ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58
rubrik: Expert
Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Image: Zebra Technologies

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies

Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang periode Januari hingga September 2025 saja, nilai ekspor produk fesyen Indonesia telah mencapai US$6,5 miliar. Namun, di saat manufaktur dalam negeri berupaya memperluas jangkauan pasar mereka hingga ke Uni Eropa (UE) yang sangat menjanjikan, muncul sebuah tantangan regulasi baru yang berpotensi mengubah lanskap perdagangan global.

Dalam waktu dekat, setiap produk yang dijual di Uni Eropa, termasuk pakaian, bakal wajib punya semacam “dokumen perjalanan” yang disebut Digital Product Passport (DPP). Berdasarkan kebijakan Green Deal Uni Eropa, sektor tekstil merupakan salah satu dari 30 sektor yang ditargetkan wajib menerapkan DPP untuk produknya pada tahun 2030. Paspor digital ini nantinya akan memuat informasi yang lengkap mengenai asal-usul produk, material bahan baku yang digunakan, dampak lingkungannya, hingga rekomendasi pengelolaan atau pembuangan akhir produk tersebut.

Bagi produsen dan eksportir Indonesia yang ingin mengamankan serta memperluas kehadiran mereka di salah satu pasar pakaian terbesar di dunia ini—yang nilai impor pakaiannya menembus US$193,69 pada 2024—ketertelusuran (traceability) di tingkat produk bukan lagi sekadar tuntutan regulasi, melainkan sebuah kebutuhan kompetitif yang mutlak.

Kekuatan Tersembunyi RFID
Bagaimana caranya menyematkan data paspor digital yang begitu banyak ke dalam sepotong kemeja atau celana jins? Beberapa peritel kreatif, seperti Nobody’s Child, sebuah gerai fesyen di kawasan Covent Garden, London, berhasil menautkan kode QR pada label instruksi pencucian pakaian dengan paspor digital produknya. Langkah inovatif ini memungkinkan konsumen mengakses seluruh informasi terkait produk itu secara instan, cukup dengan memindainya menggunakan kamera ponsel.

Namun, terobosan yang paling menjanjikan justru tersembunyi di balik lipatan jahitan: sebuah teknologi ringkas namun andal yang mampu menunjukkan autentikasi produk secara aman melalui seutas kawat RFID (radio frequency identification) yang tidak mencolok, yang dijahit langsung pada keliman pakaian. Berbeda dengan tag anti-pencurian konvensional yang tebal, solusi RFID ini hanya menggunakan seutas kawat tipis sepanjang sekitar lima sentimeter yang nyaris tidak terlihat. Komponen inilah yang berfungsi sebagai “kunci utama” yang menghubungkan setiap helai pakaian dengan paspor digital uniknya masing-masing.

BACA JUGA:  Tantangan dan Peluang Adopsi Teknologi AI di Indonesia

Bayangkan satu boks berisi celana jins baru saja tiba di gerai toko. Seorang staf lini depan yang terhubung dengan sistem dapat memproses masuk barang tersebut menggunakan alat pembaca RFID yang mampu “melihat” menembus dinding boks dengan memancarkan gelombang radio. Ditenagai oleh otomatisasi cerdas, perangkat tersebut dapat langsung melakukan inventarisasi stok secara instan untuk seluruh pakaian di dalam boks, sekaligus membubuhkan cap tanggal (date-stamping) pada paspor digital masing-masing. Proses otomatis ini bekerja mirip dengan petugas imigrasi yang membubuhkan cap pada dokumen di pos pemeriksaan paspor.

Kecepatan proses ini juga sangat mengesankan. Sebagai contoh, peritel pakaian bersertifikasi B-Corp, Good American, mampu menyelesaikan penghitungan stok secara menyeluruh hanya dalam waktu 30 menit atau kurang setelah menerapkan solusi RFID.

Menjawab Tantangan Logistik dan Persoalan Limbah Tekstil di Dalam Negeri
Meskipun mandat DPP berasal dari Eropa, teknologi di balik sistem ini sebenarnya menawarkan solusi yang efektif untuk menjawab berbagai tantangan yang mendesak di Indonesia. Efisiensi rantai pasok masih menjadi prioritas nasional di Indonesia, mengingat biaya logistik di dalam negeri menyumbang hingga 14,29% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Terlebih lagi, Indonesia menempati peringkat ke-61 dalam Logistics Performance Index 2023 yang dirilis oleh Bank Dunia, sebuah posisi yang menegaskan masih adanya kelemahan dalam aspek pelacakan dan penelusuran (tracking and tracing).

Mengingat sebanyak 59% pembuat keputusan di sektor retail berencana menerapkan RFID di tingkat produk, pelaku usaha lokal di Indonesia dapat memanfaatkan data real-time ini untuk memperoleh visibilitas aset secara menyeluruh. Visibilitas yang lebih baik ini terbukti mampu mengurangi ketidaksesuaian inventaris, meningkatkan akurasi stok, serta mempercepat pergerakan barang.

BACA JUGA:  Microsoft: Intelligent Cloud dan Intelligent Edge mengantarkan ke era komputasi berikutnya”

Selain itu, Indonesia saat ini tengah berjuang mengatasi krisis limbah fesyen yang sangat serius. Volume limbah tekstil pascakonsumen di dalam negeri diperkirakan mencapai sekitar 462.000 ton per tahun, atau setara dengan lebih dari 1.260 ton setiap harinya. Mengingat sebagian besar dari limbah tersebut berakhir begitu saja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), industri ini pun menghadapi tekanan besar untuk meningkatkan efisiensi pemulihan kembali material (material recovery).

Di sinilah pelacakan cerdas ini dapat memfasilitasi penerapan ekonomi sirkular secara nyata. Ketika konsumen membawa kembali celana jins lama mereka ke gerai untuk didaur ulang, pemindaian cepat akan langsung mencatat cap tanggal akhir pada DPP produk tersebut. Komposisi bahan baku dan warna pakaian yang akurat pun akan terdata, sehingga produk dapat diproses, diurai, dan diolah kembali dengan tepat untuk menciptakan sesuatu yang baru.

Memberdayakan Konsumen Masa Depan
Pada akhirnya, perpaduan teknologi RFID dan paspor digital akan mengubah pengalaman berbelanja di toko secara signifikan. Konsumen dapat menggunakan ponsel mereka atau kios digital yang tersedia di toko untuk mengetahui secara pasti asal-usul pakaian yang mereka beli, bahan yang digunakan untuk membuatnya, hingga informasi mengenai dampak lingkungan seperti jejak emisi CO₂ dan penggunaan air selama proses produksinya. Tingkat transparansi ini juga memungkinkan proses pengembalian barang menjadi lebih mudah tanpa perlu menunjukkan struk pembelian, karena keaslian produk dapat diverifikasi secara aman oleh sistem.

Hal ini sejalan dengan ekspektasi konsumen yang terus berkembang. Berdasarkan survei Voice of the Consumer 2025 yang dilakukan oleh PwC, sebanyak 57% konsumen Indonesia lebih memilih produk dengan kemasan ramah lingkungan, sementara 71% bersedia membayar lebih untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan. Di sinilah Digital Product Passport berperan penting dalam menjembatani kesenjangan informasi. Teknologi ini membantu konsumen memperoleh informasi yang transparan dan dapat diverifikasi, sehingga mereka dapat memastikan bahwa produk yang dibeli benar-benar selaras dengan nilai dan prinsip yang mereka yakini.

BACA JUGA:  Lebih dari Sekadar Awareness: Menutup Kesenjangan Gender di Era AI Butuh Aksi Strategis

Pada akhirnya, mengadopsi teknologi visibilitas aset yang canggih dan otomatisasi cerdas bukan sekadar upaya untuk mempertahankan akses ke pasar ekspor Eropa. Lebih dari itu, langkah ini memberdayakan para pelaku operasional di garis depan rantai pasok yang semakin terhubung, sekaligus mendukung harapan masyarakat akan masa depan yang lebih hijau, efisien, dan transparan.

Tags: AIGenerative AIZebra Technologies
Previous Post

Dataiku dan Palang Merah Singapura Perkuat Dampak Aksi Kemanusiaan melalui Penggunaan AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soundcore Hadirkan Boom Go 3i, Speaker Portable Tangguh dan Suara Bertenaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alibaba Cloud Diakui Omdia Pemimpin Agentic AI Cloud di Asia-Oseania

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengurangi ‘Biaya Koordinasi’ untuk Implementasi Private AI yang Lebih Efektif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

Mengurangi ‘Biaya Koordinasi’ untuk Implementasi Private AI yang Lebih Efektif

Fauzi
29 June 2026 | 16:31

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera Private AI sering dipahami sebagai pendekatan yang menjaga data dan model tetap berada...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto