IBM Indonesia resmi meluncurkan produk barunya IBM LinuxOne di Indonesia. Ini merupakan perangkat hardware untuk menangani beban kerja berat perusahaan dengan total cost of ownership (TCO) atau biaya total kepemilikan yang jauh lebih rendah dari perangkat sejenisnya.
IBM Indonesia melihat dan tantangan yang dihadapi sektor IT saat ini. Pertama, budget yang dimiliki perusahaan untuk solusi data semakin terbatas di tengah kondisi ekonomi yang masih lesu namun menginginkan pertumbuhan bisnis yang tinggi. Kedua, ada pergeseran di dunia IT seiring dengan adopsi cloud yang tinggi, maraknya kejahatan cyber dan munculnya cryptocurrency. Sedangkan yang ketiga, tantangan dari sisi sumber daya manusia (SDM).
“Dengan tiga tantangan itu terutama dengan tantangan dari sisi ekonomi dimana perusahaan menurunkan belanjanya maka menjadi momen yang tepat bagi IBM Indonesia untuk merilis produk baru ini di Indonesia. Sebab IBM LinuxOne ini menawarkan solusi security, performing, inovating dan saving.” kata Tan Wijaya, Country Manager Hardware IBM Indonesia di Jakarta, Rabu (8/8).
IBM LinuxOne ini akan menyasar sektor enterprise. Menurut Tan, IBM LinuxOne bisa dipakai untuk banyak sektor industri mulai dari perbankan, industri financial lain, telekomunikasi, manufaktur, dan e-commerce.
Untuk memasarkan IBM LinuxOne, IBM Indonesia telah menujuk Blue Power Technology (BPT) sebagai distributor tunggal.
“Target kami tahun ini IBM Linux One bisa masuk ke top perbankan dan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia,” ungkap Tan.
Menurut Tan, saat ini ada dua perusahaan yang sudah menggunakan Linux One yaitu Blue Power Technology dan satu lembaga swadaya masyarakat.
Menurut Tan, efisiensi yang ditawarkan LinuxOne sangat signifikan dibandingkan solusi sekelasnya yaitu server x86. Biaya operasional produk ini sudah termasuk dengan keseluruhan biaya hardware, software, database dan sistem disaster recovery.
“Perusahaan yang menggunanan LinuxOne dengan 40 core ke atas dan bisa menghemat biaya lebih dari 20%. Bahkan kalau menggunakan kapasitas diatas 100 core bisa menghemat lebih dari 50% dibandingkan produk sejenis,” kata Tan.
Baca juga:
Mengenal lebih dekat IBM LinuxOne
Anabatic dan IBM Bekerja Sama Sediakan PocketBank














