ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Layanan Fintech Ini Ukur Kepribadian Sebagai Dasar Pemberian Angka Kredit Bagi UKM

Ahmad Churi
24 February 2017 | 14:32
rubrik: Indeks, Telco
Share on FacebookShare on Twitter
p2plending
Sumber: Geting Money Wise

Jakarta, itech – Untuk mempermudah usaha mikro mendapatkan akses pembiayaan, Amartha meluncurkan Sistem Skor Kredit baru. Sistem skor kredit ini berbeda dengan sistem skor kredit konvensional. Jika sistem skor kredit konvensional dibuat berdasarkan sistem jaminan dan perlu mengetahui credit history seseorang di perbankan, maka Amartha menawarkan penilaian kredit berdasarkan kepribadian kreditur. “Kami mengukur bagaimana korelasi kemungkinan kredit macet dengan kepribadian seseorang seperti sikap, niat baik, dan kepercayaan diri peminjam,” jelas CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra.

Hal ini dilakukan lantaran menurut Amartha metode credit scoring yang ada seperti BI Checking hanya dapat melayani usaha dan perorangan yang sudah memiliki credit history di perbankan. Sistem ini tidak memungkinkan untuk melayani masyarakat unbanked dan tinggal di pelosok pedesaan. Padahal, sebagian besar pelaku usaha mikro di Indonesia saat ini masih didominasi oleh mereka yang masuk dalam kategori masyarakat unbanked (tidak memiliki akun atau tidak mendapatkan akses pada layanan perbankan).

Padahal usaha mikro dan UKM unbanked ini merupakan potensi besar terhadap GDP dan penyerapan tenaga kerja, jika dapat diberdayakan secara optimal. “Terdapat 57 juta UMKM di Indonesia pada tahun 2013 yang mampu menyerap 96% pekerja dan berkontribusi pada GDP Indonesia sebesar 58%,” jelas Vivi Alatas, Lead Economist Bank Dunia.

Penilaian perilaku

Lalu, bagaimana Amartha menilai kepribadian calon peminjam mereka? Amartha menggunakan hasil uji psikometrik untuk menilai kepribadian peminjam. mereka yang sudah memiliki usaha maupun mereka yang baru memulai usaha. Mereka juga memanfaatkan sistem berbasis big data dan machine learning. Keduanya digunakan untuk mempelajari mengenai kemampuan dan kemauan peminjam dalam membayar angsuran. Semakin bertambahnya populasi peminjam, sistem ini akan semakin akurat memberikan prediksi tentang si peminjam dalam membayar angsuran. Dengan sistem skor kredit ini, Amartha berharap bisa membantu calon investor untuk mengenali kemampuan dan kemauan bayar pelaku UMKM sebagai calon peminjamnya.

BACA JUGA:  BMKG: Modernisasi & Transfer Teknologi Dari Perancis

Machine learning ini juga digunakan dalam proses loan origination atau pemrosesan aplikasi. Dengan demikian, Amartha bisa memberikan simulasi jumlah plafon, rate, dan jangka waktu yang berbeda untuk setiap calon peminjam. “Secara real time dan obyektif kami dapat menyajikan tabel simulasi pinjaman kepada setiap peminjam yang berbeda-beda karakter,” jelas Taufan. Ke depan, tim engineer dan data science Amartha berkomitmen untuk bisa terus mengoptimalkan sistem yang ada saat ini untuk mempercepat proses administratif. Sehingga hal seperti kredit komite dapat ditiadakan. Dengan demikian, proses penyaluran dana bisa lebih cepat pula.

 

 

P2P lending

Amartha sendiri adalah platform P2P Lending untuk usaha mikro. Layanan P2P lending adalah layanan marketplace untuk memudahkan investor menemukan peluang investasi pada pembiayaan usaha mikro dan kecil (UMKM) di Indonesia. Platform ini adalah inovasi dan pengembangan dari konsep group lending (tanggung renteng) yang sudah dilakukan sejak 2010. Pada 2016, Amartha bertransformasi menjadi fintech P2P Lending.

Sejak 2010, Amartha telah melayani lebih dari 29.000 anggota dan menyalurkan lebih dari Rp. 65 miliar pembiayaan bagi pengusaha mikro di pelosok pedesaan di Indonesia dengan default rate (gagal bayar anggota) sebesar 0% selama 6 tahun⁠⁠⁠⁠.

Jika Anda tertarik menjadi investor, Anda bisa menaruh investasi mulai dari Rp. 3.000.000. Portfolio investasi bisa Anda kelola sendiri, jadi Anda bebas menentukan siapa pengusaha mikro dan kecil (UMKM) yang ingin dibantu. Amartha menyediakan informasi peminjam dengan menyeluruh, seperti peruntukan pembiayaan, latar belakang, hinggak skor kredit yang dimiliki. Investor dapat pula menginvestasikan kembali dana pengembalian dan return yang diterima dalam rekeningnya di Amartha (e-Wallet) atau menarik dananya secara fleksibel kapan saja.

 

 

 

BACA JUGA:  Teknologi 5G Membantu Bisnis Melakukan Digitalisasi
Tags: investormarketplace simpan pinjamp2p lendingpembiayaanukm
Previous Post

Sinergi Kementerian & Lembaga hasilkan Peta rawan banjir

Next Post

Kominfo Izinkan Ceria Gelar 4G LTE

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Penyerang Menyebar Spyware Berkedok Pelanggaran Dari Firma Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan InMobi tahun 2021: Belanja Iklan Video Melonjak di Kawasan Asia Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisa Terhubung ke Smartphone, OMRON Rilis Jajaran Alat Ukur Tekanan Darah Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto