ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Red Hat Luncurkan Tools Developer Terbaru untuk Agentic AI

Fauzi
25 September 2026 | 10:50
rubrik: Business Solution
Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030
Share on FacebookShare on Twitter

Penyedia solusi open source papan atas, Red Hat, baru-baru ini mengumumkan perluasan kapabilitas pada portofolio developer-nya, yang secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan agen AI.

Melalui Red Hat Desktop yang baru saja tersedia dan berbagai peningkatan pada Red Hat Advanced Developer Suite, Red Hat akan mempermudah transisi dari agen AI yang berjalan secara lokal di perangkat workstation developer menuju implementasi berskala produksi di seluruh lingkungan hybrid cloud.

“Dengan membangun jalur produksi tepercaya di seluruh hybrid cloud menggunakan Red Hat Advanced Developer Suite dan menyediakan lingkungan yang konsisten melalui Red Hat Desktop dan Red Hat OpenShift Dev Spaces, kami membantu para developer mempercepat dan menguasai strategi AI mereka dengan ketelitian yang sama seperti yang mereka terapkan pada aplikasi IT inti mereka,” ujar James Labocki, senior director, product management, Red Hat.

Dengan ketersediaan umum Red Hat Desktop hari ini, Red Hat menyediakan dukungan komersial untuk Red Hat build of Podman Desktop, menciptakan fondasi yang lebih andal untuk pengembangan container dan AI secara lokal. Red Hat Desktop juga mencakup kemampuan untuk sandboxing agen AI secara terisolasi, sebuah inisiatif yang dirancang untuk membantu developer menjalankan dan menguji agen otonom dalam sandbox yang terlindungi di hardware lokal mereka, sehingga mencegah tindakan agen yang belum terverifikasi memengaruhi host OS.

Red Hat Advanced Developer Suite juga menambahkan kemampuan baru, termasuk trusted software factory, Red Hat Trusted Libraries, dan exploit intelligence berbasis AI untuk memodernisasi keamanan di seluruh rantai pasok software. Fitur-fitur baru ini menggunakan AI untuk menentukan apakah kerentanan yang diketahui pada kode yang dihasilkan relevan dengan runtime aplikasi tertentu, sehingga memungkinkan para developer memprioritaskan remediasi berdasarkan risiko nyata.

BACA JUGA:  GoTo dan Indosat Hadirkan Sahabat-AI Model 70 Miliar Parameter

Seiring meningkatnya volume kode yang dihasilkan oleh AI, developer membutuhkan alur kerja yang menyeimbangkan antara eksperimentasi lokal dengan implementasi di tingkat enterprise. Baik developer memulai secara lokal dengan Red Hat Desktop maupun di lingkungan pengembangan berbasis cloud melalui Red Hat OpenShift Dev Spaces, mereka mendapatkan konsistensi dan tata kelola yang sama yang dibutuhkan untuk produksi tingkat enterprise. Dengan menyatukan lingkungan-lingkungan ini dan beralih ke skala produksi menggunakan Red Hat OpenShift, Red Hat memungkinkan tim untuk memperlakukan agen AI sebagai aplikasi tier-one. Pendekatan ini menyediakan jalur menuju produksi berbasis keamanan, yang memungkinkan para developer berpindah dari sandbox lokal eksperimental ke inovasi yang terverifikasi dan terukur di seluruh hybrid cloud.

“Transisi menuju agentic AI memperluas persyaratan bagi pengembangan aplikasi modern,” ujar James Labocki, senior director, product management, Red Hat. “Dengan membangun jalur produksi tepercaya di seluruh hybrid cloud menggunakan Red Hat Advanced Developer Suite dan menyediakan lingkungan yang konsisten melalui Red Hat Desktop dan Red Hat OpenShift Dev Spaces, kami membantu para developer mempercepat dan menguasai strategi AI mereka dengan tingkat ketelitian yang sama seperti yang mereka terapkan pada aplikasi IT inti mereka.”

Poin-poin utama:

  • Siklus hidup AI yang terstandardisasi: Red Hat menyediakan pengalaman yang lebih konsisten mulai dari perangkat lokal hingga cloud, membantu organisasi membawa AI dari proyek eksperimental menuju alur kerja produksi yang dapat diulang.
  • Mempertahankan pilihan developer: Red Hat telah memperluas dukungan pada Red Hat OpenShift Dev Spaces, sebuah fitur Red Hat OpenShift, untuk mencakup integrasi dengan coding assistant Amazon Web Services (AWS) Kiro (technical preview). Integrasi ini melengkapi integrasi yang sudah ada untuk Microsoft Copilot, Claude CLI, dan lainnya, sehingga memberikan fleksibilitas untuk menggunakan coding assistant dan lingkungan pilihan dari perangkat lokal.
  • Menggeser keamanan ke tahap awal: Diberdayakan oleh Red Hat Hardened Images dan Red Hat Trusted Libraries (keduanya tersedia dengan asal usul dan integritas tingkat SLSA Level 3), tools ini menyediakan rantai pasok software yang transparan dan dapat diverifikasi bahkan sebelum kode ditulis.
  • Pengujian berbasis sandbox: Developer dapat menjalankan agen otonom di lingkungan terisolasi, memberikan lapisan keamanan untuk mengamati perilaku agen sebelum diimplementasikan ke cluster.
BACA JUGA:  Gandeng MyRepublic dan MetaX, ZTE Luncurkan Komersialisasi Solusi FAST TV Bebas Biaya

Integrasi Red Hat Desktop dan Podman
Red Hat Desktop menghadirkan lingkungan yang enterprise-supported untuk pengembangan container dan AI secara lokal, yang terpusat pada Red Hat build of Podman Desktop yang telah diperkuat keamanannya dan disupport secara resmi. Developer dapat dengan mudah mengakses seluruh library Red Hat Hardened Images dari laptop mereka, sembari terhubung ke cluster OpenShift lokal atau remote untuk pengujian unit. Hal ini memastikan bahwa container yang berjalan di perangkat kerja developer secara arsitektural konsisten dengan container yang berjalan di lingkungan produksi. Developer yang ingin menguji agen AI dalam lingkungan sandbox dapat menemukan informasi lebih lanjut di www.openkaiden.ai.

Coding assistant yang fleksibel
Red Hat OpenShift Dev Spaces kini menyediakan framework yang dapat diperluas, yang memungkinkan developer mengintegrasikan berbagai tools berbasis AI pilihan mereka secara langsung ke dalam IDE berbasis cloud. Ini mencakup dukungan baru untuk coding assistant AWS Kiro (technical preview), di samping integrasi yang sudah ada untuk Microsoft Copilot, Claude CLI, Cline, Continue, Roo, dan lainnya. Dengan mendukung proprietary assistant maupun open source assistant, Red Hat memungkinkan tim menggunakan frontier models atau meng-host model privat, sehingga membantu menyelaraskan tools produktivitas developer dengan persyaratan keamanan dan sovereignty perusahaan.

Peningkatan Red Hat Advanced Developer Suite
Versi terbaru dari Red Hat Advanced Developer Suite memperkenalkan developer preview dari trusted software factory yang didasarkan pada praktik terbaik CNCF yang telah diakui dan proses build internal Red Hat. Hal ini menyediakan implementasi CI/CD berbasis standar yang dapat digunakan pelanggan secara langsung atau disesuaikan dan direplikasi untuk memenuhi kebutuhan yang spesifik. Fitur-fitur tambahan meliputi:

  • Red Hat Trusted Libraries: Paket Python terkurasi yang dibangun di atas infrastruktur SLSA Level 3 dengan tambahan software bill of materials (SBOMs) dan tanda tangan kriptografis untuk membantu menyediakan rantai pasok software yang lebih transparan dan dapat diverifikasi.
  • Exploit intelligence: Dikembangkan menggunakan NVIDIA AI blueprint untuk analisis kerentanan, kemampuan ini menggunakan penalaran kode berbasis AI untuk menentukan apakah sebuah fungsi yang rentan benar-benar dapat diakses di lingkungan runtime aplikasi. Dengan memisahkan jalur kode yang dapat dieksploitasi dari data kerentanan yang lebih luas, Red Hat membantu developer memprioritaskan perbaikan yang benar-benar berdampak nyata pada keamanan.
BACA JUGA:  Meluncur di Indonesia, Segini Harga Infinix NOTE Edge dan XPAD Edge
Tags: Agentic AIAIopen sourceRed HatRed Hat AIRed Hat OpenShift
Previous Post

Agoda Rilis AI Developer Report 2026, Ini Hasilnya

Next Post

Fazz Connect Perluas Solusi No-Code dari Gaming ke PPOB

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

Load More

TERPOPULER

  • Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penawaran Surat Utang Sebesar US$350 Juta Dengan Jangka Waktu 5 Tahun PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei dan Telkomsel Rilis Modem Terbaru Orbit Star H1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2023: Ini Strategi PLN Icon Plus Tingkatkan Keandalan IT Security

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto