ItWorks.id- Mengusung tema “Smart Technology for the New Era”, Indocomtech 2025- Pameran teknologi dan gadget terbesar di Indonesia, hari ini resmi dibuka di ICE BSD -Tangerang Selatan. Diselenggarakan oleh Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI) bersama Satue Event, pameran akan berlangsung hingga 26 Oktober 2025 dengan menghadirkan produk dan solusi untuk bisnis, edukasi, hiburan, komunitas, maupun personal.
Sesuai tema “Smart Technology for the New Era”, Indocomtech 2025 bukan sekadar pameran, melainkan juga ajang festival teknologi yang merangkum tren dan dinamika untuk dunia bisnis, edukasi, hiburan, dan komunitas. Selama empat hari, pengunjung diajak menjelajahi langsung inovasi terkini yang membentuk gaya hidup digital masyarakat Indonesia. Termasuk tren teknologi yang kian berkembang-smart technology, seperti Artificial Inteligence (AI), Internet of Things (IoT), dan smart technology lainnya.
Pameran Indocomtech 2025 hadir sebagai respons terhadap percepatan inovasi teknologi global. Di ajang pameran ini, pengunjung berkesempatan mendapat pengalaman langsung tren yang sedang berkembang. Seperti tren pemanfaatan teknologi Kecerdasan AI yang terintegrasi dalam gadget sehari-hari, perangkat gaming dengan chipset khusus AI, hingga ekosistem smart home, dan IoT yang semakin terjangkau.
“Tahun ini Indocomtech banyak menyoroti tren lonjakan produk dan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), mulai dari laptop, smartphone, hingga aksesori gaming. Pengunjung bisa merasakan langsung perbedaan teknologi ini dalam imlementasinya di banyak bidang,” ungkap Direktur Satue Event, Bambang Setiawan, pada acara pembukaan Indocomtech 2025 pada Rabu (23/10/2025) di ICE BSD Tangerang Selatan.
Ditambahkan, “Positioning Indocomtech” sebagai ajang pameran yang terbesar bukan hanya soal luas area atau jumlah exhibitor, tetapi tentang ekosistem teknologi yang terus dihadrikan sesuai denbgan dinamika dan tuntutan teknologi yang juga terus berkembang. “Indocomtech 2025 juga menjadi momentum penting bagi publik untuk melihat langsung masa depan teknologi yang kini semakin dekat dengan berbagai aktivitas dan kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Ketua Yayasan Apkomindo Indonesia, Hidayat Tjokrodjojo menambahkan, sebagai asosiasi, pihaknya memastikan adanya produk-produk inovasi terbaru yang ditampilkan oleh anggotanya di ajang pameran ini. Seperti PC gaming rakitan, komponen overclocking, dan solusi IT, telah mengadopsi standar dan teknologi AI. “Kami optimis, dengan dihelat pada kuartal keempat -momen persiapan belanja akhir tahun- Indocomtech 2025 menjadi katalis bagi pertumbuhan pasar teknologi konsumen di Indonesia,” ujarnya.
Indocomtech, lanjutnya tidak hanya menjadi pameran, tetapi juga ekosistem yang mempertemukan inovasi, komunitas, dan bisnis, menghadirkan pengalaman langsung bagi pengunjung, serta menjembatani interaksi antara brand, startup, komunitas, dan konsumen.
Merespons perkembangan AI yang semakin masif, Prof Dr. Marsudi Wahyu Kisworo, Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi (BRIN) dalam sambutannya mengatakan, saat ini pemerintah tengah mempersiapkan master plan dan etika pemanfaatan AI yang diharapkan bisa selesai dalam tahun ini. Di bidang pelayanan pemerintahan, Prof Marsudi juga menyebut, penerapan AI tengah digenjot di pemerintahan sehingga dampak buruk dari AI dapat dideteksi, sekaligus bisa mengoptimalkan kecanggihan AI untuk peningkatan kinerja.
Tahun ini Indocomtech juga menghadirkan inovasi baru yang berbeda dari mtahun sebelumnya. Di antaranya kali ini Indocomtech menjalin dengan NVIDIA untuk edukasi pemanfaatan AI untuk pelajar. Country Manager NVIDIA Indonesia Adrian Lesmono mengatakan, di ajang pameran ini pihak nya mengadakan seri edulasi dalam bentuk paparan dan diskusi tanya jawab dengan mengundang pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi Indonesia.
“Saya yakin teknologi AI ke depan akan makin pesat perkembangannya. Karena itu, kami juga melakukan edukasi baik ke kampus maupun ke sekolah-sekolah. Sejak dini pelajar harus diedukasi tentang bagaimana AI bisa menjadi solusi dan membantu memecahkan masalah, bukan sekedar hype-nya saja,” tandasnya.
Program Unggulan Indocomtech 2025
Ajang Indocomtech tahun ini menampilkan dua panggung utama:
- Technoforia Stage – arena untuk publik dan komunitas, menampilkan cosplay competition, product launching, esports, talkshow tren AI, hingga auction legendaris.
- Biznovation Stage – panggung untuk sektor bisnis dan edukasi, dengan AI talkshow, Student Day, serta forum kolaborasi industri dan akademisi.
Tahun ini, Indocomtech 2025 menghadirkan 143 exhibitor dari 103 brand teknologi dengan total area pameran 2.802 m², termasuk zona baru AI & Smart Living Zone yang menampilkan inovasi perangkat berbasis kecerdasan buatan dan solusi rumah pintar. Beberapa brand besar yang berpartisipasi antara lain: BRIN, NVIDIA, AGRES, ADVAN, Cabletime, Canon, COC, Electronic City, Enter Komputer, HKM, Indihome, Jazpiper, Lexar, Odoo, Polytron, Secret Lab, Xiaomi, dan banyak lagi.
Promo & Penawaran Spesial:
- Enter Komputer: Lelang VGA Gaming generasi terbaru mulai Rp 500 ribu dan diskon PC gaming AI-ready hingga Rp 4 juta.
- HKM: Beli kuota gratis modem 5G terbaru.
- Lexar, Advan, Netac, Gugik Indonesia, Hollyland, dan lainnya hadir dengan produk terbaru dan harga spesial.
Momentum Oktober yang berdekatan dengan musim belanja akhir tahun menjadi waktu strategis bagi brand teknologi untuk meluncurkan produk baru sekaligus mendorong transaksi konsumen.“Kami optimis Indocomtech 2025 bisa dikunjungi sebanyak 50.000 pengujung dari berbagai kalangan, seperti Tech Enthusiast dan early adopter, Pelajar & Mahasiswa melalui program Student Day, Industri & Stakeholder Teknologi Professional & Digital Creator,” pungkas Bambang Setiawan.















