ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Hadir Konsep Cyber Imunity Untuk Transformasi Keamanan Siber

Ahmad Churi
12 September 2025 | 10:09
rubrik: Research
Hadir Konsep Cyber Imunity Untuk Transformasi Keamanan Siber
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks. Tak dapat dipungkiri lanskap keamanan siber kian berkembang pesat dengan berbagai dinamika dan tantangan yang membuat organisasi mencari cara yang lebih tangguh untuk melindungi aset digital mereka. Studi global terbaru yang dilakukan oleh Kaspersky mengungkapkan adanya pergeseran yang semakin besar menuju strategi keamanan proaktif, khususnya adopsi pengembangan Secure by Design dan Cyber Immunity, sebuah pendekatan inovatif yang menanamkan ketahanan langsung ke dalam arsitektur sistem.

Studi ini menyoroti bahwa 86% profesional keamanan siber familiar dengan pengembangan Secure by Design. Metodologi ini mengintegrasikan keamanan ke dalam struktur sistem sejak awal, alih-alih menganggapnya sebagai opsi. Pendekatan semacam ini sudah diterapkan di industri berisiko tinggi seperti kedirgantaraan, di mana keamanan tidak dapat diterapkan secara terpisah—keamanan harus bersifat intrinsik. Meskipun memiliki banyak keuntungan, adopsinya lambat karena tantangan terkait standarisasi dan biaya.

Jadi Garda Terdepan

Berlandaskan prinsip Secure by Design, Cyber ​​Immunity membawa keamanan siber selangkah lebih maju dengan menciptakan sistem yang secara inheren tahan terhadap serangan tanpa perlu patching berkelanjutan atau lapisan keamanan tambahan. Studi ini mengungkapkan bahwa sebagian besar pakar familiar dengan Cyber ​​Immunity tetapi menafsirkannya secara berbeda.

Ketika ditanya apa yang mereka kaitkan dengan istilah tersebut, 59% mengaitkannya dengan sistem Secure by Design yang tetap tangguh saat serangan datang, sementara 56% memandangnya sebagai kombinasi teknologi dan kebijakan yang memblokir akses penjahat siber. Sebanyak 47% lainnya mengaitkannya dengan tim keamanan siber yang sangat terampil, menunjukkan bahwa meskipun kesadarannya tinggi, pemahaman terpadu masih terus berkembang.

20cb2627-38f7-4c2b-ab66-b8cd3e3737f5 viz.2

Salah satu temuan paling mencolok adalah lebih dari separuh responden (54%) meyakini bahwa merancang sistem yang mampu menahan serangan siber tanpa bergantung pada solusi keamanan tambahan sudah mungkin atau pasti dapat dicapai. Sebanyak 39% lainnya berpikir hal itu mungkin saja terjadi, mencerminkan keterbukaan terhadap gagasan ini meskipun masih terdapat beberapa ketidakpastian.

BACA JUGA:  NIQ: Dibayangi Inflasi, Produk FMCG Tetap Tumbuh di Periode Lebaran Tahun Ini

Pergeseran pola pikir ini sejalan dengan tren industri yang lebih luas: langkah-langkah keamanan reaktif tradisional tidak lagi memadai. Dengan ancaman yang didukung AI dan serangan yang semakin canggih, organisasi membutuhkan solusi yang lebih dari sekadar mendeteksi pelanggaran—mereka harus mencegahnya sejak awal.

Mengintegrasikan Konsep Cyber Immunity Ke Dalam Strategi Keamanan

Studi ini menekankan bahwa ketahanan, keahlian, dan fleksibilitas akan menentukan generasi keamanan siber berikutnya. Secure by Design menyediakan metodologinya, sementara Cyber Immunity mewakili tujuan akhir—sistem yang begitu tangguh sehingga meminimalkan ketergantungan pada pertahanan eksternal.

“Bagi perusahaan yang berpandangan ke depan, Cyber Immunity menawarkan lebih dari sekadar perlindungan—sistem ini memberikan manfaat bisnis yang nyata. Ketika sistem dibangun agar aman dari awal, kebutuhan akan pembaruan, patch, dan alat keamanan tambahan yang konstan pun berkurang. Artinya, biaya yang dikeluarkan pun jauh lebih rendah, beban yang lebih ringan pada tim TI, dan perlindungan lebih kuat dan andal dari waktu ke waktu.” – ujar Dmitry Lukiyan, Kepala Unit Bisnis KasperskyOS.

Pendekatan proaktif ini mempersiapkan infrastruktur penting untuk masa depan, memungkinkan organisasi beroperasi dengan percaya diri bahkan ketika ancaman terus berkembang. Pendekatan ini menjadi pembeda strategis yang mempercepat transformasi digital sekaligus memitigasi risiko. Seiring dengan semakin kompleksnya lingkungan keamanan siber, Cyber Immunity muncul sebagai strategi penting. Organisasi yang mengadopsinya sekarang tidak hanya akan meningkatkan perlindungan mereka tetapi juga memposisikan diri mereka menjadi terdepan dalam dunia digital yang semakin fluktuatif.

Tags: Cyber Security
Previous Post

Indonesia–Tiongkok Perkuat Konektivitas Keuangan Digital Melalui LCT Dan QRIS Antarnegara

Next Post

TV OLED Samsung 2025 Kantongi Sertifikasi Real Black VDE

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto