ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Tantangan Indosat Kembangkan 5G di Indonesia, Ekosistem Belum Siap

adam
11 February 2019 | 13:00
rubrik: Telco
Satelit Nusantara Dua Gagal Capai Titik Orbit

Satelit Nusantara Dua Gagal Capai Titik Orbit

Share on FacebookShare on Twitter

Indosat Ooredoo telah menguji coba teknologi 5G dengan 3D Augmented Reality tahun lalu. Chris Kanter (Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo) memastikan Indosat Ooredoo telah siap dan mendukung teknologi 5G di Indonesia tetapi Indosat Ooredoo masih menunggu hingga ekosistem 5G di Indonesia benar-benar siap.

“5G kita itu sudah ready karena semua jaringan sudah men-support 5G. Tapi memang ekosistemnya belum siap. Sehingga harapannya memang dipercepat, tapi semuanya menunggu dari pemerintah,” kata Chris.

Chris menyebut Indosat memiliki keunggulan tersendiri sebagai anak usaha Ooredoo Group karena Indosat menjadi salah satu operator yang pertama kali menguji coba 5G secara komersial.

“Jadi kalau kami mau start tahun depan ya tinggal kayak apa nih, tinggal kita ambil saja. Nggak perlu kita coba kemudian gagal,” pungkasnya.

Indosat Ooredoo pun berencana menggelar lebih banyak uji coba penerapan teknologi 5G pada tahun ini, sebagai upaya persiapan lanjutan komersialisasi teknologi jaringan generasi kelima tersebut.

Hal senada dikatakan Turina Farouk (Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo). Turina mengungkapkan infrastruktur Indosat Ooredoo sudah siap menunjang teknologi jaringan 5G tetapi memang ekosistem 5G masih belum terbentuk.

“Sebenarnya, kalau 5G kami sudah siap, infrastruktur Indosat sendiri sudah support untuk 5G. Cuma ekosistem 5G-nya di kita [Indonesia] yang belum [siap],” tutur Turina di Jakarta.

Tahun ini, Indosat akan menggelar uji coba jaringan 5G lebih intens, salah satunya adalah penerapan di luar ruangan. Pasalnya, pada tahun lalu, Indosat baru menguji 5G di dalam ruang yakni di kantor Indosat Ooredo.

Kendati demikian, perseroan enggan menjelaskan lebih detail mengenai waktu dan uji coba seperti apa yang nantinya akan digelar.

BACA JUGA:  Melihat Teknologi Yang Digunakan Di Ajang Asian Games 2018

Di sisi lain, Indosat juga berupaya memperbanyak jumlah pelanggan melalui perluasan jaringan 4G di berbagai wilayah Indonesia. Indosat Ooredoo pun telah mengalokasikan anggaran belanja modal lebih dari 80 perse untuk membangun Base Transceiver Station (BTS) berteknologi 4G.

“Saat ini, konsumen Indosat paling besar ada di milenial yang banyak menggunakan data. Karena itu, salah satu fokus kami tahun ini adalah 4G,” pungkasnya.

Berdasarkan data perusahaan per September 2018, Indosat telah memiliki 67.002 BTS, yang terdiri atas 11.636 BTS teknologi 4G, 33.239 BTS teknologi 3G, dan 22.127 BTS teknologi 2G.

Indosat Kucurkan Rp10 Triliun Supaya Jaringan Internetnya Tidak “Lemot”

CEO Indosat Ooredoo yang baru, Chris Kanter, menanggapi keluhan pelanggan soal jaringan internet yang “lemot”. Menurut pria yang kerap disapa CK itu, penambahan dan penguatan jaringan bakal menjadi salah satu fokus program kerjanya.

Berbicara dengan sejumlah media tentang pencapaiannya selama 100 hari bekerja sebagai bos Indosat, CK bercerita bagaimana ia meyakinkan pemegang saham Indosat untuk memberikan tambahan modal, untuk memperluas dan memperkuat jaringan.

“Kami yakinkan pemegang saham, kami mesti tambah capex (belanja modal) Rp 10 triliun, nah itu yang kami deliver sekarang (dipakai untuk membangun BTS),” kata CK di Yogyakarta.

“Sekitar 80 persen lebih saya pakai buat pengembangan network, jadi komitmen kami gede-gedean,” imbuhnya.

Dengan demikian, diharapkan pelanggan Indosat dapat merasakan peningkatan kualitas layanan, termasuk dalam hal kecepatan sehingga tidak lagi “lemot”.

Fokus penetrasi di luar Jawa

Pada kuartal akhir 2018 lalu, Indosat Ooredoo mengklaim bahwa seluruh jaringannya di Indonesia sudah dilayani BTS 4G. Hingga akhir 2019, Indosat bakal memasang 4.300 site BTS, fokusnya adalah di Pulau Jawa dan Sumatera.

BACA JUGA:  Beda dengan Telkomsel, Indosat Sebut Tak Sulit Gaet Netflix

Untuk Pulau Jawa, Indosat fokus pada penambahan kapasitas jaringan, sementara di Sumatera untuk perluasan jangkauan. “Fokus penetrasi di luar Jawa, dengan menjaga kualitas di Jawa,” kata CK.

Sementara pada 2020 nanti, Indosat masih menghitung berapa site BTS lagi yang bakal dibangun. Kemungkinan jumlahnya antara 5.000 hingga 6.000 BTS, jumlah pastinya masih dalam tahap finalisasi.

Sebelumnya, Indosat Ooredoo pada Oktober 2018 lalu mengumumkan bakal mengalokasikan belanja modal 2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 30 triliun dalam dua tahun ke depan, dengan alokasi Rp 10 triliun untuk tahun pertama.

Tags: Indosat
Previous Post

Gboard Kembali Masukan 7 Bahasa Daerah dari Indonesia

Next Post

Ternyata, Biaya Tambang Bitcoin Jauh Lebih Mahal dari Nilai Jualnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BAMS Jadi Salah Satu Solusi Unggulan PT Wika Realty Di Tengah Pandemi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Rilis Forerunner 70 dan Forerunner 170, Suguhkan Data dan Coaching Buat Latihan Pelari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gandeng Google Cloud, NTT DATA Siapkan 5.000 Ahli Gemini dan 500 AI Agent untuk Bisnis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto