ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Huawei Cloud Luncurkan Layanan MaaS, Dorong Inovasi AI Agentik untuk Dunia Bisnis

Ahmad Churi
16 April 2026 | 22:00
rubrik: Business Solution
Huawei Cloud Luncurkan Layanan MaaS, Dorong Inovasi AI Agentik untuk Dunia Bisnis
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id– Huawei Cloud resmi meluncurkan layanan Model-as-a-Service (MaaS) di Indonesia sebagai langkah mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) di sektor bisnis nasional. Peluncuran tersebut diumumkan dalam ajang Huawei Cloud AI Boost Day bertema Agentic AI Practice yang digelar (16/04/2026, di Jakarta.

Kehadiran MaaS menjadi tonggak baru transformasi digital di Indonesia, dengan membawa perusahaan dari tahap uji coba AI menuju implementasi luas berbasis teknologi AI agentik, yakni AI yang mampu bertindak sebagai “pekerja digital” dan menjalankan tugas kompleks secara mandiri dalam alur kerja perusahaan.

CEO Huawei Cloud Indonesia Leon Fang mengatakan, dunia usaha saat ini tengah mengalami perubahan besar, dari penggunaan AI sekadar alat bantu menjadi teknologi yang dapat berperan aktif dalam operasional bisnis.

“Dengan menghadirkan Model-as-a-Service di Indonesia, kami menyediakan fondasi berperforma tinggi yang dibutuhkan pelaku bisnis untuk beranjak dari proyek percontohan menuju dampak bisnis nyata. Tujuan kami adalah menjadikan AI semudah dan seandal layanan listrik,” ujar Fang dalam rilis pers, baru-baru ini.

Menurutnya, platform MaaS memungkinkan perusahaan mengakses model AI siap pakai hanya dengan satu klik, tanpa harus membangun infrastruktur rumit. Sistem ini juga menyediakan layanan hosting model sehingga hambatan teknis dalam adopsi AI skala besar dapat ditekan.

Huawei Cloud telah mengintegrasikan enam model sumber terbuka kelas dunia dari keluarga GLM, DeepSeek, dan Qwen yang difokuskan pada dua kebutuhan industri utama, yakni Intelligent Q&A dan AI Coding.

Melalui sistem tersebut, pengembang dapat mengelola seluruh siklus hidup model AI, mulai dari penerapan, inferensi, penyempurnaan respons (fine-tuning), hingga evaluasi. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih fokus menciptakan inovasi layanan tanpa terbebani pengelolaan infrastruktur teknologi.

BACA JUGA:  Tablet Huawei MatePad Bakal Suguhkan Pengalaman Komputasi Layaknya Laptop

Huawei menilai, inovasi ini akan mendorong efisiensi dan percepatan transformasi bisnis karena didukung sumber daya komputasi elastis serta sistem pembayaran berbasis penggunaan (pay-per-use). Skema ini memungkinkan perusahaan meningkatkan kapasitas AI sesuai kebutuhan dengan biaya lebih terukur.

Selain itu, peluncuran MaaS juga memperkuat ekosistem AI Huawei yang telah mencakup CloudMatrix AI Infra, ModelArts, dan DataArts. Perusahaan berencana menghadirkan CodeArts dan AgentArts di kawasan Asia Pasifik pada semester II 2026.

Teknologi ini ditopang jaringan cloud Huawei di Asia Pasifik yang memiliki lima region dan 18 Availability Zones, dengan jaminan latensi akses hingga 50 milidetik. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mendukung kebutuhan AI real-time di berbagai sektor industri.

Huawei mencontohkan penerapan sukses teknologi serupa di kawasan. Di Singapura, perusahaan teknologi iFLYTEK mampu melakukan pelatihan model bahasa besar hanya dalam dua pekan dengan stabilitas layanan selama 60 hari tanpa gangguan. Sementara di Vietnam, Green and Smart Mobility memanfaatkan teknologi Huawei untuk sistem peringatan risiko secara real-time demi meningkatkan keselamatan penumpang.

Fang menegaskan, inovasi AI membutuhkan investasi besar pada fondasi teknologi. Karena itu, Huawei secara konsisten mengalokasikan 20 persen pendapatannya untuk riset dan pengembangan (R&D).

Dengan hadirnya MaaS di Indonesia, Huawei Cloud menargetkan semakin banyak perusahaan nasional mampu memanfaatkan AI secara praktis, aman, dan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.

Tags: Huawei
Previous Post

PT KAI -BSSN Perkuat Keamanan Siber Infrastruktur Transportasi Nasional

Next Post

Lewat Program CyberHeroes, Telkom Bangun Kesadaran Keamanan Digital ke 420 Siswa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Ikut Kampanye Global 50-in-5, Perkuat Transformasi Digital Berbasis Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melalui MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Perluas Akses Piala Dunia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Talenta Digital Kreatif Masa Depan, BINUS University Gelar SIS Web Design Competition 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto