Di era kecerdasan buatan (AI), data menjadi aset utama yang mendorong inovasi dan efisiensi di berbagai sektor, termasuk kesehatan. Namun, semakin masifnya penggunaan data pribadi terutama data kesehatan yang bersifat sensitif juga memperbesar risiko pelanggaran privasi dan kebocoran informasi.
Kombinasi antara pemrosesan data skala besar dan sistem AI yang kompleks menciptakan tantangan baru dalam memastikan bahwa keamanan dan etika tetap terjaga.
Pertanyaan krusial: bagaimana melindungi data pasien secara efektif di tengah transformasi digital yang semakin canggih?
Temukan jawabannya di webinar yang diselenggarakan CIO Healthcare Forum 2025 di link ini https://www.youtube.com/watch?v=QQqNUTq6NRg&t=8s
Menghadirkan narasumber: Henriko Samosir, Head of Information Security GRC, Data Privacy, and IT Halodoc; Johan Salim, Enterprise Sales Manager Cyble; dan Siti Sekar Sagita, Presales Virtus Technology Indonesia.
Mereka memaparkan strategi penguatan perlindungan data melalui pendekatan regulatif, teknologi keamanan informasi, serta peran budaya organisasi dalam menjaga kepatuhan dan tanggung jawab pengelolaan data.















