Jakarta, Itech – HMD Global sebagai perusahaan pemegang lisensi Nokia akan membangkitkan kembali ponsel lawas legendaris Nokia 2010 ke jalur produksi, menyusul HMD Global telah memamerkan Nokia 8810 versi reborn dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2018.
Setelah comeback dua tahun lalu, HMD Global telah merilis dua feature phone yaitu Nokia 3310 dan Nokia 8110 alias “Banana Phone”. Keduanya merupakan buatan ulang (remake) dari ponsel Nokia yang pernah jaya di masa lalu.
Nokia sendiri meluncurkan Nokia 2010 pada 1994 seperti dikutip Android Authority.
Rencananya, Nokia 2010 versi reborn akan mengusung sistem operasi yang sama dengan dua ponsel reinkarnasi sebelumnya yaitu Nokia 3310 dan Nokia 8110. Nokia 2010 akan mendukung koneksi 4G LTE, layar berwarna dan aplikasi media sosial, seperti Facebook dan WhatsApp.
Desain Nokia 2010 versi remake pun akan lebih relevan, modern dan kekinian. Nokia 2010 versi terbaru itu akan hadir dalam beberapa varian warna yaitu hitam, merah, dan kuning.
Menurut sumber dalam, Nokia 2010 remake akan meluncur tahun depan, bertepatan dengan usianya yang ke-25. Namun beredar rumor, nama Nokia 2010 remake bisa jadi hadir dengan nama berbeda yaitu “Nokia A10”.
Hingga saat ini, belum tersedia informasi lebih detil terkait harga yang akan ditawarkan HMD untuk ponsel ini.
Nokia pun telah menciptakan software berbasis AI yang menyediakan layanan Cognitive Analytics for Customer Insight, atau analisis kognitif untuk mengetahui informasi pelanggan, terutama dari segi kepuasan terhadap layanan perusahaan.
Sementara itu Nokia harus mengambil langkah sulit sebagai akibat dari penyusutan pasar perangkat jaringan telekomunikasi global, dengan merumahkan 355 pegawai di negara asalnya, Finlandia.
Langkah itu merupakan bagian dari rencana Nokia untuk menghemat biaya pengeluaran, yang awalnya berencana merumahkan 425 pegawai.














