Indonesia Mining Mineral Research Indonesia (IMMRI) menggelar BIGMIND Innovation Award yang telah telah diawali dengan pengumpulan karya dari bulan Mei hingga Juli lalu.
Tercatat lebih dari 250 karya terkumpul, dan 1.250 akun terdaftar sebagai perserta. Ajang apresiasi ini diberikan kepada seluruh innovator di Indonesia yang mau terlibat memberikan kontribusi ide konseptual ataupun karya inovasinya dalam sektor pertambangan di Indonesia.
IMMRI adalah kluster riset di sektor minerba dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), Holding Industri Pertambangan BUMN, di bawah naungan Kementerian ESDM,
“Kemajuan dan kesinambungan suatu bisnis tidak lepas dari komitmen setiap individu yang terlibat didalamnya mau berubah menjadi lebih baik, memberikan pemikiran kreatif, serta mampu melihat peluang dari suatu masalah yang tampak di depannya,” kata Dilo Seno Widagdo selaku Direktur Pengembangan Usaha MIND ID dalam paparan Innovation Talk, Senin (15/08/2022).
Kini tahapan BIGMIND sudah sampai pada seleksi semifinalis. Setiap peserta yang lolos akan dibekali materi workshop selama 3 hari, dan beberapa tugas yang harus di selesaikan sebagai bekal para innovator di proses penjurian selanjutnya. Harapannya selain mengirimkan karyanya sebagai bentuk kontribusi bagi dunia pertambangan, mereka juga mendapatkan pengalaman baru, pengetahuan baru seputar dunia pertambangan dan tantangan yang dihadapinya.
Ajang BIGMIND tidak hanya terbuka bagi anggota Grup MIND ID yang meliputi: PT Antam Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), PT Timah Tbk., namun juga terbuka untuk umum, mulai dari praktisi pertambangan, lembaga penelitan, akademisi, hingga masyarakat luas.
Menumbuhkan ekosistem dan budaya inovasi merupakan bentuk komitmen MIND ID yang tertuang dalam sustainability pathway MIND ID, terutama dalam kategori Community and Society serta kategori People, dimana MIND ID turut berperan aktif dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia dan komunitas.
Hal ini juga sebagai bentuk kolaborasi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Keberlanjutan (SDG’s) setidaknya pada poin 9, Industri, Inovasi, dan Infrastruktur; serta poin 11, Kota yang berkelanjutan.
Baca: Inalum Bentuk Lembaga Riset untuk Dorong Hilirisasi Pertambangan














