Perusahaan keamanan siber global, Fortinet, mengumumkan peluncuran FortiNDR Cloud Point-of-Presence (PoP) baru di Singapura. Peluncuran ini semakin menegaskan komitmen investasi berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat ketahanan siber di seluruh ASEAN dan kawasan Asia-Pasifik yang lebih luas.
Seiring organisasi di seluruh kawasan mempercepat transformasi digital, menerapkan model kerja hibrida, dan memperluas konektivitas cloud, tim keamanan menghadapi kompleksitas yang semakin tinggi dalam menjaga visibilitas di lingkungan yang terdistribusi.
Pada saat yang sama, ancaman siber modern menjadi semakin otomatis dan sulit dideteksi hanya dengan pendekatan keamanan tradisional. Pelaku ancaman kini semakin sering memanfaatkan tools resmi dan platform tepercaya untuk bergerak secara lateral di dalam jaringan serta tetap tidak terdeteksi dalam jangka waktu yang lama. Hal tersebut menciptakan tantangan visibilitas dan operasional yang signifikan bagi tim keamanan.
FortiNDR Cloud PoP baru Fortinet di Singapura menghadirkan kemampuan Network Detection and Response (NDR) yang lebih dekat dengan pelanggan di kawasan ini untuk membantu organisasi meningkatkan visibilitas di lingkungan on-premises, cloud, hybrid, maupun teknologi operasional (OT) sekaligus mendukung deteksi dan respons yang lebih cepat terhadap aktivitas mencurigakan.
Hadir sebagai layanan berbasis cloud, FortiNDR Cloud memanfaatkan analitik berbasis AI, deteksi perilaku, serta intelijen ancaman dari FortiGuard Labs untuk mengidentifikasi aktivitas anomali di lingkungan jaringan yang kompleks.
Dengan menganalisis lalu lintas jaringan dan metadata, FortiNDR Cloud membantu organisasi mengungkap perilaku mencurigakan yang mungkin tersamarkan di antara aktivitas bisnis normal. Dengan demikian, tim keamanan dapat mendeteksi ancaman lebih awal dan mengurangi attacker dwell time di dalam lingkungan mereka.
Platform ini dirancang untuk membantu organisasi menyederhanakan operasional keamanan sekaligus memperkuat visibilitas di lingkungan terkelola maupun tidak terkelola, termasuk perangkat IoT dan OT. Dengan panduan berbasis AI, kemampuan bahasa alami (natural language), serta fitur retrospective hunting hingga 365 hari, FortiNDR Cloud membantu tim SOC melakukan investigasi ancaman secara lebih efisien dan memperoleh wawasan operasional yang lebih mendalam terhadap lingkungan mereka.
Solusi ini juga membantu organisasi yang ingin memanfaatkan AI dalam operasional keamanan dengan menyediakan fondasi visibilitas dan data terintegrasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan hasil deteksi dan respons.
PoP di Singapura ini juga mendukung organisasi dengan infrastruktur lokal yang dapat membantu memenuhi kebutuhan operasional, kinerja, serta kepatuhan regional. Didukung oleh intelijen ancaman global dari FortiGuard Labs, investasi ini semakin memperkuat jejak infrastruktur keamanan siber Fortinet yang terus berkembang di kawasan Asia-Pasifik. Dengan demikian, pelanggan dan mitra dapat memperoleh manfaat dari layanan keamanan yang disediakan lebih dekat dengan lokasi operasional mereka.
Jack Chan, VP, Product Management and Field CTO APAC, Fortinet, mengatakan “Organisasi di seluruh ASEAN dan Asia-Pasifik beroperasi dalam lingkungan digital yang semakin kompleks, di mana tim keamanan harus mengelola penerapan cloud yang terus meningkat, operasional hibrida, serta risiko siber yang berkembang dengan cepat. Pada saat yang sama, banyak organisasi mulai memanfaatkan AI untuk meningkatkan efektivitas keamanan, namun lingkungan yang terfragmentasi dan visibilitas yang terbatas terus menciptakan masalah operasional. Investasi berkelanjutan Fortinet di Singapura mencerminkan komitmen jangka panjang kami untuk membantu pelanggan membangun ketahanan siber yang lebih kuat melalui kemampuan keamanan terintegrasi berbasis AI yang tersedia lebih dekat dengan lokasi operasional mereka.”
Jess Ng, Country Head, Singapore and Brunei, Fortinet, mengatakan “Di Singapura, organisasi semakin memprioritaskan visibilitas, efisiensi operasional, dan respons yang lebih cepat seiring ancaman siber menjadi semakin canggih dan sulit dideteksi. FortiNDR Cloud PoP baru yang berbasis di Singapura menghadirkan kemampuan deteksi dan respons mutakhir yang lebih dekat dengan pelanggan, membantu mereka meningkatkan visibilitas di lingkungan yang terdistribusi, memperkuat ketahanan operasional, serta mendukung operasional keamanan yang lebih cepat dan efisien.”














