ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperkuat kerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) guna meningkatkan efektivitas sistem keamanan siber di lingkungan pemerintahan.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah memperkuat tata kelola keamanan informasi sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan internal di instansi pemerintah melalui implementasi audit keamanan TIK yang lebih terukur, efektif, dan selaras dengan kebijakan nasional di bidang keamanan siber dan persandian.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Proses Audit Keamanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Internal yang digelar di Kantor BSSN Sawangan, Depok, (25/6). FGD dihadiri Inspektur BSSN Sri Sutanto beserta jajaran Inspektorat dan sejumlah perwakilan direktorat di lingkungan BSSN. Sementara dari KemenPAN RB, rombongan dipimpin Inspektur Dadan Kusnindar bersama tim Inspektorat sebagai mitra diskusi dalam penyusunan dan implementasi proses audit keamanan TIK internal.
Dalam sambutannya, Sri Sutanto menegaskan bahwa penguatan sistem keamanan siber nasional hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antarlembaga. Menurutnya, keamanan siber bukan semata menjadi tanggung jawab BSSN, tetapi membutuhkan pembagian peran yang jelas antara penyelenggara sistem elektronik dan BSSN sebagai pembina sektor keamanan siber dan sandi. “Keamanan siber dan sandi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan. Diperlukan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas antara pemilik sistem elektronik dan BSSN sebagai penyusun, pelaksana, dan monitoring kebijakan di bidang keamanan siber dan sandi nasional,” ujar Sri yang dirilis melalui portal web BSSN (26/06/2026).
Selain berbagi pengalaman terkait implementasi audit keamanan TIK, forum tersebut juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan audit, penyelarasan proses dengan regulasi yang berlaku, serta penguatan fungsi pengawasan internal untuk meningkatkan ketahanan siber organisasi.
Melalui sinergi ini, BSSN dan KemenPAN RB berharap dapat memperkuat koordinasi sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis guna meningkatkan kualitas tata kelola keamanan TIK di lingkungan pemerintahan. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih aman, andal, dan tangguh menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.














