ItWorks.id- Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 pada 11 Juni mendatang, perusahaan keamanan siber Kaspersky mengingatkan wisatawan akan risiko keamanan saat menggunakan jaringan Wi-Fi publik di kota-kota tuan rumah di Meksiko. Hasil riset terbaru menunjukkan sekitar 17 persen titik akses Wi-Fi publik di tiga kota utama Meksiko memiliki tingkat keamanan yang rendah atau bahkan tidak menggunakan enkripsi.
Tim peneliti Kaspersky Global Research & Analysis Team (GReAT) menganalisis lebih dari 84.000 sinyal jaringan Wi-Fi gratis di Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey. Dari total 69.473 hotspot publik yang diteliti, ditemukan bahwa satu dari enam jaringan Wi-Fi terbuka berpotensi membahayakan pengguna karena rentan terhadap pencurian data, penyadapan lalu lintas internet, hingga pencurian kredensial akun.
Penelitian juga mengungkap hanya 2,9 persen jaringan yang telah menggunakan protokol keamanan terbaru WPA3. Sementara itu, hampir 45 persen jaringan yang tergolong aman masih mengaktifkan fitur Wi-Fi Protected Setup (WPS), teknologi lama yang diketahui memiliki sejumlah celah keamanan dan berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk memperoleh akses tidak sah.
Peneliti Keamanan Kaspersky GReAT, Maria Isabel Manjarrez, mengatakan wisatawan biasanya langsung mencari koneksi internet setelah tiba di suatu negara. Namun, kemudahan tersebut sering kali mengorbankan aspek keamanan. “Meski 83 persen jaringan yang dianalisis terlihat aman, banyak di antaranya masih menggunakan fitur lama yang rentan dieksploitasi. Wi-Fi publik tetap menjadi target utama penjahat siber, terutama saat berlangsungnya acara berskala besar dengan jumlah wisatawan yang tinggi,” ujarnya dalam rilis pers (05/06/2026).
Untuk mengurangi risiko, Kaspersky menyarankan pengguna menghindari transaksi sensitif seperti perbankan melalui Wi-Fi publik, memverifikasi keaslian jaringan sebelum terhubung, menggunakan layanan Virtual Private Network (VPN), mengaktifkan firewall perangkat, serta menerapkan kata sandi yang kuat dan autentikasi dua faktor.
Selain itu, pengguna juga disarankan memperbarui perangkat lunak secara berkala, menonaktifkan fitur berbagi file saat berada di jaringan publik, dan menggunakan solusi keamanan siber yang andal untuk melindungi perangkat dari ancaman digital.
Riset ini dilakukan di sejumlah lokasi strategis yang diperkirakan ramai dikunjungi wisatawan selama Piala Dunia 2026, termasuk stadion, bandara internasional, kawasan bisnis, serta pusat wisata di Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey.














