ItWorks.id-KIT Global, perusahaan digital marketing, resmi menggandeng Telegram untuk menghadirkan layanan Telegram Ads secara lebih terintegrasi untuk mendukung layanan periklanan di pasar Indonesia.
Peluang baru bagi pelaku bisnis digital di Indonesia kembali terbuka. Perusahaan performance marketing, KIT Global, resmi menggandeng Telegram untuk menghadirkan layanan Telegram Ads secara lebih terintegrasi di pasar Indonesia. Telegram Ads merupakan platform iklan resmi Telegram yang memungkinkan pemasangan pesan bersponsor singkat di saluran public.
Kemitraan ini dirancang untuk membantu brand menjangkau audiens secara lebih efektif di tengah pertumbuhan ekonomi digital nasional yang kian pesat. Melalui kerja sama tersebut, perusahaan kini dapat memanfaatkan format iklan berperforma tinggi di Telegram, lengkap dengan dukungan teknis penuh jika berlangganan melalui KIT Global.
“Kemitraan kami dengan Telegram merupakan game-changer bagi bisnis di Indonesia. Akses ini membuka pintu ke lebih dari 40 juta pengguna aktif yang sangat terlibat, mulai dari gamer Gen Z dan penjual online, hingga komunitas dengan intent tinggi di berbagai sektor seperti kripto, finansial syariah, travel, edukasi, hiburan, FMCG, ritel, iGaming, dan masih banyak lagi. Dengan CPM mulai dari €0,03 (Rp. 600) dan tingkat engagement 2 hingga 5 kali lebih tinggi dibandingkan ad platform lainnya, dukungan tim lokal kami hadir untuk mempermudah seluruh proses operasional. Hal ini memastikan para pelaku bisnis dapat mengaktifkan Telegram Ads dengan cepat dan percaya diri,” ujar Olga Dulinskaya, CEO KIT Global dalam keterangan pers (26/01/2026), di Jakarta.
Telegram sendiri terus menunjukkan pertumbuhan signifikan di Indonesia dengan lebih dari 40 juta pengguna aktif. Platform ini kian populer, terutama di kalangan komunitas yang mengutamakan privasi seperti kripto, investasi, dan trading, serta berbagai komunitas hobi dan profesional lainnya.
CEO KIT Global, Olga Dulinskaya, menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis yang membuka akses besar bagi brand untuk menjangkau audiens dengan niat beli tinggi. :Pengiklan berpeluang mendapatkan efisiensi biaya yang kompetitif. Mulai dari €0,03 (sekitar Rp600) dengan tingkat engagement 2 hingga 5 kali lebih tinggi dibandingkan sejumlah platform iklan digital lainnya. Dukungan tim lokal juga disiapkan untuk mempermudah proses operasional kampanye,” ungkapnya.
Melalui kemitraan ini, KIT Global menyediakan akses langsung ke berbagai format iklan Telegram yang dinilai paling efektif, termasuk pesan native dan iklan video. Iklan dapat ditempatkan di komunitas spesifik seperti grup kripto, kanal promo (deals), hingga saluran edukasi — dengan minim gangguan dari iklan kompetitor.
Selain itu, pengiklan di Indonesia disebut dapat mengaktifkan kampanye secara instan menggunakan pembayaran mata uang lokal, dipadukan dengan sistem penargetan lokal yang dirancang untuk meningkatkan relevansi dan dampak kampanye.
Kolaborasi dengan Telegram ini menjadi bagian dari strategi KIT Global dalam memperkuat inovasi di bidang performance marketing. Dengan membuka akses langsung ke ekosistem iklan Telegram, perusahaan membidik segmen audiens yang melek teknologi dan selama ini relatif sulit dijangkau melalui platform digital konvensional.














