ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Sentuhan Teknologi Untuk Tangani Sampah Masih Rendah

Ahmad Churi
9 August 2018 | 11:47
rubrik: E-Gov
Sentuhan Teknologi Untuk Tangani Sampah Masih Rendah

Konferensi Pers "PRAISE-Dropping Box di Jakarta (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech- Hingga saat ini penanganan masalah sampah di kota-kota besar seperti Jakarta dengan penggunaan sentuhan teknologi, masih terbilang rendah. Padahal dengan kemajuan teknologi serta era informasi internet yang kian berkembang pesat, peran teknologi bisa lebih dioptimalkan sebagai solusi dalam menagani masalah sampah ini.

Sampah telah menjadi salah satu masalah besar yang dialami kota-kota besar di Indonesia seperi Jakarta, dan kota-kota lainnya. Belum terselesaikannya permasalahan ini, bukan semata-mata karena belum adanya kebijakan tegas dan berani, namun juga karena sistem penanganan dan dukungan teknologi yang masih kurang memadai. Padahal permasalahan sampah perkotaan seperti Jakarta, banyak yang mengatakan sudah memasuki tahap darurat sampah, yang perlu segera diatasi. Terutama mengurangi terus menumpuknya timbunan sampah yang selama ini selalu bermuara di lokasi TPA. Padahal sebagian sampah bisa diproses dengan dukungan teknologi, agar bisa bernilai ekonomi.

“Pola penanganan sampah yang bertumpu pengelolaan sampah dengan dukungan teknologi masih rendah. Sehingga penumpukan sampah di TPA terus bertambah. Pola seperti ini harus dikurangi dengan pendekatan baru bahwa sampah bisa menjadi sumber daya yang bisa dikelola agar mempunyai nilai ekonomi. Dalam hal ini peran dan penggunaan teknologi harusn lebih dioptimalkan yang mengarah pada waste management system secara terpadu,” ujar Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, pada acara peluncuran PRAISE “100 Dropping Box” (8/8), di Jakarta.

Hal senada diungkapkan Mohamad Bijaksana Junerosano – Pendiri Waste4Change. Menurutnya, selain perlu dukungan teknologi untuk pengelolaanya, dengan teknologi informasi juga bisa diimplementasikan untuk proses penanganan sampah dari hulu hingga hilir agar lebis efisien. Misalnya penggunaan system informasi berbasis e-waste untuk program bank sampah, di mana dengan dukungan internet dan teknologi online, di mana bisa dilakukan dengan memasang alat di setiap titik atau bak penampungan dengan teknologi terintegrasi, sehingga sampah bisa diangkut sesuai informasi dari sistem tersebut. Hal ini sejalan dengan upaya memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung konsep smart city.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2023: Transformasi Digital RSUD dr. Iskak Tulungagung Maksimalkan Layanan Kesehatan

“Saya kira kemajuan teknologi informasi (TI) bisa diimplementasikan dalam banyak bidang, termasuk untuk menangani masalah sampah ini. Misalnya dengan mengembangkan aplikasi berbasis teknologi informasi yang terintegrasi untuk menguatkan sistem pengelolaan sampah secara terpadu, yang juga bisa diakses masyarakat luas. Sehingga ini bisa membantu memudahkan alur koordinasi dan informasi tiap pihak yang terlibat, termasuk dengan masyarakat laus,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Sinta Kaniawati selaku perwakilan PRAISE mengatakan, program program “100 unit Dropping Box” merupakan kelanjutan dari kepedulian masyarakat, terutama untuk membantu dalam menyediakan fasilitas pengumpulan sampah kemasan. Melalui kerja sama dengan Waste4Change, inisiatif penempatan Dropping Box sampah kemasan yang saat ini sebagian sudah terdistribusi akan dilakjukan di 100 titik di berbagai wilayah Jakarta, seperti di kawasan pertokoan, fasilitas publik, perkantoran, hingga institusi pendidikan. “Kami harap program ini bisa diikuti pihak lain untuk sama-sama berpartisipasi menangani masalah sampah demi mendukung usaha daur ulang sampah,” ujarnya.

Dr. Novrizal Tahar, Direktur Pengelolaan Sampah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLKH RI) yuang hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasi adanya program “100 Dropping Box” dari PRAISE ini. Menurutnya, terkait sampah, pemerintah telah mengaturnya, dalam Peraturan Presiden No.97 tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Pemerintah juga telah menetapkan kebijakan dan strategi pengelolaan sampah nasional atau Jakstranas.

“Melalui kebijakan tersebut, kami menargetkan bisa mengurangi sampah sebesar 30% di tahun 2025 dan dapat menangani tumpukan sampah sebesar 70% pada 2025. Tentu untuk menuju ke sana, perlu dukungan semua pihak, baik masyarakat maupun pelaku dunia usaha,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kemen PANRB dan Komdigi Berkolaborasi Perkuat Transformasi Digital Pemerintah

Disebutkan, Jakstranas merupakan terobosan baru dalam pengelolaan sampah yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pengelolaan sampah terintegrasi, mulai dari sumber sampai ke pemrosesan akhir. Hal ini juga dalam upaya mendorong tumbuhnya circular economy yang komprehensif, salah satunya adalah meningkatkan collecting system dengan perubahan perilaku publik sebagai salah satu mata rantai yang sangat penting dalam tumbuhnya circular economy.

Diakaui, persoalan pengelolaan sampah, terutama di kota-kota besar di Indonesia, masih menjadi tantangan besar. Seiring meningkatnya jumlah masyarakat urban, volume sampah juga terus meningkat setiap tahun. Saat ini, setiap orang di Indonesia rata-rata menghasilkan 0,7 kg sampah per hari. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat volume timbulan sampah di seluruh Indonesia tahun 2017 mencapai 65,8 juta ton.

Sedangkan di Jakarta sendiri, tercatat bahwa volume sampah telah mencapai 6.500 -7.000 ton per hari, seiring dengan semakin meningkatnya populasi penduduk dan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Sayangnya, perilaku memilah sampah pada masyarakat Indonesia masih rendah, menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2014, tingkat perilaku memilah sampah di rumah tangga baru mencapai 18,84%.

“Perlu disadari bersama bahwa kunci dari bernilai atau tidaknya sampah terletak pada pemilahan sampah yang tepat. Sayangnya, perilaku memilah sampah pada masyarakat Indonesia masih rendah. Karena itu, usaha untuk memperbaiki kondisi ini perlu kita galakkan bersama,” ujarnya. (Red-AC)

Tags: drop boxTeknologi Sampah
Previous Post

Lintasarta Sediakan Sarana Internet di Posko Bencana Lombok

Next Post

IBM Indonesia Resmi Luncurkan LinuxOne di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oppo Rilis Dua Smartphone A Series Terbaru di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto