ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Gelar Nutanix .NEXT Jakarta 2025, Nutanix Ungkap Tren, Solusi Terbaru dan Kiprahnya di Indonesia

Fauzi
19 June 2025 | 21:10
rubrik: Business Solution
Gelar Nutanix .NEXT Jakarta 2025, Nutanix Ungkap Tren, Solusi Terbaru dan Kiprahnya di Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Perusahaan komputasi hybrid multicloud, Nutanix, mengungkap sejumlah tren teknologi utama di Asia Pasifik dan Jepang (APJ) saat Media Briefing di sela-sela acara Nutanix .NEXT Jakarta 2025 yang digelar di Jakarta, hari ini (19/06/2025). Adapun tren yang dimaksud dipaparkan berikut ini.

AI: Kebutuhan yang Strategis untuk Asia Tenggara
Di kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ), organisasi-organisasi sedang berlomba-lomba untuk menerapkan AI; 60% dari organisasi di kawasan ini sudah menerapkan strategi Generative AI (GenAI), menurut laporan 2025 Nutanix Enterprise Cloud Index (ECI). Asia Tenggara berada di garis terdepan tren ini, dengan pertumbuhan AI yang digerakkan oleh peningkatan otomatisasi, strategi AI nasional yang kuat, dan peningkatan pengadopsian AI oleh enterprise.

Namun, meningkatkan skala GenAI dari pengembangan ke produksi tetap menjadi tantangan global, terutama di kawasan APJ di mana integrasi infrastruktur IT menjadi penghambat terbesar (Laporan 2025 ECI). Untuk membuka potensi penuh GenAI, organisasi harus memprioritaskan modernisasi infrastruktur IT mereka guna memastikan infrastruktur tersebut scalable, aman dan siap AI.

Peralihan yang Cepat ke Aplikasi Cloud-Native
Didorong oleh ekonomi digital yang melonjak 2,5 kali lipat menjadi US$ 11 miliar pada 2024 (vs.2022), Asia Tenggara dengan cepat mengadopsi aplikasi cloud-native. Hal ini memungkinkan perusahaan menyediakan layanan digital yang lebih agile, scalable dan inovatif.

Kontainerisasi aplikasi, yang kini menjadi standar global untuk pengembangan cloud-native, memungkinkan akses data yang aman dan lancar di seluruh lingkungan hybrid multicloud. Di kawasan APJ, sebanyak 80% organisasi sudah melakukan kontainerisasi pada beberapa aplikasi mereka, dan 16% lainnya sedang dalam proses melakukannya (Laporan 2025 ECI ). Seiring dengan pertumbuhan pengadopsian ini, penguasaan Kubernetes dalam skala besar menjadi sangat penting.

BACA JUGA:  Gelar Agentforce World Tour Jakarta, Salesforce Pamer Inovasi Agentic AI

Menavigasi Biaya dan Memastikan Resiliensi
Dengan tekanan biaya yang semakin besar, pemimpin IT di Asia Tenggara memikirkan ulang strategi cloud mereka untuk menyeimbangkan fleksibilitas, efisiensi, dan resiliensi. Sebanyak 95% organisasi di dunia mengatakan GenAI telah membentuk ulang prioritas mereka, terutama seputar keamanan dan privasi. Insight ini juga tercermin di APJ (Laporan 2025 ECI ).

Dalam lingkungan ini, arsitektur hybrid multicloud, digabungkan dengan kontainerisasi dan Kubernetes, sangat penting untuk mengatasi tantangan sekaligus mendorong inovasi.

Nutanix: Memberdayakan AI dan Cloud Native di Asia Tenggara
Nutanix adalah pemimpin dalam komputasi hybrid multicloud, memberdayakan organisasi-organisasi untuk berinovasi saat ini dan bersiap menghadapi teknologi masa depan seperti AI, aplikasi cloud-native, dan operasional hybrid yang terdistribusi. Dengan Nutanix Cloud Platform dan ekosistem mitra yang ekstensif, pelanggan bisa dengan aman dan lancar menjalankan data, aplikasi, dan AI mereka di mana saja di seluruh edge, pusat data, dan cloud.

“Kami sangat berkomitmen di Asia Tenggara, melalui kehadiran yang kuat dan investasi berkelanjutan di Indonesia, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Kami membantu organisasi-organisasi di kawasan ini untuk meraih kesuksesan jangka panjang dengan memberikan kebebasan dan kendali terhadap memodernisasi infrastruktur IT, meningkatkan kemampuan AI, dan mempersiapkan operasional yang siap menghadapi masa depan di lingkungan hybrid multicloud. Baik itu menggunakan platform yang siap AI atau memodernisasi sistem lama, Nutanix membantu membangun fondasi yang agile dan cloud-smart untuk mendorong inovasi tanpa kompromi,” tulis Nutanix dalam keterangan resminya.

Perkembangan dan Solusi Terbaru Nutanix

  • Nutanix Memperkenalkan Nutanix Cloud Infrastructure untuk Penyimpanan Eksternal
  • Nutanix dan Pure Storage Memberikan Pilihan yang Lebih banyak kepada Pelanggan dengan Solusi Terintegrasi yang Baru untuk Beban Kerja yang Sangat Penting
  • Nutanix Mengumumkan Pratinjau Publik (Public review) untuk Nutanix Cloud Clusters on Google Cloud
  • Nutanix Mengumumkan Cloud Native AOS untuk Memperluas Nilai Enterprise ke Kubernetes di Mana Saja
  • Nutanix Memungkinkan Agentic AI di Mana Saja dengan Perilisan Baru Nutanix Enterprise AI
BACA JUGA:  ZTE Hadirkan Produk & Solusi Lebih Efisien, Ramah Lingkungan dan Mutakhir di MWC 2023

Nutanix di Indonesia
Tidak ketinggalan pada kesempatan kali ini Nutanix juga menceritakan sekilas tentang sejarah perusahaan di Indonesia. Nutanix telah lama hadir di Indonesia dan beroperasi di market ini sejak tahun 2009. Saat ini, perusahaan fokus untuk memberdayakan bisnis di Indonesia agar dapat bergerak melampaui transformasi digital yang mendasar dan mempercepat fase pertumbuhan mereka berikutnya. Hal ini termasuk menyediakan fondasi penting untuk inovasi dan pengadopsian AI serta aplikasi cloud-native.

“Di Indonesia sendiri kita melihat bagaimana sih dengan kondisi kita yang begitu luas, kita bisa memberikan single dan consistant platform untuk customer kami bisa mengguakan aplikasi secara tradisional ataupun di Cloud Native, dan itu semua konsisten. Di sisi lain juga untuk customer-customer kami mereka bisa memanfaatkan teknologi yang kami miliki untuk memaksimalkan objectives dari company untuk memodernisasi IT mereka,” ujar Robert Kayatoe, Country Manager untuk Indonesia.

“Dari yang ada kalau kita lihat di dunia IT kita bilang bahwa grow dari data dan lain-lain begitu besarnya. Bagaimana Nutanix ikut ke sana, kita melihat bahwa IT sekarang harus dimodernisasi dari sisi infrastruktur sampai ke aplikasi yang ada. Tadi kita sampaikan bahwa AI, hybridcloud itu jadi solusi-solusi kita menjadikan customer kita fleksibel untuk memilih platform yang mereka mau. Mau dari yang kecil hingga yang besar, dan itu ada di Indonesia, kita serve untuk Indonesia selama hampir sepuluh tahun itu,” sambungnya.

Saat ini, Nutanix melayani berbagai pelanggan di Indonesia dari berbagai sektor, termasuk namun tidak terbatas pada layanan keuangan, sektor publik, serta manufaktur dan layanan.

Pelanggan lokal terkemuka di antaranya:

  • Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia: Kementerian Dalam Negeri RI: memilih Nutanix untuk memodernisasi infrastruktur IT mereka, mendukung layanan e-government yang lebih responsif dan aman di seluruh Indonesia. Dengan mengadopsi hyperconverged infrastructure (HCI) dari Nutanix, Kementerian ini menyederhanakan manajemen pusat data, meningkatkan penyediaan layanan untuk lebih dari 250 juta rakyat Indonesia dan membuka jalan ke inisiatif pemerintah digital yang siap menghadapi masa depan.
  • Artajasa: Sebagai penyedia infrastruktur pembayaran terkemuka di Indonesia, Artajasa meningkatkan resiliensi dan skalabilitas IT-nya dengan menerapkan Nutanix HCI. Solusi ini memungkinkan Artajasa mengurangi downtime pada sistem mereka, menyederhanakan operasional, dan memastikan layanan transaksi antar bank yang sangat penting seperti ATM Bersama selalu dapat diakses.
  • Pegadaian: Pegadaian, perusahaan jasa keuangan dan pegadaian milik negara, beralih ke Nutanix untuk mendukung perjalanan transformasi digitalnya. Dengan hyperconverged infrastructure dari Nutanix, Pegadaian meningkatkan keamanan data, meningkatkan kinerja sistem, dan mengurangi beban kerja operasional tim TI, sehingga institusi ini dapat melayani masyarakat Indonesia yang tidak memiliki rekening bank dengan lebih baik.
BACA JUGA:  AUKEY Buka Flagship Island Booth ke-7 di Jakarta
Tags: Agentic AIAIGenerative AIKubernetesNutanix
Previous Post

Perlindungan Data di Era AI: Menjaga Privasi dan Mencegah Pelanggaran

Next Post

Ini Pentingnya Penyimpanan Data Riset Melalui RIN Untuk Keberlanjutan Science

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melalui MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Perluas Akses Piala Dunia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suguhkan Visual Imersif, Ini Jajaran Monitor Gaming Predator dan Nitro Terbaru Acer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenalkan Prosesor Intel Arc G-Series, Intel Tetapkan Standar Baru di Industri Gaming PC Handheld

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto