PT Asuransi Jiwa Sequis Life meresmikan kantor pemasaran baru Legend Fighter Agency di Centre Point of Indonesia (CPI) Business Park, Blok C2/08, Makassar. Kehadiran kantor ini menegaskan komitmen Sequis Life untuk:
- Memperluas akses produk perlindungan jiwa, kesehatan, dan penyakit kritis di Sulawesi Selatan.
- Meningkatkan literasi serta inklusi keuangan lewat edukasi langsung bagi masyarakat Makassar.
- Menciptakan peluang kerja lokal sebagai agen asuransi profesional.
“Perekonomian wilayah tumbuh ketika warganya melek finansial dan mampu memilih produk keuangan formal yang aman,” ujar Edisjah, Director & Chief Agency Officer Sequis Life, saat peresmian.
Peluang bagi Masyarakat Produktif Makassar
Berdasarkan Susenas BPS Kota Makassar 2024, 72,87 % penduduk berada pada usia produktif (15–64 tahun). Dengan potensi tersebut:
- Profesi agen asuransi dinilai relevan untuk menekan gap lapangan kerja.
- Agen Sequis Life akan mendapatkan pelatihan menyeluruh mengenai perencanaan keuangan.
- Masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus memberi dampak sosial positif bagi komunitas.
Kinerja Solid Sequis Life
- Premi Bruto 2024: Rp 2,99 triliun
- Total Aset 2024: Rp 19,15 triliun
- Laba Setelah Pajak 2024: Rp 449,47 miliar
- Rasio Solvabilitas (RBC) 2024: 472 %
- Kontribusi Agen: ~60 % pendapatan premi
Per 31 Maret 2025, total aset naik menjadi Rp 23,04 triliun dengan RBC terjaga pada 736 %. Angka ini menegaskan peran jalur keagenan sebagai penggerak utama pertumbuhan perusahaan.
Manfaat Literasi Keuangan bagi Keluarga
Edisjah menekankan, pemahaman finansial memungkinkan keluarga untuk:
- Mengelola pendapatan, menabung, dan berinvestasi jangka panjang.
- Melindungi aset serta memitigasi risiko lewat asuransi jiwa & kesehatan.
- Menghindari jeratan utang konsumtif dan layanan keuangan ilegal.
Dengan kantor baru di lokasi strategis CPI, masyarakat Makassar kini lebih mudah:
- Mengakses konsultasi asuransi tatap muka.
- Memilih produk perlindungan yang sesuai kebutuhan.
- Bergabung sebagai agen berlisensi demi karier dan pemberdayaan ekonomi daerah.














