Jakarta,Itech-Philips Lighting melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Soci Mas, salah satu unit usaha di bawah Sinar Mas Group untuk menjalankan proyek percontohan penerapan smart lighting (pencahayaan pintar) di fasilitas produksi milik Soci Mas di Sumatra Utara.
Acara penandatanganan yang berlangsung di lokasi pabrik Soci Mas di Medan, Sumatera Utara pada (27/12), diwakili oleh Rami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia, dan Darrell Tan, Chief Operating Officer Sosi Mas. MoU ini menjadi proyek percontohan Philips Lighting yang akan memasang lampu dan sistem pencahayaan pintar berbasis LED di area Soci Mas, seperti pabrik, gudang, kantor, dan jalan, untuk kemudian dilakukan evaluasi besar penghematan energi yang dihasilkan oleh instalasi pencahayaan yang baru.
Menurut Darrell Tan, Chief Operating Officer Soci Mas, Soci Mas merencanakan pabrik pintar (Smart Plant) di tahun 2020, salah satunya melalui implementasi pencahayaan pintar (Smart Lighting). Dengan mengganti lampu konvensional perusahaan menjadi LED, maka Soci Mas dapat melakukan penghematan energi secara signifikan, setara dengan pengurangan emisi gas sebesar 707 ton CO2, atau sama dengan menyelamatkan 59.000 pohon. “Soci Mas berusaha untuk berkontribusi dan membangun kesadaran karyawan terhadap pelestarian lingkungan sebagai bagian dari budaya perusahaan kami,” ujarnya.
Sementar itu, Rami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia, mengungkapkan bahwa Soci Mas telah menunjukkan komitmen dalam melakukan upaya penghematan energi lebih banyak dan meningkatkan kualitas dan kesinambungan operasional sehari-hari perusahaan. Inovasi lampu hemat energi Philips Lighting akan mengintegrasikan sistem pencahayaan LED pintar dengan teknologi Internet of Things (IoT) jarak jauh. “Dengan cara seperti ini, perusahaan dapat mengambil keputusan bisnis yang lebih pintar dan memperoleh keuntungan yang lebih besar,” ujarnya.
Dalam proyek percontohan ini, Philips Lighting Indonesia akan menggunakan sistem pencahayaan nirkabel Green Manufacturing dan Green Warehouse untuk fasilitas pabrik. Sistem pencahayaan menggunakan luminer LED yang dapat diredupkan dalam tiga tipe dan dikendalikan secara nirkabel, sehingga memungkinkan perusahaan menghemat 50% biaya listrik dibandingkan instalasi LED dengan output pencahayaan tetap yang tidak dikontrol. Untuk ruang perkantoran akan menggunakan Philips Dynalite, sebuah sistem pencahayaan berbasis internet kabel yang memampukan penyalaan, peredupan dan pengendalian suasana pencahayaan secara pintar.
Penggunaan sistem ini memungkinkan pengendalian pencahayaan berdasarkan zona, juga integrasi dengan Sistem Manajemen Gedung, dan memampukan manajer serta pemilik fasilitas untuk mengelola dan memonitor seluruh sistem pencahayaan dengan menggunakan papan (dashboard) monitor EnvisionManager.
Sementara itu, sistem pencahayaan Philips CityTouch akan dipasang untuk pencahayaan luar ruang di fasilitas tersebut. Sistem ini memberikan kendali dan visibilitas penuh untuk penerangan jalan dari papan kendali sentral, memungkinkan manajer fasilitas untuk memonitor titik pencahayaan secara aman, menetapkan jadwal dan mengatur tingkat pencahayaan sesuai kebutuhan. Enkripsi data dan autentikasi dua lapis memastikan perangkat lunak untuk memenuhi standar keamanan yang paling ketat.
Turut hadir dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Philips Lighting Indonesia dan Soci Mas, Marcel, Head of Human Resources Sosi Mas; Joanna Reijgersberg-Siew, Architecture Manager IoT and Offices & Industry Philips Lighting Asia Pacific & Japan, Umar Hamid, Senior Reliability and Engineering Manager SOCI MAS; Lim Sau Hong, Country Marketing Manager Philips Lighting Indonesia. (AC)














