya hidup yang beragam. Baik untuk rumah individu maupun untuk keluarga multi-generasi yang tinggal di bawah satu atap, Home AI dirancang untuk belajar dari kebiasaan dan beradaptasi dengan rutinitas setiap individu, menciptakan pengalaman rumah pintar yang sepenuhnya personal.

Keamanan dan Privasi menjadi pilar utama dalam strategi Samsung untuk Home AI. Samsung memahami bahwa seiring dengan bertambahnya perangkat yang terhubung di rumah dan semakin personalnya teknologi AI, perlindungan privasi pengguna menjadi semakin penting. Untuk memenuhi kebutuhan ini, Samsung telah memperluas kapabilitas keamanannya. Kini, Samsung Knox Matrix hadir untuk melindungi perangkat rumah tangga, perangkat mobile, dan TV dengan teknologi blockchain yang inovatif, memastikan perangkat yang terhubung dapat saling bekerja sama untuk melindungi rumah, data, dan satu sama lain, dari ancaman digital. Melalui Knox Matrix Dashboard yang menawarkan kontrol privasi transparan, pengguna dapat menikmati pengelolaan keamanan yang lebih sederhana di seluruh ekosistem rumah terhubung. Ketika informasi yang ada di berbagai perangkat mengalami sinkronisasi, fitur Credential Sync dari Knox Matrix akan memastikan bahwa data hanya dapat dienkripsi atau didekripsi dari perangkat pengguna. Samsung Knox Vault juga menambahkan lapisan perlindungan ekstra dengan menjaga informasi yang sensitif, seperti kata sandi atau PIN tetap terisolasi di lokasi yang aman.

BACA JUGA:  Huawei WATCH Ultimate 2 Segera Hadir di Indonesia

Samsung One UI menghadirkan pengalaman software terintegrasi di semua perangkat Samsung yang terhubung, meningkatkan interoperabilitas, memberdayakan pengguna dengan fitur-fitur berbasis AI, dan menjamin pembaruan software hingga tujuh tahun.

Semua ini didukung oleh SmartThings, platform rumah pintar Samsung yang menghadirkan konektivitas cerdas kepada ratusan juta pengguna di seluruh dunia. Berlandaskan pada komitmen Samsung terhadap inovasi terbuka dan kemitraan, SmartThings dilengkapi dengan teknologi AI terbaru yang dirancang untuk menyederhanakan dan mempersonalisasi pengalaman rumah pintar, menciptakan kenyamanan yang sempurna. Fitur SmartThings Ambient Sensing secara intuitif memahami lingkungan dan konteks situasional pengguna dengan menganalisis berbagai elemen, termasuk gerakan manusia dan suara sekitar, melalui perangkat yang terhubung di rumah. Hal ini memungkinkan perangkat untuk merespons dan beradaptasi secara cerdas dan mulus dengan rutinitas sehari-hari.

Bixby Voice, asisten suara AI yang telah disempurnakan, kini diintegrasikan untuk meningkatkan kegunaannya. Asisten digital ini telah dilatih untuk mengenali suara individu, memungkinkan respons terhadap perintah yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi setiap pengguna.

Cara lain SmartThings menyederhanakan kehidupan sehari-hari adalah melalui Flex Connect, program respons permintaan energi Samsung yang memberikan insentif kepada pelanggan yang mendaftarkan perangkat mereka ke SmartThings dan menggunakan SmartThings Energy. Melalui program ini, pengguna dapat membantu mengurangi beban pada jaringan listrik lokal sambil menerima hadiah berupa poin Samsung Rewards. Pada tahun 2025, program ini akan diperluas dari New York dan California ke beberapa wilayah tertentu di Texas, untuk membantu mengatasi kebutuhan jaringan listrik di negara bagian tersebut.

Pembaruan pada Home AI ini menghemat waktu yang sebelumnya dihabiskan untuk manajemen rumah, sehingga pengguna dapat berfokus pada hal-hal yang lebih penting dan mengeksplorasi passion baru. Galaxy Book5 Pro dan Galaxy Book5 360 terbaru dari Samsung merupakan AI PC yang dibuat untuk meningkatkan produktivitas dengan Prosesor Intel® Core™ Ultra (Seri 2) dan meningkatkan kreativitas dengan fitur-fitur seperti AI Select dan Samsung Studio. AI Select mempermudah browsing, sementara Samsung Studio memungkinkan pengguna untuk mengedit foto dan video di smartphone, tablet, atau PC Galaxy mereka di mana pun inspirasi muncul, baik di rumah maupun dalam perjalanan. Didukung oleh NPU, Photo Remaster meningkatkan foto beresolusi rendah menjadi visual berkualitas tinggi, sementara Storage Share memungkinkan pengguna mengakses file langsung dari smartphone ke PC, tanpa perlu mengunduhnya terlebih dahulu.

Dengan produktivitas, datang pula proaktivitas. Ketika AI dan Samsung Health digabungkan, pengguna diberdayakan untuk mengendalikan kesehatan dan kebugaran mereka. Dengan insight kesehatan berbasis AI yang dikumpulkan oleh Galaxy Ring dan Galaxy Watch, Samsung membantu pengguna memahami data mereka dan membuat keputusan yang lebih tepat terkait kesehatan. Kemampuan baru ini akan semakin meningkatkan pengalaman keseluruhan Samsung Health, yang merupakan solusi kesehatan menyeluruh yang mengintegrasikan seluruh rumah dengan mulus.

Hiburan Tanpa Batas di Era AI
Pengalaman layar terbaru Samsung, yang didukung oleh Samsung Vision AI, menghadirkan kegembiraan yang tak terduga dalam kehidupan sehari-hari pengguna melalui personalisasi luar biasa dan fitur-fitur baru yang menarik. Pengalaman AI Screen menyematkan kecerdasan ke dalam TV, menawarkan fitur-fitur seperti Generative Wallpaper, Live Translate, dan Click to Search, kepada pengguna. Di garis depan teknologi ini adalah Neo QLED 8K, yang memberikan pengalaman menonton paling canggih melalui fitur-fitur AI seperti 8K AI Upscaling Pro, Auto HDR Remastering Pro, dan Color Booster Pro – semuanya bekerja di balik layar untuk meningkatkan kualitas gambar secara cerdas. Selain itu, pengalaman seni The Frame semakin berkembang, memungkinkan semua Samsung QLED dapat menampilkan lebih dari 3.000 karya seni digital, sehingga dapat mengubah ruangan mana pun menjadi galeri pribadi.

BACA JUGA:  CleverTap Luncurkan Product Experiences, Optimalkan Pengalaman Pengguna Aplikasi dan Web

Komitmen Samsung terhadap strategi Screens Everywhere tercermin dalam pilihan display baru untuk perangkatnya, termasuk kulkas baru yang dilengkapi dengan layar AI Home seluas 9inci serta perangkat lainnya dengan layar 7inci. Konsumen akan dapat menikmati fungsionalitas yang lebih tinggi – seperti berbagai layanan hiburan, fitur AI seperti AI Vision Inside dan akses langsung ke layanan belanja online Instacart – pada rangkaian produk yang lebih luas.

Membawa AI Everywhere
Selain rumah, inovasi AI Samsung siap mentransformasi kategori dan industri baru melalui SmartThings Pro. Diciptakan untuk menghadirkan solusi digital berbasis AI yang sama dengan yang ditawarkan SmartThings kepada para mitra bisnis, SmartThings Pro merupakan solusi B2B yang mencakup berbagai sektor, mulai dari rumah multi-hunian hingga ruang retail, hotel, sekolah, dan lainnya. Sejak diluncurkan pada bulan Juni lalu, SmartThings Pro memberikan integrasi kepada bisnis untuk memahami penggunaan energi, secara proaktif mengidentifikasi perangkat yang memerlukan perawatan, dan menawarkan kontrol yang komprehensif terhadap solusi yang terhubung. Samsung bekerja sama dengan para mitra untuk menciptakan platform inovatif, Future Innovation Technology (FIT), yang dirancang untuk bisnis dan bangunan yang lebih besar guna mengatur kontrol iklim otomatis yang menghemat energi, dan mengurangi biaya listrik.

Perusahaan juga bekerja sama dengan Samsung Heavy Industries dalam kolaborasi SmartThings terbaru yang menggunakan standar konektivitas Matter untuk terhubung dengan kapal-kapal yang kompatibel. SmartThings for Ships memiliki Pre-Sailing Mode, yang memungkinkan kapten dan kru kapal untuk melakukan otomatisasi begitu mesin menyala dan mengaktifkan pengaturan untuk suhu dan pencahayaan, sehingga menghemat waktu dan energi. Sementara itu, Care Mode memberikan tampilan lengkap mengenai daya kapal, sistem AC, dan alarm asap, sedangkan Protection Mode terus memantau – dan akan memberikan peringatan kepada kapten dan kru kapal – setiap aktivitas yang tidak normal.

Selain itu, Samsung memperluas integrasi SmartThings dan otomotif dalam kemitraan baru dengan Hyundai Motor Group untuk menghadirkan SmartThings ke kendaraan listrik Hyundai. Dengan ekosistem yang lebih luas, pengguna kini dapat menggunakan SmartThings Find untuk dengan mudah menemukan mobil yang diparkir, bahkan di tempat parkir yang ramai. Berkat kekuatan Home AI, SmartThings dapat memberikan rekomendasi tentang kapan sebaiknya mengisi ulang daya kendaraan listrik berdasarkan jadwal dan tarif listrik. Jika terjadi pemadaman listrik di lingkungan sekitar, SmartThings secara otomatis akan mengaktifkan Battery Backup Mode, yang bekerja bersama AI Energy Mode untuk memperpanjang daya baterai dan memastikan perangkat rumah tangga tetap dapat berfungsi.

BACA JUGA:  Jurnalis Diganti Dengan Robot

Samsung dan anak perusahaannya di bidang otomotif yaitu Harman, melanjutkan janji mereka untuk mengubah pengalaman di dalam mobil dengan produk-produk baru yang menghadirkan kesadaran kontekstual ke dalam kabin. Dengan memanfaatkan keahlian Samsung dalam UX dan AI, avatar baru di dalam kendaraan HARMAN bertindak sebagai kopilot digital cerdas yang bekerja dengan produk-produk Harman seperti Ready Care dan Ready Vision untuk mengantisipasi kebutuhan sementara pengemudi fokus pada jalan.

Memberdayakan Generasi Penerus
Terakhir, Inhee Chung, Vice President Corporate Sustainability Center, menggarisbawahi bagaimana visi AI for All dari Samsung berakar pada komitmen brand ini untuk memanfaatkan kekuatan teknologi canggih demi dunia yang lebih baik dan inklusif. Samsung memperkenalkan fitur aksesibilitas yang beragam dan lebih baik melalui perangkat dan layanan bertenaga AI, dimulai dengan kemampuan untuk menyinkronkan fitur aksesibilitas secara otomatis di seluruh perangkat rumah tangga, cukup dari sebuah smartphone.

Mulai paruh pertama tahun ini, Bixby akan secara otomatis mengonfigurasi perangkat yang terhubung untuk menampilkan teks dengan kontras tinggi atau memberikan panduan suara kepada anggota keluarga yang mengalami gangguan penglihatan, hanya dengan mengenali suara mereka. Bagi mereka yang memiliki penglihatan rendah, AI akan meningkatkan Audio Subtitle dengan menurunkan volume audio bahasa asing dan membacakan subtitle dalam bahasa yang dipilih pengguna.

Chung juga membahas bagaimana inisiatif seperti Samsung Solve for Tomorrow, Samsung Innovation Campus, dan kerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) mendukung generasi inovator berikutnya. Saat ini, Samsung Solve for Tomorrow menantang lebih dari 2,6 juta siswa di 66 negara untuk memanfaatkan STEM guna mengatasi tantangan di komunitas mereka.

Secara khusus, selama Olimpiade Paris 2024 tahun lalu, Samsung dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) meluncurkan komunitas digital “Together for Tomorrow, Enabling People” dan menunjuk 10 tim teratas dari Solve for Tomorrow global sebagai duta komunitas. Sementara itu, Samsung Innovation Campus telah membantu mempersiapkan hampir 180.000 generasi muda di 33 negara untuk memasuki dunia kerja melalui pelatihan tentang teknologi yang sedang berkembang seperti AI, IoT, dan big data.

Achim Steiner, Administrator UNDP, bergabung dengan VP Chung dalam pesan video untuk memberikan informasi terbaru mengenai kemitraan Samsung dan UNDP dalam memanfaatkan kekuatan teknologi demi kebaikan. Sejak diluncurkan lima tahun yang lalu, aplikasi Samsung Global Goals telah mengumpulkan lebih dari US$20 juta berkat hampir 300 juta pengguna yang menggunakan smartphone, tablet, atau jam tangan Galaxy. Selain itu, kerja sama Samsung dan UNDP melalui inisiatif Generation17 terus menginspirasi para pemimpin muda yang luar biasa di seluruh dunia yang memobilisasi komunitas mereka untuk memajukan Global Goals.

Tags: AIAI for AllCES 2025Generative AISamsungSamsung BESPOKE AI
Previous Post

Indeks SPBE Nasional 2024 Meningkat, Skor 3,12

Next Post

KemenPANRB Evaluasi Indeks SPBE Nasional, Ini Hasilnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto