ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Penguatan Ekosistem Riset Jadi Fondasi Hadapi Dinamika Geopolitik, Risiko Iklim, Hingga Akselerasi Digitalisasi

Ahmad Churi
28 September 2025 | 22:04
rubrik: Event
Penguatan Ekosistem Riset Jadi Fondasi Hadapi Dinamika Geopolitik, Risiko Iklim, Hingga Akselerasi Digitalisasi

(dok. BI)

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks. id– Ekosistem riset yang kuat menjadi fondasi penting untuk mendukung kebijakan nasional, khususnya dalam merespons dinamika geopolitik, risiko iklim, dan akselerasi digitalisasi.

Hal itu mengemuka pada pembukaan Konferensi Internasional Bulletin of Monetary Economics and Banking (BMEB) ke-19 dan Call for Papers di Bali, (26/9/2025). Konferensi BMEB tahun ini mengangkat tema “Geopolitics, Climate Risks, and Digitalisation: The Future of Central Banking“.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan tiga tren utama yang dihadapi perekonomian, yaitu dinamika geopolitik dan geoekonomi, perubahan iklim, serta digitalisasi dan disrupsi teknologi.

Menurutnya, ketiga faktor tersebut perlu diantisipasi melalui kebijakan yang adaptif dan sinergis agar selaras dengan agenda pembangunan nasional Asta Cita pemerintah. “Tantangan ini menuntut kita semua, para peneliti ekonomi, pembuat kebijakan, dan juga saya sendiri sebagai gubernur bank sentral, untuk beradaptasi dan menyesuaikan kebijakan agar mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi” demikian disampaikan Gubernur Perry yang dalam siaran pers (26/09/2025).

Guna menjaga perekonomian dari dampak rambatan global, Perry menyampaikan lima respons kebijakan yang telah diterapkan Bank Indonesia. Lima kebijakan itu meliputi pengembangan dan penerapan bauran kebijakan bank sentral di tengah fragmentasi global dan ketidaksempurnaan pasar, pengembangan sistem pembayaran digital, kebijakan mendorong keuangan keberlanjutan dan inklusif, penguatan koordinasi dengan pemerintah, serta peningkatan kerjasama lintas negara.

Sejumlah isu strategis turut mengemuka dalam konferensi ini. Pada aspek perubahan iklim, para akademisi menyoroti dorongan kerja sama regional ASEAN+3 untuk mempercepat transisi hijau, seiring fragmentasi geopolitik yang menghambat dekarbonisasi; bukti empiris dampak cuaca terhadap pertumbuhan, sektor-sektor kunci, dan inflasi, seraya menekankan bahwa respons moneter perlu mempertimbangkan apakah guncangan bersifat sementara atau persisten, serta pentingnya ruang fiskal dan perlindungan asuransi untuk meredam dampak.

BACA JUGA:  Haier Indonesia Jalin Kemitraan Strategis Dengan Electronics City Indonesia

 Di bidang digitalisasi, diskusi menyoroti transformasi bank sentral di era digital, termasuk risiko dan peluang stable coin bagi transmisi moneter, desain dan prinsip central bank digital currency (CBDC), penguatan kehati-hatian serta inklusi, hingga urgensi koordinasi fiskal–moneter dan standar lintas negara. Diskusi ini menjadi ruang bagi akademisi dan pembuat kebijakan untuk merumuskan rekomendasi yang bermanfaat, sehingga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional dan memperkuat peran Indonesia dalam menghadapi tantangan global.

BMEB merupakan wahana diseminasi riset mutakhir, ruang dialog ilmiah lintas negara, serta penguatan perumusan kebijakan berbasis bukti, khususnya bagi negara berkembang. Pada call for paper tahun ini, panitia menerima 320 naskah lengkap, terdiri atas 172 naskah dari Indonesia dan 148 naskah dari negara lain. Setelah melalui proses peer review yang ketat, terpilih 34 hasil riset dari 12 negara yaitu Indonesia, Australia, Tiongkok, Prancis, India, Italia, Malaysia, Filipina, Republik Korea, Taiwan, Uni Emirat Arab, dan Inggris. Melalui forum ini, Indonesia menegaskan komitmen untuk memperkuat riset ekonomi dan menghadirkan solusi nyata bagi tantangan global.

Tags: Ekosistem fintech
Previous Post

OJK Berhasil Tangkap DPO Kasus Penipuan Fintech Investree

Next Post

UniPin & Universitas Budi Luhur Gelar Level Up Campus Esports & Gaming

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Siap Luncurkan Ponsel Gaming Flagship Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Biznet Kampanyekan Digital #PakeBiznet & Biznet Bali Beach Cleaning

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Literasi Keuangan, OJK Bahas Peluang dan Risiko Pembiayaan Digital di UNRI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto