ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Xiaomi Incar Pendanaan Tambahan Rp84 Triliun dari IPO

adam
28 June 2018 | 13:34
rubrik: Digital
Kenapa Harga Smartphone Xiaomi Murah Meriah?

Lei Jun (CEO Xiaomi)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech – Xiaomi resmi meluncurkan penawaran saham perdananya alias initial public offering (IPO) di bursa saham Hongkong setelah sempat tertunda. Tentunya, Xiaomi mengincar tambahan dana segar senilai USD6 miliar atau sekitar Rp84 triliun, jauh lebih rendah dari target awal Xiaomi senilai USD10 miliar atau Rp140 triliun.

Xiaomi optimis mampu menjual 2,2 miliar lembar saham ke investor global selama IPO hari ini, Senin dan harga tiap lembar saham Xiaomi senilai 17-22 dollar Hongkong atau Rp 30.000 – 39.000.

Lei Jun (CEO Xiaomi) mengatakan Xiaomi memiliki potensi yang besar untuk terus tumbuh di masa depan. “Kami adalah perusahaan yang langka karena bisa jualan hardware, e-commerce, dan layanan Internet,” katanya seperti dikutip Gizmochina.

Saat ini nilai valuasi Xiaomi sekitar USD54 miliar atau sekitar Rp760 triliun hingga USD70 miliar atau sekitar Rp985 triliun, jauh di bawah prediksi sebelumnya yang menyebutkan nilai valuasi Xiaomi senilai USD 100 miliar atau sekitar Rp1.400 triliun.

“Kami tak pernah bilang seberapa besar nilai kami. Beberapa bulan ini pasar banyak berspekulasi,” ujar Chew Shou Zi (CFO Xiaomi).

Baca Juga : Xiaomi Redmi 6 Tawarkan Kamera Ganda dan RAM 3 GB, Harganya?

Bonus Bos Xiaomi

Lin Bin (Pendiri dan Presiden Xiaomi) mengatakan Lei Jun telah mendapat bonus saham senilai USD1,5 miliar atau sekitar Rp21,1 triliun sekaligus mencatatkan rekor bonus bos eksekutif terbesar sepanjang sejarah.

“Bonus ini semata-mata adalah bentuk apresiasi atas kontribusi Lei Jun. Apapun yang terjadi pada IPO Xiaomi sesuai atau tidak sesuai target tidak akan berpengaruh pada bonus tersebut,” ucapnya.

Pada Februari lalu, Evan Spiegel (CEO Snapchat) meraup bonus USD638 juta atau sekitar Rp8.9 triliun.

BACA JUGA:  Pertamina Sebut Digitalisasi SPBU Bisa Jamin Akurasi Pelayanan ke Konsumen

Setelah IPO, nilai saham Lei Jun diprediksi bisa meningkat ke angka USD1.79 miliar dollar AS atau setara Rp25 triliun. Secara keseluruhan, nilai valuasi Xiaomi diprediksi mencapai USD6 miliar atau setara Rp84 triliun.

Tags: Lei Junxiaomi
Previous Post

3 Kehebatan Teknologi AI Adobe ini Bisa Kenali Foto Palsu

Next Post

Dapat Kontrak Rp1.8 Triliun, SpaceX akan Luncurkan Space Command-52

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adopsi AI Meningkat, Keamanan Cloud Jadi Tantangan Baru bagi Bisnis di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Catat Lonjakan Penjualan Saat Pertengahan Tahun di Lazada 6.6 Super WOW Sale

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Metland Permudah Belanja Properti Secara Online Lewat Blanjaproperti 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ZTE Jalin Kemitran MoraRepublic Perluas Layanan Broadband di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

Mengurangi ‘Biaya Koordinasi’ untuk Implementasi Private AI yang Lebih Efektif

Fauzi
29 June 2026 | 16:31

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera Private AI sering dipahami sebagai pendekatan yang menjaga data dan model tetap berada...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto