ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Kaspersky Lab Prediksi 2019 Ancaman Kejahatan Siber Meningkat

Ahmad Churi
7 February 2019 | 20:10
rubrik: Digital, Event
Kaspersky Lab Prediksi 2019 Ancaman Kejahatan Siber Meningkat

Dony Koesmandarin, Territory Channel Manager untuk Indonesia di Kaspersky Lab Asia Pasifik , paparkan tren ancaman kejahatan siber 2019.

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Kaspersky Lab mendeteksi tahun lalu (2018) menjadi tahun yang menantang bagi dunia siber, termasuk di Indonesia di mana sepanjang periode Oktober-Desember 2018, berhasil mendeteksi 29.865.064 insiden kejahatan siber di komputer para pengguna Kaspersky Security Network (KSN) di Indonesia. Secara keseluruhan, 53,7% pengguna di Indonesia diserang oleh ancaman lokal, dan ini menempatkan negara Indonesia di peringkat ke-62 kerentanan serangan di seluruh dunia.

“Kalau kita lihat dari data ini, sebenarnya ini juga mencerminkan bahwa kesadaran akan pentingnya proteksi terhadap kejahatan siber di Indonesia sudah makin membaik. Sebelumnya posisi Indonesia itu selalu berada di posisi bawah, artinya tergolong sangat rawan dari ketahanan serangan penjahat siber karena kesadaran yang juga masih rendah,” ungkap Dony Koesmandarin, Territory Channel Manager untuk Indonesia di Kaspersky Lab Asia Pasifik dalam acara media gathering (7/2), di Jakarta.

Disebutkan adanya komitmen dari pemerintah untuk memaksimalkan sistem keamanan siber bagi masyarakat, mulai dari perubahan kebijakan hingga perlindungan infrastruktur menjadi indikasi positif. Dengan adanya komitmen memasuki era Industri 4.0, kian menjadi pemicu yang akan mendorong Indonesia untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang semakin dinamis.

Namun, di sisi lain landsekap infrastruktur digital, termasuk untuk perangkat mobile yang makin banyak penggunanya, juga diikuti dengan ancaman keamanan yang mengintai. Berdarkan ulasan ancaman Kaspersky Lab untuk kuartal terakhir tahun 2018 mengungkapkan bahwa di Indonesia 28% pengguna computer terkena serangan berbasis web, dan lebih dari setengahnya (53,7%) menjadi sasaran ancaman lokal, seperti perangkat USB yang terinfeksi. Hal ini menjadikan Indonesia negara dengan risiko paling tinggi ke 34 di dunia dalam hal ancaman kejahatan siber.

“Dengan meningkatnya tren transformasi digital dan penggunaaa internet termasuk adopsi IoT dan penggunaan perangkat mobile seperti smartphone yang makin tinggi, tingkat ancamanny kecahatan cyber di 2019 ini makin tinggi,” ujarnya.

BACA JUGA:  PT Marga Mandalasakti Sabet Penghargaan TOP CSR Awards 2020

Ancaman Online

Serangan melalui browser adalah metode paling utama untuk menyebarkan program berbahaya ke pengguna yang tidak menaruh curiga. Hal ini juga tercermin dari periode Oktober-Desember 2018, di mana produk Kaspersky Lab mendeteksi 10.943.947 ancaman cyber-borne Internet yang berbeda pada setiap computer pengguna KSN di Indonesia (yaitu sebanyak 28%). Fakta ini akhirnya menempatkan Indonesia di peringkat ke-35 di seluruh dunia dalam hal bahaya yang timbul dari penjelajahan web

Sedangkan metode yang paling sering digunakan oleh pelaku kejahatan siber untuk menembus sistem, di antaranya :

1. Memanfaatkan kerentanan di browser dan plugin (unduhan drive-by). Dalam insidenseperti ini, pelaku kejahatan siber memanfaatkan bug dalam perangkat lunak browser atau plugin popular untuk menginfeksi pengguna yang mengunjungi situs web yang disusupi. Infeksi terjadi tanpa intervensi dari pengguna dan tanpa sepengetahuan mereka. Banyak yang menggunakan pendekatan ini untuk menargetkan serangan pada korban. Dalam beberapa kasus mereka juga menggunakan malware ‘tanpa file’, yang sulit dideteksi dan dihapus.

2. Rekayasa sosial.

Metode distribusi lain yang banyak digunakan untuk menularkan serangan melalui web adalah rekayasa sosial. Serangan-serangan ini membutuhkan partisipasi dari pengguna, dengan target yang dikelabui untuk mengklik tautan dan mengunduh file berbahaya ke computer mereka.

Serangan siber bisa datang darimana saja setiap saat melalui jaringan internet di web, termasuk dari local. Selain melalui system ini, Worms dan dokumen bervirus juga bisa menjadi penyebab sebagian besar insiden berbasis komputer, dengan infeksi sering terjadi melalui drive USB yang dapat dilepas, CD dan DVD, serta metode “offline” lainnya.

“Dengan semakin banyaknya start-up dan banyaknya inovasi digital dalam perekonomian Indonesia, semua orang mulai dari pemerintah hingga bisnis dan konsumen perorangan wajib menyadari dan beradaptasi dengan kemungkinan ancaman di dunia siber. Saya berharap, pada tahun 2019, orang Indonesia akan menjadi lebih baik dalam mengamankan diri mulai dari identitas, privasi, dan uang mereka secara online,” ujarnya. (AC)

BACA JUGA:  Data di Komputer Lebih Berharga Ketimbang Harga Komputer
Tags: Kaspersky Lab
Previous Post

Inilah 2 Kunci Sukses Bisnis e-Commerce Indonesia di Masa Depan

Next Post

Jauh Lebih Murah, Kualitas Kamera Pocophone F1 Setara dengan iPhone 8

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

Load More

TERPOPULER

  • Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riset: Separuh Penggunaan AI di Perusahaan Luput dari Pengawasan Keamanan, Perbesar Kesenjangan Visibilitas ‘Shadow AI’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Induk Lamudi.co.id Raih Pendanaan US$200 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Industri Keluarkan Biaya Riset, Bisa Dapat Pengurangan Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto